Home Highlight Trump Usul Sepak Bola Disebut “Football” di AS, Netizen: Ide Terbaiknya Sepanjang...

Trump Usul Sepak Bola Disebut “Football” di AS, Netizen: Ide Terbaiknya Sepanjang Masa

234
0
Trump Usul Sepak Bola Disebut "Football" di AS - sumber foto Istimewa
Trump Usul Sepak Bola Disebut "Football" di AS - sumber foto Istimewa

Hi Urbie’s, di tengah hiruk-pikuk persiapan Piala Dunia 2026, sebuah momen tak terduga justru mencuri perhatian publik global. Bukan soal format turnamen atau stadion megah, melainkan usulan kecil dari Donald Trump yang sontak memicu perdebatan—dan tawa—di media sosial. Saat menghadiri acara Undian Piala Dunia 2026 bersama Presiden FIFA Gianni Infantino, Trump melontarkan ide yang oleh banyak netizen disebut sebagai “ide terbaiknya sepanjang masa“.

Usulan itu terdengar sederhana, bahkan sepele: mengganti sebutan “soccer” menjadi “football” untuk sepak bola di Amerika Serikat, mengikuti istilah yang digunakan hampir di seluruh dunia. Namun justru dari kesederhanaannya, ide ini membuka diskusi panjang tentang identitas olahraga, budaya, dan bahasa di Negeri Paman Sam.

“Football” yang Membingungkan Dunia

Bagi Urbie’s yang akrab dengan sepak bola global, kebingungan ini mungkin sudah lama terasa. Di hampir seluruh dunia, olahraga dengan bola bundar dan 11 pemain disebut football. Namun di Amerika Serikat, istilah tersebut justru merujuk pada American football, olahraga dengan bola lonjong yang dimainkan dengan tangan dan dikenal luas lewat NFL (National Football League).

Sementara itu, sepak bola internasional di AS lebih populer dengan sebutan soccer—istilah yang sering kali dianggap “asing” oleh penggemar dari luar Amerika. Trump menilai kondisi ini tidak masuk akal, setidaknya dari sudut pandang bahasa.

Menurut Trump, kata football secara harfiah berarti “bola kaki”, sehingga lebih tepat digunakan untuk olahraga yang memang dimainkan dengan kaki. Ia bahkan menyebut bahwa American football-lah yang seharusnya mencari nama lain, bukan sebaliknya.

Pernyataan Sederhana, Reaksi Luar Biasa

Meski disampaikan sebagai komentar ringan, pernyataan Trump langsung viral. Di media sosial, warganet bereaksi dengan campuran humor, dukungan, hingga sindiran. Banyak yang menyebut bahwa ini adalah satu dari sedikit ide Trump yang terasa “masuk akal” dan mudah dipahami oleh publik global.

Sebagian netizen bahkan bercanda bahwa perubahan nama ini bisa menjadi “revolusi budaya” kecil di AS. Yang lain menilai, meski terdengar logis, ide tersebut hampir mustahil diwujudkan mengingat American football sudah terlanjur mengakar kuat dalam identitas olahraga Amerika.

Namun satu hal tak terbantahkan: komentar Trump berhasil menarik perhatian dunia sepak bola tepat di momen penting menuju Piala Dunia 2026—turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Baca Juga:

Sepak Bola dan Identitas Amerika

Urbie’s, usulan Trump ini juga menyentuh isu yang lebih dalam: posisi sepak bola di Amerika Serikat. Selama bertahun-tahun, soccer kerap dianggap sebagai olahraga “kelas dua” dibanding NFL, NBA, atau MLB. Namun dalam satu dekade terakhir, popularitas sepak bola terus meningkat, terutama di kalangan generasi muda.

Kehadiran MLS, meningkatnya minat pada Liga Champions dan Premier League, serta antusiasme menuju Piala Dunia 2026 membuat sepak bola perlahan naik kelas di AS. Dalam konteks ini, usulan mengganti nama “soccer” menjadi “football” terasa seperti simbol perubahan—seolah sepak bola ingin menempati posisi yang lebih sejajar dengan olahraga besar lainnya.

NFL dan “Nama yang Terlalu Besar”

Trump juga menyinggung soal NFL yang menggunakan istilah football, meski olahraga tersebut lebih banyak dimainkan dengan tangan. Pernyataan ini tentu memancing senyum, mengingat NFL adalah salah satu liga olahraga paling bernilai dan berpengaruh di dunia.

Mengganti nama American football jelas bukan perkara mudah. Bukan hanya soal branding, tetapi juga soal sejarah, tradisi, dan industri bernilai miliaran dolar. Namun justru di situlah letak ironi yang disorot Trump: olahraga yang jarang menendang bola disebut football, sementara yang menendang bola justru tidak.

Realistis atau Sekadar Gimmick?

Apakah usulan ini realistis? Banyak pengamat menilai tidak dalam waktu dekat. Istilah “soccer” sudah terlalu mengakar dalam budaya Amerika, media, dan sistem kompetisi. Namun sebagai gagasan, ide ini dianggap menyentil realitas yang selama ini diterima begitu saja.

Urbie’s, terlepas dari pro dan kontra, satu hal jelas: komentar Trump berhasil mencuri panggung di tengah agenda besar FIFA dan Piala Dunia 2026. Di era media sosial, ide sederhana bisa menjadi viral, memicu diskusi global, dan bahkan mengubah cara kita memandang hal-hal kecil yang selama ini dianggap normal.

Apakah suatu hari nanti Amerika benar-benar menyebut soccer sebagai football? Waktu yang akan menjawab. Namun untuk saat ini, ide Trump sudah berhasil mencetak satu “gol” penting: membuat dunia kembali membicarakan sepak bola—bahkan sebelum turnamen dimulai.