
Hi Urbie’s! Tren K-beauty terus melangkah ke level yang lebih tinggi — bukan hanya di dunia skincare, tapi juga di ranah aesthetic medicine alias perawatan estetika berbasis teknologi klinis. Dan kali ini, kabar datang dari CGBIO Indonesia, perusahaan asal Korea Selatan yang resmi meluncurkan inovasi terbarunya: DCLASSY CaHA, sebuah collagen stimulator canggih yang diklaim mampu memperbaiki elastisitas kulit sekaligus menstimulasi regenerasi alami tubuh.
Peluncuran resminya pada Januari 2026 menjadi momen penting bagi CGBIO dalam memperkuat eksistensinya di pasar estetika medis Indonesia — sekaligus memperluas pengaruh K-beauty di ranah profesional medis tanah air.
Apa Itu DCLASSY CaHA?
Berbeda dari filler biasa, DCLASSY CaHA (Calcium Hydroxyapatite) bekerja bukan hanya untuk mengembalikan volume wajah, tapi juga merangsang produksi kolagen tipe I, yaitu kolagen alami yang berperan penting dalam kekencangan dan elastisitas kulit.
Begitu disuntikkan, gel pembawa berbasis CMC (carboxymethyl cellulose) akan diserap oleh makrofag, dan partikel CaHA yang terekspos mulai menstimulasi fibroblas untuk memproduksi kolagen baru secara bertahap. Proses ini menciptakan efek bio-regenerative yang alami dan tahan lama, bukan sekadar “isi volume sementara” seperti filler pada umumnya.
Yang membuat DCLASSY CaHA unik adalah teknologi Lattice-Pore Formation (LPF™) — sistem mikro-pori berlapis yang dipatenkan, dengan struktur partikel menyerupai lapisan bawang. Desain ini memastikan degradasi partikel berjalan perlahan dan stabil, menciptakan hasil yang presisi serta menurunkan risiko nodul dan inflamasi.
Dalam dunia klinis, material CaHA sendiri bukan barang baru. Ia telah digunakan lebih dari 30 tahun secara medis dan mendapat persetujuan dari US FDA. Tapi, CGBIO berhasil menghadirkan generasi terbaru dengan partikel bulat halus berukuran sekitar 30 mikron — kecil, konsisten, dan aman untuk jangka panjang.
Lebih Dari Sekadar Filler — Ini Skin Regenerator
CGBIO menyebut DCLASSY CaHA sebagai “bio-regenerator premium”, karena kemampuannya menstimulasi pembentukan jaringan kulit baru. Satu kali tindakan bisa membantu memperbaiki garis leher, elastisitas wajah, hingga tekstur kulit. Dengan perawatan berulang, hasilnya bukan hanya tampak lebih muda, tapi juga lebih sehat secara biologis.
Artinya, DCLASSY CaHA bukan hanya “menutup tanda penuaan”, tapi mengembalikan fungsi alami kulit untuk meregenerasi dirinya sendiri.
Kolaborasi Besar Korea – Indonesia Lewat KIIMOT
Peluncuran DCLASSY CaHA juga menjadi bagian dari inisiatif KIIMOT (Korea-Indonesia Integrated Marketing Operation Taskforce) — kolaborasi strategis antara CGBIO, Daewoong, dan DNC.
Tujuannya? Membangun ekosistem medical aesthetics yang kuat di Indonesia melalui inovasi, edukasi, dan kolaborasi lintas industri.
Sebagai bagian dari inisiatif ini, CGBIO menggelar DEEP Master Course pertama pada November 2025 di Quickglam Clinic, Jakarta. Program dua hari tersebut menghadirkan pelatihan klinis mendalam dengan topik seperti:
- Collagen Velvet Protocol (kombinasi DCLASSY CaHA + Toksin Botulinum Daewoong)
- Dual Lift Protocol (DOOTH + DCLASSY HA)
Pelatihan ini dipandu oleh para dokter estetika terkemuka Indonesia, termasuk dr. Phery Cendres, dr. Grace Waworuntu, dr. Hardiono Teddy Saputra, dan dr. Kardiana Purnama Dewi.
Selain teori, peserta mendapatkan sesi hands-on dan live demo yang langsung menghubungkan konsep ilmiah dengan praktik klinis. Dengan pendekatan berbasis bukti (evidence-based), DEEP Master Course dirancang sebagai platform edukasi jangka panjang untuk memperkuat kompetensi dokter estetika Indonesia.
Baca Juga:
- Sinopsis Film Once We Were Us: Kisah Cinta Lama Bikin Baper Gen Z
- Yuk, Belajar Trading Saat Ngabuburit!
- Ramadan 2026: Tips Belanja Online Aman buat Gen Z
Komitmen Edukasi dan Inovasi dari CGBIO
“DCLASSY CaHA merupakan bio-regenerator premium yang menghadirkan manfaat regeneratif jangka panjang sebagai pembeda utamanya,” ujar Hyun Seung Yu, CEO CGBIO.
Ia menegaskan, bersama mitra seperti Daewoong, CGBIO akan terus berinvestasi pada edukasi medis dan penguatan infrastruktur agar pasien di Indonesia bisa memperoleh hasil estetika yang aman, alami, dan terprediksi.
Langkah Besar di 2026
Ke depan, CGBIO Indonesia nggak mau berhenti di sini. Sepanjang 2026, mereka berencana menggelar seri lanjutan DEEP Master Course dan berbagai pelatihan spesialis lainnya. Tujuannya jelas: membangun komunitas profesional medis yang paham dan mampu menerapkan standar estetika global, langsung dari jantung inovasi K-beauty.
Peluncuran DCLASSY CaHA bukan cuma tentang produk baru, tapi tentang transformasi paradigma estetika modern — dari sekadar mempercantik wajah, menuju regenerasi kulit yang benar-benar ilmiah dan berkelanjutan.
Kecantikan, Kini Lebih Dalam
Hi Urbie’s, dunia kecantikan terus berevolusi, dan DCLASSY CaHA jadi bukti bahwa teknologi dan seni bisa bersatu demi hasil yang alami. Dari Korea untuk Indonesia, kini regenerative beauty bukan lagi impian.
Karena kadang, kecantikan sejati bukan tentang menutupi usia — tapi tentang memberi tubuh kesempatan untuk menyembuhkan dan memulihkan dirinya sendiri.


















































