Urbie’s, pernahkah kalian membayangkan ribuan burung kertas berterbangan dalam pertunjukan fesyen? Inilah yang terjadi di panggung New York Fashion Week (NYFW) dalam peragaan busana Thom Browne pada 11 Februari lalu. Diadakan di The Shed, kompleks seni ternama di New York, pertunjukan ini bukan hanya soal busana, tapi juga kisah dramatis yang divisualisasikan dengan 2.000 burung origami karya seniman Jepang, Taro Yaguchi.
Kisah Dua Burung dalam Sangkar
Dalam peragaan tersebut, dua model berada di tengah panggung, dikelilingi ribuan burung origami yang melayang di udara. Tema utama? Kebebasan. Konsep ini menggambarkan dua burung yang terkurung dalam sangkar dan berjuang untuk terbang bebas—sebuah simbolisme yang kuat dalam dunia seni dan mode.
Momen ini menjadi semakin magis berkat karya Taro Yaguchi, seorang pengacara paten internasional sekaligus seniman origami yang mengelola Taro’s Origami Studio di Amerika Serikat. Dengan kepiawaiannya, Yaguchi menghidupkan ribuan burung kertas, menciptakan suasana yang dramatis dan penuh emosi di atas panggung.
Baca juga:
- Foresthree Coffee & Kitchen, Franchise dengan Filosofi Pohon Kehidupan
- Ini yang Harus di Lakukan Anak Muda Agar Tidak Ikut-Ikutan Tren #KaburAjaDulu
- Erspo Rilis Jersey Tandang Timnas Indonesia, Tampil Elegan dengan Ornamen Garuda di Bahu
Taro Yaguchi: Membawa Origami ke Panggung Dunia
Nama Taro Yaguchi memang tidak asing dalam dunia origami modern. Selain sebagai seniman, ia juga dikenal sebagai inovator yang menggabungkan tradisi Jepang dengan teknologi dan seni kontemporer. Melalui Taro’s Origami Studio, ia terus memperkenalkan seni melipat kertas ini ke audiens global, termasuk dalam dunia fesyen yang eksklusif seperti NYFW.
Tak bisa dimungkiri, kehadiran 2.000 burung origami dalam pertunjukan Thom Browne menambah dimensi baru dalam peragaan busana. Ini bukan hanya soal pakaian, tetapi juga tentang seni, filosofi, dan cerita yang menyentuh hati.
Mode dan Seni: Kolaborasi yang Tak Terbatas
Thom Browne dikenal sebagai desainer yang kerap memasukkan elemen teater dan seni dalam koleksinya. Kolaborasi dengan Yaguchi kali ini membuktikan bahwa mode bukan hanya tentang kain dan desain, tetapi juga tentang pengalaman visual dan emosional yang mendalam.
Jadi, Urbie’s, kalau kalian berpikir fesyen hanya soal pakaian, mungkin sudah saatnya melihatnya dari sudut pandang yang lebih luas. Dari origami hingga instalasi seni di atas runway, industri ini selalu punya kejutan menarik!