Hi Urbie’s! Dua dekade bukan waktu yang singkat untuk bertahan di kerasnya industri musik rock dan metal. Namun bagi Five Finger Death Punch (5FDP), 20 tahun justru menjadi penegasan bahwa mereka bukan sekadar band hard rock biasa, melainkan kekuatan global yang terus berevolusi. Perayaan tersebut kini berlanjut lewat perilisan album terbaru bertajuk “20 Years of Five Finger Death Punch – Best Of Volume 2”, yang dirilis melalui Better Noise Music dan langsung menyita perhatian penggemar di seluruh dunia.
Album ini bukan hanya kompilasi nostalgia. Di baliknya, ada misi personal dan emosional: merebut kembali warisan musik mereka sendiri. Five Finger Death Punch secara terbuka mengungkap bahwa master rekaman asli dari sejumlah lagu ikonik mereka sebelumnya dijual oleh label lama tanpa sepengetahuan band. Alih-alih tinggal diam, 5FDP memilih jalan beraniâ€â€merekam ulang lagu-lagu tersebut dengan energi baru, kualitas produksi lebih matang, dan kontrol penuh atas karya mereka.
Lagu Ikonik, Energi Baru
“Best Of Volume 2” memuat 16 lagu ikonik versi rekaman ulang, ditambah 3 live track eksklusif yang menangkap kekuatan 5FDP di atas panggung: Wash It All Away, Wrong Side Of Heaven, dan Jekyll And Hyde. Lagu-lagu ini selama bertahun-tahun telah menjadi anthem bagi jutaan pendengarâ€â€tentang kemarahan, perjuangan, luka batin, dan daya tahan manusia.
Dengan formasi dan pengalaman yang kini jauh lebih matang, Five Finger Death Punch menghadirkan interpretasi baru atas lagu-lagu tersebut. Vokal Ivan Moody terdengar lebih terkontrol namun tetap brutal, riff gitar Zoltan Bathory dan Andy James terasa lebih padat, sementara fondasi ritme tetap menghantam tanpa kompromi. Ini bukan sekadar pengulangan, melainkan pernyataan ulang identitas.
Kolaborasi Mengejutkan: 5FDP x BABYMETAL
Salah satu magnet terbesar dari album ini adalah single “The End (2025 Version)”, yang menghadirkan kolaborasi tak terduga namun sangat powerful bersama BABYMETAL. Pertemuan dua duniaâ€â€hard rock Amerika dan metal futuristik Jepangâ€â€ini terasa natural, bukan gimmick.
Vokalis BABYMETAL, SU-METAL, membagikan pengalamannya yang penuh antusiasme dalam kolaborasi ini. Ia menambahkan lirik berbahasa Jepang yang terinspirasi dari versi asli lagu tersebut, memberikan lapisan emosional dan budaya yang unik. Salah satu momen paling kuat datang saat transisi menuju bagian bridge, ketika vokal SU-METAL perlahan “tenggelam” di tengah growl khas Ivan Moodyâ€â€sebuah kontras yang justru menciptakan ketegangan musikal yang memikat dan merinding.
Kolaborasi ini menegaskan satu hal: Five Finger Death Punch tidak takut bereksperimen, bahkan setelah 20 tahun berkarier. Mereka tetap relevan dengan membuka diri pada generasi dan pendekatan musik yang berbeda.
Melanjutkan Perayaan Dua Dekade Five Finger Death Punch
Sebelum Volume 2, Five Finger Death Punch lebih dulu merilis “Best Of Volume 1”, yang juga mendapat sambutan hangat. Album tersebut menampilkan kolaborasi emosional lewat lagu “I Refuse” bersama Maria Brink dari In This Moment. Dua volume ini menjadi satu kesatuan narasi tentang perjalanan panjang bandâ€â€penuh konflik, kemenangan, dan transformasi.
Baca Juga:
- The Housemaid (2025): Saat Pelakor dan Istri Bersatu dalam Thriller Psikologis yang Bikin Merinding
- Harga Logam Mulia Dunia Terkoreksi Tajam: Emas, Perak, hingga Platinum Dihantam Aksi Ambil Untung
- ChatGPT Kena Pajak! OpenAI Resmi Dipungut PPN oleh DJP
Di Volume 2, deretan hits global seperti Sham Pain, Blue On Black, dan Burn MF kembali dihidupkan dengan nuansa yang lebih bertenaga dan relevan dengan kondisi band saat ini. Ini adalah arsip hidup tentang bagaimana 5FDP tumbuh tanpa kehilangan amarah dan kejujuran yang menjadi ciri khas mereka sejak awal.
Dominasi Five Finger Death Punch yang Tak Terbantahkan
Secara angka, Five Finger Death Punch berdiri di puncak. Lebih dari 13 miliar streams di berbagai platform digital, 17 single #1 di Active Rock Radio, serta rangkaian konser sold-out di berbagai belahan dunia menjadi bukti bahwa mereka bukan fenomena sesaat. Mereka adalah salah satu band paling dominan di kancah rock modern.
Namun di balik statistik, kekuatan utama 5FDP tetap terletak pada koneksi emosional dengan pendengar. Lagu-lagu mereka sering menjadi pelampiasan, penguat, bahkan penyelamat bagi banyak orangâ€â€dan “Best Of Volume 2” terasa seperti surat cinta sekaligus terima kasih untuk para penggemar yang setia selama dua dekade.
Lebih dari Sekadar Album Kompilasi
“20 Years of Five Finger Death Punch – Best Of Volume 2” kini sudah tersedia di seluruh platform digital, serta dalam berbagai format fisik seperti CD dan vinyl, termasuk edisi kolektor eksklusif. Bagi penggemar lama maupun pendengar baru, album ini menjadi pintu masuk ideal untuk memahami perjalanan 5FDPâ€â€band yang tak hanya bertahan, tapi terus menantang batasnya sendiri.
Dua puluh tahun berlalu, dan Five Finger Death Punch masih berdiri dengan kepalan tangan terkepal. Lebih keras, lebih bebas, dan sepenuhnya memegang kendali atas warisan musik mereka sendiri.








