Home Highlight Start dari Posisi 28, Aldi Satya Mahendra Pembalap Asal Bantul Finis Kedua...

Start dari Posisi 28, Aldi Satya Mahendra Pembalap Asal Bantul Finis Kedua dan Ukir Sejarah di World Supersport 2026

27
0
Start dari Posisi 28, Aldi Satya Mahendra Pembalap Asal Bantul Finis Kedua dan Ukir Sejarah di World Supersport 2026
Foto: Instagram Yamahablucruofficial

Hi Urbie’s,

Kabar membanggakan datang dari dunia balap internasional. Pembalap muda asal Bantul, Aldi Satya Mahendra, sukses menorehkan sejarah baru bagi Indonesia usai meraih podium perdananya di ajang World Supersport (WorldSSP) 600 musim 2026. Prestasi gemilang itu diraih pada Race 2 seri pembuka yang berlangsung di Phillip Island Grand Prix Circuit, Minggu (22/2).

Hasil ini terasa begitu spesial karena Aldi resmi menjadi pembalap Indonesia pertama yang mampu finis di podium kejuaraan dunia kelas Supersport. Sebuah pencapaian yang bukan hanya membanggakan dirinya secara personal, tetapi juga mengharumkan nama Indonesia di kancah balap motor dunia.

Perjalanan Aldi menuju podium tidaklah mudah. Ia harus memulai balapan dari posisi ke-28 akibat kendala teknis saat sesi kualifikasi. Posisi tersebut jelas bukan titik ideal untuk berbicara soal podium, apalagi di level kompetisi seketat WorldSSP 600. Namun di situlah mental juara Aldi benar-benar teruji.

Dalam kondisi lintasan yang diguyur gerimis, banyak pembalap memilih bermain aman dengan menggunakan ban hujan. Namun Aldi mengambil keputusan berani. Ia tetap menggunakan ban slick, pilihan yang penuh risiko di trek basah. Ketika sejumlah pembalap lain kesulitan memanaskan ban hujan dan harus masuk pit usai bendera flag to flag dikibarkan, Aldi justru mampu membaca situasi dengan cermat.

Keputusan strategis tersebut menjadi titik balik balapan. Perlahan namun pasti, Aldi melesat menyalip satu per satu pembalap di depannya. Bersama rekan setimnya, Albert Arenas, ia berhasil menembus barisan terdepan dan bahkan mengamankan posisi satu-dua hingga garis finis. Aldi pun menyentuh garis akhir di posisi kedua, sebuah pencapaian luar biasa mengingat ia memulai balapan dari baris belakang.

Baca Juga:

Podium ini juga menjadi simbol kebangkitan Aldi setelah musim 2025 yang berat. Cedera pergelangan tangan memaksanya mengakhiri musim lebih awal, situasi yang tentu tidak mudah secara fisik maupun mental. Namun kerja keras selama masa pemulihan terbayar lunas di awal musim 2026. Ia tidak hanya kembali balapan, tetapi langsung mencetak sejarah.

Bagi Urbie’s yang mengikuti perkembangan motorsport, pencapaian ini menunjukkan bahwa talenta pembalap Indonesia semakin diperhitungkan di level dunia. Aldi membuktikan bahwa dengan strategi tepat, keberanian mengambil keputusan, serta mental pantang menyerah, segala keterbatasan bisa diubah menjadi peluang.

Musim 2026 baru saja dimulai, namun podium di seri pembuka ini menjadi sinyal kuat bahwa Aldi Satya Mahendra layak diperhitungkan sebagai salah satu penantang serius di WorldSSP 600. Konsistensi tentu akan menjadi kunci, tetapi start impresif di Phillip Island menjadi modal berharga untuk menghadapi seri-seri berikutnya.

Kini, harapan publik Indonesia tentu semakin besar. Jika performa ini mampu dijaga, bukan tidak mungkin kemenangan perdana akan segera menyusul. Untuk saat ini, satu hal yang pasti: sejarah telah tercipta, dan nama Aldi Satya Mahendra resmi tercatat sebagai pionir podium Indonesia di World Supersport.