Home News Piala Dunia FIFA 2026 Jadi Lebih Seru! Kedutaan Prancis Sulap Jalan Thamrin...

Piala Dunia FIFA 2026 Jadi Lebih Seru! Kedutaan Prancis Sulap Jalan Thamrin Jadi Galeri Sepak Bola Gratis

50
0
Kedutaan Besar Prancis Pameran Sepak Bola Prancis Jakarta, Jalan MH Thamrin Jakarta - sumber foto urbanvibes/adi
Kedutaan Besar Prancis Pameran Sepak Bola Prancis Jakarta, Jalan MH Thamrin Jakarta - sumber foto urbanvibes/adi
Iklan Top Ad Urbanvibes Banner

Hi Urbie’s! Demam Piala Dunia FIFA 2026 tak hanya terasa di stadion-stadion megah atau layar televisi di seluruh dunia. Di Jakarta, semangat turnamen sepak bola terbesar di dunia itu hadir dalam bentuk yang berbeda. Bukan lewat pertandingan atau nonton bareng, melainkan melalui sebuah pameran fotografi terbuka yang mengajak masyarakat menelusuri sejarah panjang salah satu tim nasional paling sukses di dunia, yaitu Prancis.

Dalam rangka merayakan Piala Dunia FIFA 2026, Kedutaan Besar Prancis dan Institut français d’Indonésie (IFI) menghadirkan pameran fotografi bertajuk “Les Bleus, Deux Étoiles et Une Légende” atau “Les Bleus, Dua Bintang dan Sebuah Legenda”. Pameran ini dipasang di sepanjang dinding luar Kedutaan Besar Prancis dan IFI di Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, menjadikannya salah satu galeri terbuka paling unik yang dapat dinikmati masyarakat secara gratis.

Jalan Thamrin Berubah Menjadi Galeri Budaya Terbuka

Pameran ini resmi dibuka pada Minggu, 21 Juni, bertepatan dengan pelaksanaan Car Free Day Jakarta dan perayaan La Fête de la Musique atau Hari Musik Sedunia yang rutin diselenggarakan oleh IFI.

Momentum tersebut membuat kawasan Jalan Thamrin yang biasanya dipenuhi kendaraan dan aktivitas perkotaan berubah menjadi ruang budaya yang hidup. Pejalan kaki, keluarga, wisatawan, hingga para penggemar sepak bola dapat berhenti sejenak untuk menikmati perjalanan sejarah sepak bola Prancis melalui deretan foto-foto bersejarah yang dipamerkan.

Bagi Prancis, inisiatif ini bukan sekadar perayaan olahraga. Pameran ini juga menjadi representasi dari keyakinan bahwa budaya harus hadir di ruang publik dan dapat diakses oleh semua orang.

Dengan memanfaatkan dinding Kedutaan Besar dan IFI sebagai media pameran, Prancis membawa seni, sejarah, dan olahraga langsung ke tengah kehidupan masyarakat perkotaan. Konsep ini memungkinkan siapa saja untuk menikmati pengalaman budaya tanpa harus memasuki museum atau galeri seni.

Menelusuri Hampir Satu Abad Sejarah Tim Nasional Prancis

Pameran “Les Bleus, Dua Bintang dan Sebuah Legenda” menampilkan koleksi foto pilihan dari arsip Federasi Sepak Bola Prancis atau Fédération Française de Football (FFF).

Melalui foto-foto tersebut, pengunjung diajak melakukan perjalanan waktu menyusuri hampir satu abad sejarah sepak bola Prancis, dimulai dari keikutsertaan mereka dalam Piala Dunia FIFA pertama di Uruguay pada tahun 1930 hingga berbagai final bersejarah yang membentuk identitas Les Bleus sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola dunia.

Salah satu momen menarik yang ditampilkan adalah perjalanan tim Prancis menggunakan kapal SS Conte Verde menuju Uruguay untuk mengikuti Piala Dunia pertama. Dokumentasi tersebut menjadi pengingat bagaimana sepak bola internasional berkembang jauh sebelum era pesawat terbang modern dan teknologi digital.

