Home Health Pasca Liburan? Waspada Post-Holiday Syndrome!

Pasca Liburan? Waspada Post-Holiday Syndrome!

556
0
Pasca Liburan? Waspada Post-Holiday Syndrome!
Pasca Liburan? Waspada Post-Holiday Syndrome!

Liburan usai, saatnya kembali beraktivitas seperti biasa. Namun, alih-alih semangat, Anda justru merasa sedih, lelah, dan kesulitan berkonsentrasi? Hati-hati, ini bisa jadi gejala post-holiday syndrome!

Apa itu Post-Holiday Syndrome?

Post-holiday syndrome adalah kondisi yang umum terjadi setelah Anda selesai berlibur. Biasanya, selama liburan, kita akan merasa senang, rileks, dan bebas dari rutinitas sehari-hari. Ketika liburan usai dan Anda harus kembali bekerja atau bersekolah, perubahan mendadak ini dapat menimbulkan perasaan negatif dan mengganggu produktivitas.

Gejala Post-Holiday Syndrome

Gejala post-holiday syndrome bisa berbeda-beda pada setiap orang. Berikut beberapa gejala yang umum terjadi:

  • Perasaan sedih dan murung:  Anda mungkin merasa kehilangan semangat dan rindu suasana santai saat liburan.
  • Sulit tidur (insomnia):  Perubahan jadwal tidur selama liburan bisa membuat Anda kesulitan tidur nyenyak saat kembali beraktivitas.
  • Kelelahan:  Merasa lelah dan lesu meskipun sudah cukup istirahat bisa menjadi tanda post-holiday syndrome.
  • Sulit konsentrasi:  Anda mungkin mengalami kesulitan fokus dan menyelesaikan pekerjaan dengan baik.
  • Mudah cemas dan gelisah:  Perasaan cemas dan khawatir bisa muncul karena Anda harus kembali menghadapi rutinitas yang padat.
  • Kehilangan nafsu makan atau makan berlebihan:  Kedua hal ini bisa terjadi sebagai bentuk stres pasca liburan.

Baca juga:

Mencegah dan Mengatasi Post-Holiday Syndrome

Jangan khawatir, post-holiday syndrome bisa dicegah dan diatasi. Berikut beberapa tips yang bisa Anda coba:

  • Perencanaan:  Aturlah jadwal kepulangan Anda dari liburan tidak terlalu mepet dengan hari pertama bekerja atau bersekolah. Ini memberi Anda waktu untuk menyesuaikan diri kembali dengan rutinitas.
  • Beri batasan saat liburan:  Meskipun sedang bersenang-senang, tetap jaga pola tidur dan pola makan yang sehat. Hindari bergadang dan konsumsi alkohol berlebihan.
  • Kembali beraktivitas secara perlahan:  Jangan langsung memaksakan diri untuk bekerja atau belajar terlalu berat di hari pertama. Kembali beraktivitas secara bertahap agar tubuh dan pikiran Anda bisa menyesuaikan diri.
  • Rencanakan kegiatan menyenangkan:  Aturlah kegiatan menyenangkan di luar jam kerja atau sekolah, misalnya bertemu teman, berolahraga, atau menonton film.
  • Jaga pola hidup sehat:  Konsumsi makanan bergizi, berolahraga teratur, dan cukup istirahat untuk menjaga kesehatan fisik dan mental.
  • Kelola stres:  Jika Anda merasa stres, lakukan kegiatan relaksasi seperti yoga, meditasi, atau berendam air hangat.

Kapan Perlu ke Dokter?

Gejala post-holiday syndrome umumnya akan hilang dalam beberapa hari. Namun, jika perasaan sedih, cemas, dan sulit tidur berlangsung lama dan mengganggu aktivitas sehari-hari, sebaiknya konsultasikan ke dokter atau psikolog untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Dengan mengenali gejala dan menerapkan tips di atas, Anda bisa terhindar dari post-holiday syndrome dan kembali beraktivitas dengan semangat setelah liburan.