Home Entertainment Bad Bunny Cetak Sejarah, Jadi Artis Latin Pertama dengan Pendapatan Tur Tembus...

Bad Bunny Cetak Sejarah, Jadi Artis Latin Pertama dengan Pendapatan Tur Tembus Rp17 Triliun

53
0
Bad Bunny Cetak Sejarah, Jadi Artis Latin Pertama dengan Pendapatan Tur Tembus Rp17 Triliun
Foto: Billboard
Iklan Top Ad Urbanvibes Banner

Halo, Urbie’s!

Nama Bad Bunny kembali mencatatkan sejarah besar di industri musik dunia. Penyanyi dan rapper asal Puerto Rico tersebut resmi menjadi artis Amerika Latin pertama yang berhasil melampaui pendapatan tur sebesar 1 miliar dolar AS atau setara sekitar Rp17,4 triliun sepanjang kariernya. Pencapaian ini menjadikannya salah satu musisi tersukses dalam sejarah industri hiburan global.

Menurut data terbaru dari Billboard Boxscore, keberhasilan ini didorong oleh kesuksesan luar biasa dari rangkaian DeBÍ TiRAR MáS FOToS World Tour yang berlangsung sepanjang 2026. Menariknya, tur tersebut tidak memasukkan satu pun jadwal konser di Amerika Serikat, sesuatu yang jarang dilakukan oleh musisi dengan skala popularitas global seperti Bad Bunny.

Meski tanpa pasar Amerika Serikat, tur ini justru mencatatkan angka yang sangat fantastis. Hingga pertengahan Juni 2026, tur tersebut telah menghasilkan pendapatan kotor sebesar 360 juta dolar AS atau sekitar Rp5,9 triliun dan berhasil menjual 2,4 juta tiket dari 41 pertunjukan yang digelar di Amerika Selatan, Australia, Jepang, dan Eropa.

Salah satu pencapaian terbesar datang dari rangkaian konser di Madrid, Spanyol. Sebanyak 10 pertunjukan di Riyadh Air Metropolitano yang berlangsung antara 30 Mei hingga 15 Juni sukses menjual sekitar 623 ribu tiket. Angka tersebut membantu mendorong total penjualan tiket tur mencapai lebih dari 2,36 juta lembar.

Catatan ini sekaligus memecahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh grup asal Inggris, Take That, melalui tur Progress Live tahun 2011. Saat itu, Take That membukukan pendapatan sekitar 185,2 juta dolar AS atau setara Rp3 triliun dengan penjualan sekitar 1,8 juta tiket. Kini, Bad Bunny berhasil melampaui kedua rekor tersebut, baik dari sisi pendapatan maupun jumlah penonton.

Tak hanya itu, DeBÍ TiRAR MáS FOToS World Tour juga resmi menjadi tur non-Amerika Serikat dengan pendapatan dan jumlah penonton terbesar dalam sejarah pencatatan Billboard Boxscore. Keberhasilan ini semakin mempertegas status Bad Bunny sebagai salah satu artis paling berpengaruh di dunia saat ini.

Sebelumnya, Bad Bunny juga telah mencetak kesuksesan besar melalui World’s Hottest Tour pada 2022. Tur tersebut menghasilkan pendapatan lebih dari 314,1 juta dolar AS atau sekitar Rp5,4 triliun dengan penjualan lebih dari 1,9 juta tiket. Selain itu, tur Most Wanted Tour, El Último Tour del Mundo, serta berbagai konser yang digelar sejak 2017 turut berkontribusi terhadap total pendapatan kariernya.

Baca Juga:

Secara keseluruhan, Bad Bunny kini telah menggelar sekitar 260 pertunjukan yang dilaporkan Billboard dengan total pendapatan mencapai 1,08 miliar dolar AS atau sekitar Rp18,8 triliun dan penjualan tiket mencapai 6,4 juta lembar.

Pencapaian ini terasa semakin spesial karena dalam sejarah 40 tahun Billboard Boxscore, hanya kurang dari 25 artis yang mampu menembus angka pendapatan tur sebesar 1 miliar dolar AS. Bad Bunny bukan hanya menjadi artis Latin pertama yang melakukannya, tetapi juga menjadi artis pertama yang tampil menggunakan bahasa selain bahasa Inggris dan berhasil mencapai tonggak bersejarah tersebut.

Ini bukan pertama kalinya Bad Bunny menjadi pelopor bagi musik berbahasa Spanyol. Pada 2020, album EL ÚLTIMO TOUR DEL MUNDO menjadi album berbahasa Spanyol pertama yang berhasil menduduki puncak tangga lagu Billboard 200. Kemudian pada 2022, ia juga menjadi artis non-Inggris pertama yang menempati posisi nomor satu dalam daftar akhir tahun Billboard Top Artists serta Billboard Top Tours.

Sementara itu, konser-konser Bad Bunny di Eropa masih terus berlangsung. Hingga saat ini, baru 14 dari total 29 pertunjukan yang telah digelar. Konser di Madrid saja menghasilkan pendapatan sekitar 96,1 juta dolar AS atau setara Rp1,67 triliun. Sedangkan rangkaian konser di Barcelona dan Lisbon secara gabungan menghasilkan sekitar 129,6 juta dolar AS atau sekitar Rp2,25 triliun dengan penjualan mencapai 861 ribu tiket.

Dengan masih tersisa 15 pertunjukan hingga konser penutup di Brussels pada 22 Juli mendatang, total pendapatan akhir DeBÍ TiRAR MáS FOToS World Tour diprediksi akan melampaui 450 juta dolar AS atau sekitar Rp7,8 triliun. Jika prediksi tersebut terwujud, maka Bad Bunny akan semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu bintang tur terbesar dalam sejarah musik dunia.

Pencapaian ini terasa semakin spesial karena dalam sejarah 40 tahun Billboard Boxscore, hanya kurang dari 25 artis yang mampu menembus angka pendapatan tur sebesar 1 miliar dolar AS. Bad Bunny bukan hanya menjadi artis Latin pertama yang melakukannya, tetapi juga menjadi artis pertama yang tampil menggunakan bahasa selain bahasa Inggris dan berhasil mencapai tonggak bersejarah tersebut.

Ini bukan pertama kalinya Bad Bunny menjadi pelopor bagi musik berbahasa Spanyol. Pada 2020, album EL ÚLTIMO TOUR DEL MUNDO menjadi album berbahasa Spanyol pertama yang berhasil menduduki puncak tangga lagu Billboard 200. Kemudian pada 2022, ia juga menjadi artis non-Inggris pertama yang menempati posisi nomor satu dalam daftar akhir tahun Billboard Top Artists serta Billboard Top Tours.

Sementara itu, konser-konser Bad Bunny di Eropa masih terus berlangsung. Hingga saat ini, baru 14 dari total 29 pertunjukan yang telah digelar. Konser di Madrid saja menghasilkan pendapatan sekitar 96,1 juta dolar AS atau setara Rp1,67 triliun. Sedangkan rangkaian konser di Barcelona dan Lisbon secara gabungan menghasilkan sekitar 129,6 juta dolar AS atau sekitar Rp2,25 triliun dengan penjualan mencapai 861 ribu tiket.

Dengan masih tersisa 15 pertunjukan hingga konser penutup di Brussels pada 22 Juli mendatang, total pendapatan akhir DeBÍ TiRAR MáS FOToS World Tour diprediksi akan melampaui 450 juta dolar AS atau sekitar Rp7,8 triliun. Jika prediksi tersebut terwujud, maka Bad Bunny akan semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu bintang tur terbesar dalam sejarah musik dunia.