Home Highlight Jaga Jakarta Bersih, Relawan PMI dan Warga Bergerak Bersama Wujudkan Lingkungan Sehat

Jaga Jakarta Bersih, Relawan PMI dan Warga Bergerak Bersama Wujudkan Lingkungan Sehat

184
0
Jaga Jakarta Bersih, Relawan PMI dan Warga Bergerak Bersama Wujudkan Lingkungan Sehat
Jaga Jakarta Bersih, Relawan PMI dan Warga Bergerak Bersama. Foto: Dok. PMI

Hi Urbie’s,
komitmen menjaga kebersihan lingkungan kembali diwujudkan lewat aksi nyata di Ibu Kota. Relawan Palang Merah Indonesia atau PMI se-DKI Jakarta turut ambil bagian dalam kegiatan kerja bakti massal bertajuk “Jaga Jakarta Bersih” yang digelar oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah konkret untuk menciptakan lingkungan kota yang bersih, tertata, aman, sekaligus berkelanjutan.

Aksi kerja bakti massal ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia kepada seluruh kepala daerah agar memperkuat keterlibatan pemerintah bersama masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kebersihan tidak lagi dipandang sebagai urusan sektoral, melainkan fondasi penting dalam pembangunan jangka panjang, khususnya di wilayah perkotaan padat seperti Jakarta.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara serentak di seluruh wilayah kota administrasi DKI Jakarta hingga Kabupaten Kepulauan Seribu. Pemerintah daerah, perangkat kota dan kabupaten, serta masyarakat terlibat langsung dalam kegiatan ini. Fokus kerja bakti mencakup pembersihan lingkungan permukiman, sungai, saluran air, waduk, hingga berbagai ruang publik strategis yang selama ini menjadi titik rawan penumpukan sampah dan penyumbatan aliran air.

Dalam aksi ini, sedikitnya 120 relawan PMI dari berbagai wilayah DKI Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu, diterjunkan langsung ke lapangan. Para relawan tidak hanya membantu proses pembersihan secara fisik, tetapi juga menjalankan peran edukatif dengan mengampanyekan pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat atau PHBS kepada masyarakat. Edukasi ini menjadi bagian penting agar kebersihan lingkungan tidak berhenti pada momentum kerja bakti semata, melainkan menjadi kebiasaan sehari-hari warga.

Baca Juga:

Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, turut hadir langsung di salah satu lokasi kegiatan, yakni Pintu Air Cipinang Melayu, Jakarta Timur. Kehadirannya menjadi simbol dukungan moral sekaligus pengingat bahwa menjaga kebersihan kota adalah tanggung jawab bersama seluruh warga Jakarta. Dalam keterangannya, Jusuf Kalla menegaskan bahwa membantu pemerintah menjaga kebersihan lingkungan pada hakikatnya berarti membantu diri sendiri.

Menurutnya, berbagai persoalan lingkungan seperti banjir tidak lepas dari perilaku manusia yang kurang peduli terhadap kebersihan. Sungai, selokan di depan rumah, ruko, maupun kantor harus dijaga agar aliran air tetap lancar dan tidak menimbulkan genangan. Ia juga mengingatkan bahwa dampak banjir paling besar justru dirasakan oleh masyarakat kecil, mulai dari terhambatnya aktivitas ekonomi, toko dan warung yang terpaksa tutup, hingga gangguan mobilitas sehari-hari.

Kegiatan “Jaga Jakarta Bersih” dilaksanakan pada Minggu, 8 Februari 2026, mulai pukul 08.00 WIB. Lokasi kegiatan tersebar di berbagai titik, antara lain kawasan Monumen Hutan Kota Kemayoran, Kramat, dan Cempaka Putih di Jakarta Pusat. Di Jakarta Utara, kegiatan difokuskan di Waduk Cincin, sementara Jakarta Barat mencakup segmen Pesing hingga Kali Deres. Jakarta Selatan berpusat di RW 007 Kelurahan Rawa Jati, Jakarta Timur di kawasan Pintu Air Cipinang Melayu, serta Kepulauan Seribu di Pulau Untung Jawa.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, pemerintah menyiapkan ribuan peralatan kerja seperti cangkul, sekop, gerobak sorong, dan karung. Setiap kota administrasi memperoleh distribusi alat yang merata agar proses pembersihan berjalan efektif dan terkoordinasi.

Kolaborasi antara PMI, pemerintah daerah, dan masyarakat ini diharapkan mampu memperkuat kesadaran kolektif bahwa menjaga kebersihan kota bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan kewajiban bersama. Lewat aksi sederhana namun konsisten seperti ini, Jakarta diharapkan dapat tumbuh menjadi kota yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan untuk generasi mendatang.