Home Highlight Diet Gaya Viking Erling Haaland di World Cup 2026 Jadi Sorotan, Bawa...

Diet Gaya Viking Erling Haaland di World Cup 2026 Jadi Sorotan, Bawa Dapur Sendiri dan Konsumsi 6.000 Kalori per Hari

95
0
ilustrasi Diet Gaya Viking Erling Haaland di World Cup 2026 - sumber foto istimewa
ilustrasi Diet Gaya Viking Erling Haaland di World Cup 2026 - sumber foto istimewa
Iklan Top Ad Urbanvibes Banner

Hi Urbie’s! Kalau kebanyakan atlet mencari restoran terbaik saat mengikuti turnamen internasional, Erling Haaland justru memilih cara yang jauh berbeda. Striker andalan Norwegia itu tetap setia menjalani pola makan yang disebut banyak orang sebagai diet gaya Viking, sebuah konsep yang mengutamakan makanan alami, minim proses, dan kaya nutrisi.

Pada ajang FIFA World Cup 2026, disiplin Haaland terhadap pola makannya bahkan menjadi perhatian dunia. Tim nasional Norwegia memilih membawa dapur sendiri lengkap dengan koki, bahan makanan, hingga perlengkapan memasak demi memastikan sang striker dan rekan-rekannya tetap mendapatkan asupan sesuai standar yang mereka inginkan.

Bagi Urbie’s yang penasaran bagaimana seorang pemain bisa menjaga performa kelas dunia selama turnamen terbesar sepak bola, jawabannya mungkin ada di piring makan Erling Haaland.

Diet 6.000 Kalori ala Viking

Berbeda dengan pola makan modern yang dipenuhi makanan olahan, Haaland menjalani diet sekitar 6.000 kalori per hari yang berfokus pada single-ingredient whole foods atau makanan utuh dengan bahan sederhana dan berasal dari sumber lokal berkualitas tinggi.

Menu hariannya didominasi oleh daging premium, produk susu mentah (raw dairy), serta organ dalam seperti hati dan jantung sapi yang dikenal kaya akan protein, zat besi, vitamin B12, dan berbagai mikronutrien penting.

Yang menarik, Haaland benar-benar menghindari makanan ultra-proses dan memilih makanan yang dianggap lebih dekat dengan pola konsumsi manusia pada zaman dahulu atau yang kini populer disebut sebagai ancestral diet.

Sarapan dengan “Ramuan Ajaib”

Rutinitas pagi Haaland juga tidak kalah unik.

Ia memulai hari dengan telur mata sapi di atas roti sourdough yang kaya serat dan fermentasi alami. Menu tersebut kemudian ditemani minuman favorit yang dijuluki “magic potion”, yaitu campuran kopi, susu mentah (raw milk), dan sirup maple.

Perpaduan tersebut dipercaya memberikan energi, lemak sehat, serta karbohidrat alami yang cukup untuk memulai aktivitas dan sesi latihan intensif.

Baca Juga:

Makan Siang Simpel, Makan Malam Penuh Protein

Saat makan siang, Haaland memilih menu yang sederhana namun padat nutrisi seperti nasi goreng telur, ikan sea bass, dan asparagus.

Namun saat malam tiba, porsinya berubah drastis.

Pemain berusia 25 tahun itu mengonsumsi potongan besar daging sapi grass-fed seperti ribeye, tomahawk, short ribs, hingga beef heart dan beef liver yang dipadukan dengan kentang dan salad segar.

Pola makan tinggi protein dan lemak sehat tersebut dipercaya membantu proses pemulihan otot setelah latihan maupun pertandingan dengan intensitas tinggi.

Lasagna dari Sang Ayah Jadi Ritual Sebelum Bertanding

Di balik menu yang terdengar sangat serius, Haaland ternyata masih memiliki satu tradisi keluarga yang selalu dipertahankan.

Sebelum pertandingan besar, ia memilih menyantap seporsi lasagna buatan ayahnya, Alfie Haaland, mantan pesepak bola profesional Norwegia.

Menu ini menjadi ritual yang sudah dilakukan sejak lama dan dipercaya memberikan rasa nyaman sekaligus energi tambahan sebelum turun ke lapangan.

Tidur dan Air Minum Sama Pentingnya

Bagi Haaland, nutrisi bukan hanya soal makanan.

Ia juga dikenal sangat disiplin menjaga kualitas tidur dengan menggunakan blue-light glasses untuk mengurangi paparan cahaya dari layar gadget pada malam hari serta metode mouth-taping yang diyakini sebagian orang membantu mendorong pernapasan melalui hidung saat tidur.

Selain itu, Haaland hanya mengonsumsi air yang telah melalui proses filtrasi khusus untuk memastikan kualitas hidrasi tetap optimal sepanjang hari.

World Cup 2026 Punya “Viking Kitchen”

Komitmen terhadap pola makan ini mencapai level yang lebih ekstrem saat World Cup 2026 berlangsung di Amerika Serikat.

Alih-alih bergantung pada pasokan makanan lokal, tim nasional Norwegia membangun sebuah “Viking Kitchen” yang membawa cita rasa sekaligus standar nutrisi dari kampung halaman mereka.

Tim tersebut menerbangkan koki pribadi, peralatan dapur baru, serta ribuan kilogram bahan makanan langsung dari Norwegia.

Persediaannya pun tidak main-main, meliputi 300 kilogram ikan segar seperti salmon, trout, dan whitefish, 116 kilogram Brunost atau keju cokelat khas Norwegia yang terkenal dengan rasa karamel manisnya, serta 6.000 buah jeruk segar sebagai sumber vitamin C alami selama turnamen berlangsung.

Inspirasi atau Sekadar Gaya Hidup Atlet?

Diet ala Viking yang dijalani Erling Haaland memang terdengar ekstrem bagi sebagian orang. Namun di balik semua itu terdapat prinsip sederhana, yaitu memilih makanan alami, memperbanyak protein berkualitas, mengurangi makanan olahan, serta menjaga pola tidur dan hidrasi secara konsisten.

Bagi Urbie’s, mungkin tidak perlu langsung mengonsumsi 6.000 kalori atau membawa dapur sendiri saat bepergian. Namun, memilih makanan yang lebih segar, tidur lebih teratur, dan mengurangi makanan ultra-proses bisa menjadi langkah kecil menuju gaya hidup yang lebih sehat.

Tak heran jika banyak orang menyebut pola makan Erling Haaland sebagai salah satu rahasia di balik performanya yang luar biasa di lapangan sekaligus simbol modern dari semangat seorang Viking yang kuat, disiplin, dan siap menghadapi tantangan terbesar di World Cup 2026.