Home Highlight Ryoiki Tenkai di Piala Dunia? FIFA Bikin Fans Anime Heboh dengan “Triple...

Ryoiki Tenkai di Piala Dunia? FIFA Bikin Fans Anime Heboh dengan “Triple Domain Expansion” Messi, Mbappé, dan Haaland

73
0
Triple Domain Expansion Lionel Messi, Kylian Mbappé, dan Erling Haaland - sumber foto X/ Coupe du Monde de la FIFA
Triple Domain Expansion Lionel Messi, Kylian Mbappé, dan Erling Haaland - sumber foto X/ Coupe du Monde de la FIFA
Iklan Top Ad Urbanvibes Banner

Hi Urbie’s! Kalau biasanya akun resmi FIFA membahas gol spektakuler, statistik pertandingan, atau momen emosional di lapangan, kali ini mereka justru membuat internet heboh dengan sesuatu yang tidak terduga: referensi anime! Belum lama ini, akun resmi FIFA World Cup France mendadak mengunggah ilustrasi bergaya anime yang langsung menarik perhatian penggemar sepak bola dan otaku di seluruh dunia.

Dalam unggahan tersebut, tiga mega bintang sepak bola dunia, yaitu Lionel Messi, Kylian Mbappé, dan Erling Haaland, ditampilkan layaknya karakter terkuat dalam anime populer Jujutsu Kaisen.

Yang membuat unggahan tersebut semakin viral adalah caption yang digunakan FIFA: “Triple Domain Expansion.”

Bagi penggemar anime, istilah itu tentu langsung mengingatkan pada teknik pamungkas para penyihir di Jujutsu Kaisen yang dikenal dengan nama Ryoiki Tenkai atau Domain Expansion.

Seketika, media sosial dipenuhi komentar dari penggemar yang tidak menyangka FIFA akan menggunakan referensi anime sepopuler itu.

Ketika Dunia Sepak Bola Bertemu Dunia Anime

Dalam beberapa tahun terakhir, batas antara budaya pop dan olahraga memang semakin tipis. Klub sepak bola, pemain profesional, hingga organisasi olahraga internasional mulai memanfaatkan budaya anime untuk menjangkau generasi muda yang menjadi mayoritas pengguna media sosial.

Namun apa yang dilakukan FIFA terasa berbeda.

Alih-alih sekadar membuat ilustrasi anime biasa, mereka menggunakan salah satu konsep paling ikonik dalam Jujutsu Kaisen untuk menggambarkan dominasi tiga pemain yang dianggap sebagai monster lapangan hijau saat ini.

Dalam cerita Jujutsu Kaisen, Domain Expansion merupakan teknik tingkat tinggi yang memungkinkan seorang karakter menciptakan wilayah kekuatan absolut miliknya sendiri. Ketika teknik itu diaktifkan, lawan hampir tidak memiliki kesempatan untuk melawan.

Konsep inilah yang tampaknya digunakan FIFA untuk menggambarkan Messi, Mbappé, dan Haaland.

Ketiganya dianggap memiliki kemampuan yang mampu mengubah jalannya pertandingan hanya dalam hitungan detik.

Triple Domain Expansion Lionel Messi, Kylian Mbappé, dan Erling Haaland - sumber foto X/
Coupe du Monde de la FIFA
Triple Domain Expansion Lionel Messi, Kylian Mbappé, dan Erling Haaland – sumber foto X/
Coupe du Monde de la FIFA

Lionel Messi, Sang Penyihir Sepak Bola

Meski usianya tak lagi muda dibanding dua nama lainnya, Lionel Messi tetap menjadi simbol keajaiban di dunia sepak bola.

Pemenang berbagai gelar individu dan trofi bergengsi itu masih mampu menunjukkan kualitas luar biasa di level internasional maupun klub.

Bagi banyak penggemar sepak bola, Messi bukan sekadar pemain hebat. Ia adalah representasi dari kreativitas, visi permainan, dan kemampuan yang sering kali terlihat mustahil dilakukan manusia biasa.

