Hi Urbie’s, menjelang Ramadan, banyak orang bersiap menata hati dan fisik untuk menjalani ibadah puasa. Tapi tahukah kamu? Tantangan terbesar saat puasa ternyata bukan hanya menahan lapar dan dahaga. Data dari Honestdocs terhadap 11.740 responden mengungkap fakta mengejutkan: bau mulut atau halitosis menjadi keluhan kesehatan tertinggi saat Ramadan dengan angka 25 persen.
Angka ini bahkan melampaui keluhan asam lambung (17,8 persen), dehidrasi (17 persen), hingga sakit kepala (13,3 persen). Artinya, isu kepercayaan diri saat berinteraksi sosial di bulan suci menjadi perhatian serius.
Kenapa Bau Mulut Meningkat Saat Puasa?
Secara medis, kondisi ini terjadi karena produksi saliva atau air liur menurun hingga 10 persen saat berpuasa. Padahal, saliva berfungsi sebagai “pembersih alami” yang menekan pertumbuhan bakteri di rongga mulut.
Ketika mulut lebih kering, bakteri berkembang lebih cepat dan menghasilkan senyawa sulfur penyebab bau tak sedap. Jadi Urbie’s, masalahnya bukan sekadar belum sikat gigi, tapi memang ada mekanisme biologis yang berubah saat kita berpuasa.
Fenomena ini pun menjadi perhatian duo host ikonik, Vincent Rompies dan Desta. Sebagai figur publik yang intens tampil di layar kaca, menjaga kesegaran napas bukan sekadar kebutuhan personal, tapi bagian dari profesionalisme.
Solusi Berbasis Sains, Bukan Sekadar Mint
Menyambut Ramadan 2026, keduanya membagikan insight penting: menjaga napas segar saat puasa bukan hanya soal rajin menyikat gigi, tetapi juga soal memilih kandungan pasta gigi yang tepat.
Pilihan mereka jatuh pada usmile Indonesia, khususnya varian Fresh White yang mengusung pendekatan ilmiah.
Teknologi Apple Polyphenols di dalamnya bekerja menghambat metabolisme bakteri penyebab bau—seolah menggantikan fungsi saliva yang berkurang saat puasa. Sementara Zinc Glycinate berperan mengikat gas sulfur penyebab bau tak sedap.
Ini bukan sekadar sensasi mint yang menipu indra, tetapi mekanisme aktif yang menargetkan sumber masalahnya.
Tak hanya itu, Fresh White juga dilengkapi Dual Natural Enzymes (Papain & Lysozyme) yang membantu mengurai noda secara kimiawi tanpa merusak enamel. Setelah noda terurai, Hydrated Silica bekerja sebagai gentle cleaning polish untuk mengangkat plak dan memoles permukaan gigi.
Teknologi 3D-Lock menjaga stabilitas bahan aktif, sementara Advanced Stain-Shield Technology membentuk perlindungan agar noda baru—seperti dari teh dan kopi saat sahur atau berbuka—tidak mudah menempel kembali.
Bagi yang ingin fokus pada penguatan enamel, varian Repair White hadir dengan teknologi HAP (Hydroxyapatite) dan FCap yang diklaim mampu memutihkan gigi dalam tujuh hari sekaligus memperkuat lapisan enamel.
Menambah ketenangan saat beribadah, seluruh varian usmile kini telah mengantongi sertifikasi halal.
Baca Juga:
- Karya Upie Guava, Rilis Trailer Pelangi di Mars, Petualangan Sci-Fi Karya Anak Bangsa yang Siap Tayang
- Tren Anti-Pensiun di Korea Selatan, Tingkat Pekerjaan Lansia Tembus 70 Persen
- Lagi Ulang Tahun Kok Malah Sedih? Mengenal Fenomena Birthday Blues

Tembus Pertumbuhan 4.701%, Validasi Pasar yang Fantastis
Urbie’s, inovasi ini rupanya bukan sekadar klaim marketing. Berdasarkan data EPIC Awards 2026 yang dirilis oleh CNBC Indonesia bersama Compas.co.id, usmile mencatatkan pertumbuhan volume penjualan sebesar 4.701,43 persen pada akhir 2025.
Angka ini menjadi yang tertinggi di kategori Oral Care, bahkan jauh melampaui kompetitor lain.
Michelle, Country Manager usmile Indonesia dan Malaysia, menyebut pertumbuhan tersebut sebagai amanah besar dari konsumen Indonesia.
Menurutnya, usmile ingin menjadi lebih dari sekadar brand perawatan gigi. Mereka ingin hadir sebagai bagian dari perjalanan transformasi diri konsumen—membantu membangun kepercayaan diri sekaligus menghadirkan ketenangan batin.
Ramadan Lebih Bermakna Lewat Kampanye Sosial
Tak berhenti pada inovasi produk, Ramadan 2026 juga diwarnai kampanye sosial bertajuk “30 Hari Jadi Lebih Baik Bersama usmile, Vincent & Desta” yang digagas bersama VINDES Corp.
Kolaborasi ini turut menggandeng Human Initiative sebagai mitra pelaksana CSR dan Sustaination untuk memastikan aspek keberlanjutan lingkungan.
Aksi sosial akan digelar di TPA Cipeucang, Tangerang Selatan, meliputi pemeriksaan gigi gratis serta pembagian sanitary kit ramah lingkungan bagi warga terdampak persoalan sampah.
Mekanismenya sederhana: setiap pembelian “Paket Ramadan Oral Care” di official store e-commerce usmile otomatis dihitung sebagai donasi.
Tak hanya berdampak sosial, kampanye ini juga menghadirkan pengalaman eksklusif. Tiga Top Spender di Shopee periode 20 Februari–8 Maret 2026 akan mendapat kesempatan video call langsung bersama Vincent dan Desta dalam program Sahur Nih Yee pada 13 Maret 2026.
Senyum Sehat, Ramadan Lebih Percaya Diri
Urbie’s, data sudah bicara: bau mulut adalah keluhan terbesar saat puasa. Tapi di balik tantangan itu, hadir solusi berbasis sains yang menjawab akar masalahnya, bukan sekadar menutupi gejala.
Ramadan tahun ini bukan hanya soal menahan diri, tetapi juga tentang menjadi versi yang lebih baik—lebih sehat, lebih percaya diri, dan lebih peduli pada sesama.
Karena pada akhirnya, senyum yang segar bukan cuma soal estetika. Ia adalah cerminan rasa percaya diri, kepedulian, dan niat baik yang kita bawa sepanjang bulan suci.



















