Tak hanya itu, pengunjung juga dapat mengenang sosok legendaris Just Fontaine, pemegang rekor gol terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia. Pada Piala Dunia 1958, Fontaine berhasil mencetak 13 gol dalam satu turnamen, sebuah rekor yang hingga kini masih belum mampu dipecahkan oleh pemain mana pun.

Dari Zidane Hingga Mbappé, Semua Ada di Sini

Bagi penggemar sepak bola modern, pameran ini juga menghadirkan berbagai momen yang tak terlupakan dari generasi emas Prancis.

Pengunjung dapat melihat kembali pertandingan semifinal dramatis melawan Jerman Barat pada Piala Dunia 1982 di Sevilla yang hingga kini dianggap sebagai salah satu laga paling emosional dalam sejarah turnamen. Ada pula kemenangan ikonik atas Brasil pada Piala Dunia 1986 yang memperkuat posisi Prancis sebagai kekuatan sepak bola dunia.

Momen yang paling banyak membangkitkan nostalgia tentu saja keberhasilan Prancis meraih gelar juara dunia pertamanya pada tahun 1998. Dipimpin oleh legenda sepak bola dunia, Zinédine Zidane, Les Bleus berhasil mengangkat trofi Piala Dunia di hadapan publik sendiri dan menciptakan salah satu kisah paling bersejarah dalam olahraga Prancis.

Baca Juga:

Perjalanan berlanjut menuju kemenangan di Moskow pada tahun 2018 saat Prancis meraih bintang kedua mereka. Sementara itu, final Piala Dunia 2022 di Qatar juga mendapat perhatian khusus karena menampilkan performa luar biasa Kylian Mbappé yang dianggap sebagai salah satu penampilan individu terbaik sepanjang sejarah final Piala Dunia.

Pameran ini juga memberikan penghormatan kepada Didier Deschamps, sosok yang memiliki hubungan erat dengan dua bintang di seragam Prancis. Ia menjadi kapten saat Prancis juara dunia pada 1998 dan kembali mengantar negaranya meraih trofi yang sama sebagai pelatih pada 2018.

Kedutaan Besar Prancis Pameran Sepak Bola Prancis Jakarta, Jalan MH Thamrin Jakarta - sumber foto urbanvibes/adi
Kedutaan Besar Prancis Pameran Sepak Bola Prancis Jakarta, Jalan MH Thamrin Jakarta – sumber foto urbanvibes/adi

Perkuat Hubungan Prancis dan Indonesia Melalui Sepak Bola

Lebih dari sekadar mengenang kejayaan sepak bola Prancis, pameran ini juga menjadi simbol hubungan yang semakin erat antara Prancis dan Indonesia melalui olahraga.

Awal tahun ini, Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) bersama Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) serta Kedutaan Besar Prancis dan IFI telah menyelenggarakan program Next Goal. Program tersebut berfokus pada pengembangan sepak bola wanita melalui coaching clinic, lokakarya teknis, dan pertukaran pengetahuan antara para profesional sepak bola dari kedua negara.

Inisiatif tersebut mencerminkan komitmen bersama untuk mendorong pemberdayaan perempuan, inklusi sosial, dan kesetaraan kesempatan melalui olahraga.

Melalui pameran “Les Bleus, Dua Bintang dan Sebuah Legenda”, semangat kolaborasi tersebut kembali diperkuat. Pameran ini menunjukkan bahwa sepak bola bukan hanya tentang pertandingan dan trofi, tetapi juga menjadi bahasa universal yang mampu menyatukan masyarakat lintas negara, budaya, dan generasi.

Bagi Urbie’s yang sedang melintas di kawasan Thamrin selama berlangsungnya Piala Dunia FIFA 2026, jangan lewatkan kesempatan untuk menikmati galeri sepak bola terbuka ini. Karena di tengah euforia turnamen terbesar dunia, Jakarta kini memiliki sudut istimewa yang mempertemukan olahraga, sejarah, seni, dan persahabatan internasional dalam satu ruang publik yang dapat dinikmati oleh semua orang.