Jika dianalogikan ke dunia Jujutsu Kaisen, Messi mungkin adalah sosok penyihir veteran yang sudah menguasai semua teknik tingkat tinggi dan masih mampu membuat lawan terdiam hanya dengan satu gerakan.

Kylian Mbappé, Raja Kecepatan Modern

Di sisi lain ada Kylian Mbappé, bintang Prancis yang terus menjadi pusat perhatian dalam beberapa turnamen besar dunia.

Kecepatan eksplosif, kemampuan mencetak gol, serta mentalitas kompetitif membuat Mbappé dianggap sebagai salah satu wajah utama sepak bola generasi baru.

Banyak penggemar menyebut Mbappé sebagai pemain yang mampu mengubah ritme pertandingan sendirian.

Saat ia mendapatkan ruang sedikit saja, lini pertahanan lawan bisa langsung berada dalam kondisi bahaya.

Tak heran jika FIFA memasukkannya ke dalam “Triple Domain Expansion” karena dampaknya di lapangan sering kali terasa seperti kekuatan super yang sulit dijelaskan dengan logika biasa.

Baca Juga:

Erling Haaland, Mesin Gol dari Norwegia

Melengkapi trio tersebut adalah Erling Haaland, striker asal Norwegia yang dalam beberapa musim terakhir menjelma menjadi salah satu pencetak gol paling mematikan di dunia.

Dengan postur fisik yang luar biasa, insting predator di kotak penalti, serta kemampuan penyelesaian akhir yang tajam, Haaland kerap membuat bek lawan kewalahan.

Banyak penggemar bahkan menyebutnya sebagai “boss terakhir” yang harus dikalahkan dalam pertandingan sepak bola modern.

Jika Mbappé dikenal karena kecepatannya dan Messi karena kejeniusannya, maka Haaland hadir sebagai simbol kekuatan mentah yang mampu menghancurkan pertahanan lawan kapan saja.

Tribute untuk Dominasi di Piala Dunia 2026

Meski dikemas dengan humor dan referensi anime, unggahan FIFA ini sebenarnya membawa pesan yang lebih dalam.

“Triple Domain Expansion” bukan sekadar mengikuti tren internet atau mencoba tampil relevan di media sosial.

Unggahan tersebut dapat dilihat sebagai bentuk penghormatan terhadap dominasi dan pengaruh besar yang dimiliki ketiga pemain tersebut di panggung sepak bola dunia, khususnya dalam atmosfer Piala Dunia 2026.

Ketika sebuah organisasi sebesar FIFA menggunakan bahasa budaya pop untuk menggambarkan pemain-pemain terbaik dunia, itu menunjukkan betapa besar dampak yang mereka miliki terhadap olahraga ini.

Messi, Mbappé, dan Haaland bukan lagi sekadar atlet.

Mereka telah berkembang menjadi ikon global yang dikenal lintas generasi, lintas negara, bahkan lintas komunitas fandom.

FIFA Paham Cara Menjangkau Generasi Baru

Urbie’s, salah satu alasan unggahan ini menjadi viral adalah karena FIFA berhasil memahami cara berkomunikasi dengan audiens digital saat ini.

Generasi muda tumbuh dengan anime, meme, media sosial, dan budaya internet yang sangat dinamis. Menggabungkan sepak bola dengan referensi Jujutsu Kaisen membuat konten tersebut terasa segar sekaligus mudah dibagikan.

Hasilnya? Penggemar sepak bola membicarakan anime, sementara penggemar anime ikut membahas sepak bola.

Sebuah strategi sederhana, tetapi sangat efektif.

Dan jika melihat respons luar biasa dari netizen di seluruh dunia, tampaknya FIFA berhasil menciptakan salah satu unggahan paling menarik di era Piala Dunia modern.

Jadi, Urbie’s, kalau Messi, Mbappé, dan Haaland benar-benar memiliki Domain Expansion masing-masing, menurut kalian siapa yang punya wilayah terkuat di lapangan hijau?