Industri Hollywood memang tak pernah lepas dari tren remake dan reboot. Namun, tak semua proyek ambisius berakhir di layar lebar. Salah satu cerita menarik datang dari Daniel Radcliffe, aktor yang identik dengan perannya sebagai Harry Potter, yang ternyata pernah ditawari membintangi remake film klasik “Wizard of Oz”. Menariknya lagi, proyek ini juga akan mempertemukannya kembali dengan Emma Watson.
Dalam sebuah wawancara, Daniel Radcliffe mengungkap bahwa ia sempat ditawari peran sebagai Singa Penakut versi baru yang digambarkan sebagai “singa pengecut yang jago karate”. Sementara itu, Emma Watson direncanakan memerankan Dorothy. Konsep tersebut terdengar unik sekaligus kontroversial, bahkan bagi Radcliffe yang saat itu masih remaja.
“Aku seperti singa pengecut yang jago karate,” ujarnya mengenang tawaran tersebut. Ia bahkan dengan jujur menyebut ide remake itu sebagai salah satu ide terburuk yang pernah ia dengar. Saat itu, usianya baru sekitar 14 atau 15 tahun. Meski masih sangat muda dan belum banyak pengalaman di industri hiburan, instingnya sudah mengatakan bahwa proyek tersebut tidak seharusnya dibuat.
Film remake “Wizard of Oz” tersebut akhirnya tidak pernah terwujud. Namun, bukan berarti Hollywood berhenti mencoba kembali ke dunia Oz. Pada tahun 2013, sutradara Sam Raimi menghadirkan prekuel berjudul “Oz the Great and Powerful”. Film ini dibintangi James Franco sebagai tokoh utama, bersama Mila Kunis, Michelle Williams, dan Rachel Weisz yang memerankan para penyihir di negeri Oz.
Baca Juga:
- Bacaan Niat Sahur Puasa Ramadan: Lafal, Arti, dan Penjelasan Lengkapnya
- Karya Upie Guava, Rilis Trailer Pelangi di Mars, Petualangan Sci-Fi Karya Anak Bangsa yang Siap Tayang
- Tren Anti-Pensiun di Korea Selatan, Tingkat Pekerjaan Lansia Tembus 70 Persen
Secara komersial, film tersebut terbilang sukses dengan pendapatan hampir 500 juta dolar AS di seluruh dunia. Meski begitu, banyak penonton merasa bahwa kekuatan magis Oz belum sepenuhnya tergali maksimal. Barulah pada 2024 dan 2025, lewat film “Wicked”, dunia Oz benar-benar kembali bersinar. Dua film tersebut mencetak pendapatan gabungan mencapai 1,2 miliar dolar AS secara global, membuktikan bahwa kisah dari negeri fantasi ini masih memiliki daya tarik kuat lintas generasi.
Sementara itu, Daniel Radcliffe sendiri tetap lekat dengan warisan besar dari delapan film Harry Potter yang dirilis antara 2001 hingga 2011. Bersama Emma Watson dan Rupert Grint, ia membangun salah satu franchise film paling sukses sepanjang masa. Menariknya, kerja sama mereka bertiga di layar lebar tetap eksklusif pada semesta Harry Potter.
Momen reuni yang paling dinantikan penggemar akhirnya terjadi lewat tayangan spesial “Harry Potter 20th Anniversary: Return to Hogwarts” yang dirilis pada Januari 2022 di HBO Max. Program tersebut menjadi nostalgia emosional sekaligus penegasan bahwa chemistry Radcliffe, Watson, dan Grint memang tak tergantikan.
Bagi Urbie’s, kisah ini menunjukkan bahwa tidak semua proyek besar harus diwujudkan. Bahkan seorang Daniel Radcliffe pun pernah merasa ada ide yang lebih baik dibiarkan menjadi wacana. Terkadang, keputusan untuk menolak justru menjadi langkah tepat dalam perjalanan karier panjang seorang aktor.


















































