Home Entertainment Setahun Kepergian Barbie Hsu, Jerry Yan dan Vic Chou Hadir di Peresmian...

Setahun Kepergian Barbie Hsu, Jerry Yan dan Vic Chou Hadir di Peresmian Monumen Kenangan

38
0
Patung memorial Barbie Hsu - sumber foto X/SMilkdrama
Patung memorial Barbie Hsu - sumber foto X/SMilkdrama

Hi Urbie’s, waktu memang terus berjalan, tapi kenangan tak pernah benar-benar pudar. Tepat satu tahun sejak kepergian Barbie Hsu, aktris legendaris Taiwan yang namanya melekat kuat lewat drama ikonik Meteor Garden, suasana haru menyelimuti Chin Pao San Cemetery, New Taipei City. Di tempat peristirahatan terakhirnya, keluarga, sahabat dekat, dan rekan sesama selebritas berkumpul untuk mengenang sosok yang pernah menjadi bagian penting dari sejarah hiburan Asia.

Momen tersebut terasa semakin emosional saat monumen peringatan Barbie Hsu resmi diperkenalkan. Patung memorial itu bukan sekadar simbol, melainkan wujud cinta, penghormatan, dan ingatan kolektif terhadap perjalanan hidup dan karya Barbie yang telah menyentuh jutaan hati.

Prosesi Dipimpin Keluarga Terdekat

Menurut laporan Focus Taiwan, prosesi peresmian monumen dipimpin langsung oleh keluarga Barbie Hsu. Sosok sang ibu, yang dikenal publik dengan nama S Mom, terlihat membuka kain penutup patung bersama suami Barbie, seniman asal Korea Selatan Koo Jun-yup (DJ Koo), serta adik perempuannya, pembawa acara televisi Dee Hsu.

Kehadiran ketiganya menciptakan suasana yang begitu intim dan mengharukan. Tanpa sorotan berlebihan, prosesi berlangsung dalam keheningan, seolah memberi ruang bagi doa, kenangan, dan rasa kehilangan yang masih membekas.

Bagi keluarga, monumen ini menjadi simbol cinta yang tak lekang oleh waktu—sebuah pengingat bahwa Barbie Hsu akan selalu hidup dalam ingatan orang-orang terdekatnya.

Reuni Emosional F4 di Tengah Duka

Salah satu momen yang paling menyita perhatian publik adalah kehadiran Jerry Yan dan Vic Chou, dua personel F4 sekaligus lawan main Barbie dalam Meteor Garden. Drama yang tayang pada awal 2000-an itu bukan hanya melambungkan nama mereka, tetapi juga menjadi fenomena budaya pop yang membentuk generasi.

Foto dan video yang beredar di media sosial memperlihatkan Jerry Yan dan Vic Chou hadir dengan ekspresi tenang, berdiri dalam diam, dan memberikan penghormatan terakhir mereka. Tanpa kata-kata, kehadiran dua aktor tersebut sudah cukup menggambarkan kedalaman hubungan yang terjalin selama bertahun-tahun.

Bagi para penggemar, momen ini terasa seperti reuni Meteor Garden yang paling sunyi dan paling menyayat—sebuah pertemuan yang terjadi bukan di layar kaca, melainkan di dunia nyata, dalam balutan duka dan penghormatan.

Barbie Hsu, Lebih dari Sekadar Shan Cai

Urbie’s tentu sepakat, Barbie Hsu bukan hanya Shan Cai. Ia adalah ikon. Lewat perannya di Meteor Garden, Barbie menghadirkan karakter perempuan yang berani, tangguh, dan penuh empati—figur yang menjadi inspirasi banyak penonton, khususnya perempuan muda di Asia.

Di luar peran ikonik tersebut, Barbie dikenal sebagai aktris yang terus bereksplorasi, presenter berbakat, sekaligus figur publik yang berani bersuara tentang kesehatan mental dan kehidupan personal. Kepribadiannya yang jujur dan apa adanya membuatnya dicintai, tak hanya sebagai selebritas, tetapi juga sebagai manusia.

Kepergiannya setahun lalu meninggalkan duka mendalam, tak hanya bagi keluarga dan sahabat, tetapi juga bagi jutaan penggemar lintas generasi.

Baca Juga:

Penggemar Mengenang dari Berbagai Penjuru Dunia

Meski acara peringatan digelar secara tertutup, para penggemar Barbie Hsu di berbagai negara turut mengenang momen ini dengan caranya masing-masing. Media sosial dipenuhi pesan doa, unggahan ulang adegan Meteor Garden, hingga foto-foto lama Barbie yang kembali viral.

Nama Barbie Hsu kembali ramai diperbincangkan, membuktikan bahwa pengaruhnya masih sangat kuat, bahkan setelah kepergiannya. Banyak penggemar menyebut monumen tersebut sebagai “rumah kenangan”, tempat di mana cinta dan rasa rindu bertemu.

Monumen Kenangan dan Cinta yang Abadi

Peresmian monumen Barbie Hsu di Chin Pao San Cemetery menjadi penanda bahwa meski waktu terus berjalan, cinta dan penghormatan tak pernah benar-benar berakhir. Patung tersebut kini berdiri sebagai saksi bisu perjalanan seorang perempuan yang pernah mengubah wajah drama Asia.

Bagi Jerry Yan, Vic Chou, keluarga, dan para penggemar, Barbie Hsu akan selalu dikenang bukan hanya karena ketenarannya, tetapi karena ketulusan dan kehangatan yang ia tinggalkan.

Setahun telah berlalu, Urbie’s. Namun bagi banyak orang, Barbie Hsu masih hidup—dalam kenangan, dalam karya, dan dalam hati mereka yang pernah jatuh cinta pada sosok Shan Cai yang tak tergantikan.