Home Entertainment Man Sinner Kembali Setelah Vakum 3 Tahun, Rilis Single Kolaborasi “Akhiri Perpecahan”...

Man Sinner Kembali Setelah Vakum 3 Tahun, Rilis Single Kolaborasi “Akhiri Perpecahan” Bersama Fyan Rebellion Rose

81
0

Urbie’s – Unit skatepunk asal Jakarta, Man Sinner, resmi kembali ke kancah musik independen setelah vakum selama tiga tahun. Comeback mereka ditandai dengan perilisan single kolaborasi bertajuk “Akhiri Perpecahan”, yang digarap bersama Fyan Sinner, vokalis band punk rock asal Yogyakarta, Rebellion Rose.

Kolaborasi ini menjadi pernyataan sikap Man Sinner terhadap kondisi sosial yang kian terfragmentasi. Lebih dari sekadar proyek musik, “Akhiri Perpecahan” hadir sebagai seruan solidaritas, persatuan, dan perlawanan, nilai-nilai yang sejak awal melekat erat dalam semangat punk.

Lewat lirik yang lugas dan tanpa kompromi, “Akhiri Perpecahan” menyoroti isu diskriminasi sosial, ras, dan agama yang semakin terasa dalam kehidupan masyarakat. Lagu ini juga merefleksikan perpecahan yang kerap muncul bahkan di dalam komunitas musik itu sendiri. Dalam keterangan tertulisnya, personel Man Sinner menegaskan bahwa musik bagi mereka adalah medium perjuangan, bukan sekadar hiburan.

Baca Juga:

“Setelah tiga tahun diam, kami merasa waktunya untuk kembali. Lagu Akhiri Perpecahan jadi pengingat bahwa semangat punk bukan cuma soal musik cepat dan lantang, tapi juga tentang menyatukan perbedaan dan saling mendukung,” ungkap Man Sinner.

Secara musikal, single “Akhiri Perpecahan” tetap mempertahankan identitas khas Man Sinner: cepat, agresif, dan penuh energi. Namun, kali ini terasa kedewasaan baru dalam struktur lagu dan penyampaian lirik.

Perpaduan vokal Man Sinner dan Fyan Sinner menghadirkan dinamika kuat, seperti dialog antara dua suara dari dua kota berbeda, Jakarta dan Yogyakarta yang disatukan oleh keresahan sosial yang sama. Hasilnya adalah komposisi skatepunk yang keras, jujur, dan sarat makna.

Single “Akhiri Perpecahan” sejatinya merupakan bagian dari album penuh “Bumi Menangis” milik Man Sinner, yang memuat 15 lagu, antara lain “Bumi Menangis,” “Hey Punkers,” “Bangkit dan Yakinlah,” “Terbunuh Masa Lalu,” hingga “Kompas Anthem (East Cruel)”. Album ini merekam berbagai keresahan sosial, kritik terhadap ketidakadilan, serta semangat perlawanan yang menjadi ciri khas Man Sinner sejak awal kemunculannya.

Kembalinya Man Sinner tidak berhenti di satu rilisan. Unit asal Bekasi ini juga tengah menyiapkan single berikutnya berjudul “Kembali”, yang dijadwalkan meluncur dalam waktu dekat. Jika “Akhiri Perpecahan” menjadi ajakan untuk bersatu, maka “Kembali” akan menjadi refleksi personal dan kolektif atas perjalanan mereka selama ini.

Di tengah gempuran tren musik instan dan budaya digital, kehadiran Man Sinner menjadi pengingat bahwa musik masih bisa menjadi alat perjuangan dan ruang membangun solidaritas.

Dengan energi baru, pesan yang tajam, dan semangat skatepunk yang tetap menyala, Man Sinner siap kembali mengguncang panggung-panggung gigs di berbagai penjuru tanah air. Single “Akhiri Perpecahan” beserta materi lagu lain dari album “Bumi Menangis” kini sudah dapat didengarkan di berbagai platform musik digital.