Home Travel John Flood Bicara K-Food di Indonesia: “60 Seconds to Seoul” Jadi Cara...

John Flood Bicara K-Food di Indonesia: “60 Seconds to Seoul” Jadi Cara Archipelago Merayakan Gaya Hidup Urban

291
0
John Flood Bicara K-Food di Indonesia - sumber foto Archipelago
John Flood Bicara K-Food di Indonesia - sumber foto Archipelago

Hi Urbie’s, tren kuliner Korea di Indonesia kini tak lagi sekadar soal rasa. Ia telah menjelma menjadi gaya hidup urban—hadir di layar kaca lewat drama dan K-Pop, lalu berpindah ke meja makan masyarakat kota. Fenomena inilah yang ditangkap tajam oleh John Flood, CEO Archipelago, saat ditemui di acara peluncuran K-Vibes Event “60 Seconds to Seoul” di Aston Serang Hotel & Convention Center, Jumat (31/1/2026).

Di tengah hiruk-pikuk acara yang dipenuhi nuansa Korea, John Flood menegaskan bahwa ketertarikan masyarakat Indonesia terhadap K-Food bukan tren sesaat. “Minat terhadap kuliner Korea sudah berkembang menjadi bagian dari keseharian masyarakat urban. Mereka tidak hanya ingin makan, tapi ingin merasakan pengalaman,” ujarnya kepada media.

Street Food Seoul dalam 60 Detik

Melalui “60 Seconds to Seoul”, Archipelago mencoba menghadirkan pengalaman tersebut dalam format yang lebih dekat dan kasual. Bukan fine dining, bukan pula restoran tematik permanen, melainkan konsep pop-up kuliner yang membawa cita rasa street food Seoul ke jaringan hotel Archipelago di seluruh Indonesia.

“Kami menghadirkan 60 Seconds to Seoul sebagai konsep pop-up kuliner yang membawa cita rasa otentik street food Seoul ke jaringan hotel kami di seluruh Indonesia,” kata John Flood. Ia menambahkan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari Archipelago Global Flavours Series, program kuliner berkelanjutan yang akan berganti setiap enam bulan dengan tema negara berbeda.

Menurut John, pendekatan ini memungkinkan hotel untuk terus relevan dengan selera pasar yang dinamis, terutama generasi muda yang gemar eksplorasi rasa dan budaya baru.

stall 60 Seconds to Seoul - sumber foto Archipelago
stall 60 Seconds to Seoul – sumber foto Archipelago

Bukan Sekadar Makan, Tapi Pengalaman

Peluncuran “60 Seconds to Seoul” di Aston Serang terasa seperti mini festival Korea. Selain parade makanan khas Negeri Ginseng, acara ini dimeriahkan dengan fun games, karaoke lagu Korea, hingga K-Pop dance cover. Kehadiran media serta influencer dari Jakarta dan Banten semakin memperkuat atmosfer acara yang santai, interaktif, dan Instagrammable.

“Pengalaman adalah kunci. Kami ingin tamu datang bukan hanya untuk mengisi perut, tapi juga untuk bersenang-senang,” tutur John Flood. Ia percaya bahwa industri perhotelan kini harus mampu bertransformasi menjadi ruang sosial dan budaya, bukan sekadar tempat menginap.

Menyapa Selera Lokal dengan Harga Terjangkau

Salah satu hal yang menarik perhatian Urbie’s adalah strategi harga yang ditawarkan. Mulai dari Rp38.000, para tamu sudah bisa menikmati berbagai menu street food Korea yang populer dan penuh karakter. Di antaranya Tteokbokki, Korean Cheese Burger, Gangnam Hot Chicken, Soko Fish Tacos, hingga Kimchi Fried Rice.

Tak berhenti di menu utama, pengalaman bersantap dilengkapi dengan dessert khas seperti Jeju Mocha Puffs dan Baesuk Pear, serta pilihan minuman segar mulai dari Sparkling Yuzu Honey, Shikyee Fizz, Maesil Mojito, hingga Omija Cooler.

“Kami ingin kuliner Korea ini bisa diakses semua kalangan. Street food itu identik dengan kebersamaan dan kesederhanaan,” ujar John Flood, menegaskan filosofi di balik pemilihan menu dan harga.

Baca Juga:

Launching 60 Seconds to Seoul di Serang - sumber foto Archipelago
Launching 60 Seconds to Seoul di Serang – sumber foto Archipelago

Dari Serang untuk Indonesia

Meski diluncurkan di Serang, John Flood menegaskan bahwa “60 Seconds to Seoul” bukan program lokal. Event ini dapat dinikmati di seluruh jaringan hotel Archipelago di Indonesia mulai Januari hingga Juni 2026. Dengan jaringan hotel yang tersebar luas, Archipelago ingin menghadirkan perjalanan rasa Korea ke berbagai kota, dari pusat urban hingga daerah.

“Lewat program ini, kami menghadirkan perjalanan rasa yang terinspirasi dari kuliner Korea ke seluruh Indonesia,” kata John. Ia menyebut langkah ini sebagai bagian dari visi jangka panjang Archipelago dalam memperkaya pengalaman tamu melalui pendekatan budaya dan gastronomi global.

Kolaborasi dengan Brand Korea

Menariknya, acara ini juga didukung oleh NACIFIC, brand skincare dan makeup asal Korea Selatan yang dikenal menggunakan bahan alami, berlabel halal, dan vegan-friendly. Dukungan ini diwujudkan melalui gift set yang dibagikan dalam kuis interaktif selama acara berlangsung.

Bagi John Flood, kolaborasi lintas industri seperti ini penting untuk menciptakan pengalaman yang lebih utuh. “Kuliner, lifestyle, dan budaya pop Korea berjalan beriringan. Kolaborasi seperti ini membuat pengalaman tamu semakin lengkap,” ujarnya.

Urbie’s, lewat “60 Seconds to Seoul”, John Flood dan Archipelago menunjukkan bahwa membaca tren bukan hanya soal mengikuti arus, tetapi tentang mengemasnya menjadi pengalaman yang relevan, inklusif, dan menyenangkan. Dalam 60 detik, Korea terasa lebih dekat—dan di situlah kekuatan konsep ini.