Home Lifestyle Bukan Goreng, Bukan Kuah! Indomie Hype Abis Mi Nyemek Hadirkan Tren Kuliner...

Bukan Goreng, Bukan Kuah! Indomie Hype Abis Mi Nyemek Hadirkan Tren Kuliner Next Level

57
0
Bang Agem pionir Mi Nyemek ala Banglahdes’e dari Warmindo Agem Senyum Ketawa, Medan dengan Ibu Siti Artani pencipta resep Mie Nyemek dari Warmindo Mie Nyemekee Bu Siti, Yogyakarta melakukan demo masak resep ikonik mereka di sela-sela acara Indomie Nyemek on The Block - sumber foto Indomie
Bang Agem pionir Mi Nyemek ala Banglahdes’e dari Warmindo Agem Senyum Ketawa, Medan dengan Ibu Siti Artani pencipta resep Mie Nyemek dari Warmindo Mie Nyemekee Bu Siti, Yogyakarta melakukan demo masak resep ikonik mereka di sela-sela acara Indomie Nyemek on The Block - sumber foto Indomie

Halo Urbie’s! Tren kuliner lokal kembali naik kelas dengan sentuhan modern yang bikin penasaran. Brand mi instan legendaris Indomie menghadirkan inovasi terbaru lewat lini Indomie Hype Abis Mi Nyemek—sebuah kreasi yang terinspirasi dari kehangatan dapur Warmindo, tapi dikemas lebih praktis, kekinian, dan tetap dekat dengan lidah masyarakat Indonesia.

Dari Warmindo ke Sensasi Nasional

Sebagai brand yang telah menemani masyarakat lebih dari 50 tahun, Indomie terus menunjukkan komitmennya dalam merangkul budaya kuliner lokal. Kali ini, inspirasi datang dari menu mi nyemek—hidangan khas dengan kuah kental yang gurih dan kaya rasa. Tekstur uniknya, yang berada di antara mi goreng dan mi kuah, menjadikan mi nyemek sebagai comfort food favorit banyak orang.

Lewat lini Indomie Hype Abis, inovasi ini membawa cita rasa Warmindo ke level yang lebih luas. Mi nyemek yang biasanya dinikmati di warung sederhana kini hadir dalam format instan, memudahkan siapa pun merasakan sensasi kuliner khas tersebut di rumah.

‘Indomie Nyemek on The Block’, Ruang Kreatif dan Kuliner

Untuk merayakan tren mi nyemek yang makin hype, Indomie menggelar acara bertajuk “Indomie Nyemek on The Block” pada 13–15 Februari 2026 di Gandaria City Mall. Acara ini dirancang sebagai ruang kolaboratif yang mempertemukan brand, komunitas, legenda Warmindo, dan generasi muda dalam satu pengalaman yang penuh rasa dan kreativitas.

Berbagai aktivitas seru hadir selama tiga hari penyelenggaraan, mulai dari sesi masak langsung bersama legenda Warmindo, hiburan musik, hingga interaksi digital yang fun. Pengunjung juga bisa menikmati photo spot kreatif, arcade games, hingga digital challenge yang dirancang untuk memperkaya pengalaman kuliner sekaligus hiburan.

Tak hanya itu, suasana semakin meriah dengan penampilan musisi dan komunitas kreatif, termasuk sesi “Waktu Indomie Berdendang” bersama komunitas Nyanyi Bareng Jakarta dan band pop favorit Juicy Luicy yang siap menghidupkan atmosfer acara.

Para pengunjung yang ada di Indomie Nyemek on The Block - sumber foto Indomie
Para pengunjung yang ada di Indomie Nyemek on The Block – sumber foto Indomie

Kolaborasi dengan Legenda Warmindo

Salah satu daya tarik utama acara ini adalah kehadiran dua sosok inspiratif dari dunia Warmindo. Bang Agem dari Warmindo Agem Senyum Ketawa yang viral dengan kreasi Mi Banglahdes’e, serta Ibu Siti Artani dari Warmindo Mie Nyemekee Bu Siti yang dikenal lewat racikan mi nyemek khas Jogja.

Keduanya menjadi inspirasi lahirnya varian Indomie Hype Abis Mi Nyemek ala Banglahdes’e dan Mi Nyemek ala Jogja. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa inovasi besar bisa lahir dari dapur sederhana, sekaligus membuka peluang bagi UMKM kuliner untuk dikenal lebih luas.

Bang Agem mengungkapkan kebanggaannya melihat kreasi Warmindo bisa berkembang menjadi produk nasional. Sementara Ibu Siti menilai mi nyemek bukan sekadar hidangan sederhana, tetapi sajian yang membawa rasa hangat dan nostalgia bagi banyak orang.

Baca Juga:

Inovasi Rasa dengan Sentuhan Praktis

Menurut Cherie Anisa Nuraini, Senior Brand Manager Indomie dari PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk., inovasi ini merupakan bagian dari komitmen Indomie dalam merangkul kreativitas kuliner masyarakat. Ia menekankan bahwa mi nyemek bukan sekadar tren, tetapi bentuk evolusi rasa yang dekat dengan budaya lokal.

Menariknya, cara penyajiannya pun simpel. Cukup menambahkan sekitar 12 sendok makan air rebusan, tekstur nyemek khas Warmindo bisa langsung dinikmati. Sensasi kuah kental dan rasa “nendang” menjadi daya tarik utama yang membedakan produk ini dari mi instan lainnya.

Inspirasi Lokal, Kolaborasi untuk Bertumbuh

Lebih dari sekadar inovasi produk, langkah Indomie ini juga menjadi bentuk apresiasi terhadap kultur Warmindo sebagai bagian dari identitas kuliner Indonesia. Melalui kolaborasi ini, Indomie berharap dapat mendorong pemberdayaan pelaku UMKM sekaligus memperkenalkan cita rasa lokal kepada generasi muda dengan cara yang lebih relevan.

Acara “Indomie Nyemek on The Block” sendiri terbuka untuk umum dan gratis, menjadikannya ruang inklusif bagi siapa saja yang ingin mengeksplorasi rasa, kreativitas, dan hiburan dalam satu tempat. Pengunjung dapat merasakan langsung pengalaman memasak bersama legenda Warmindo, mencoba varian mi nyemek terbaru, hingga menikmati rangkaian aktivitas seru bersama teman dan komunitas.

Jadi Urbie’s, kalau kamu lagi cari pengalaman kuliner yang unik sekaligus seru, acara ini bisa jadi destinasi wajib. Dengan perpaduan inovasi rasa, budaya lokal, dan hiburan modern, Indomie sekali lagi membuktikan dirinya sebagai trendsetter yang terus relevan di industri kuliner Indonesia. Siap merasakan sensasi mi nyemek yang kental, gurih, dan praktis? Jangan sampai ketinggalan hype-nya!