
Akhir pekan di Taman Lapangan Banteng, Jakarta, tahun ini tak hanya dipenuhi aroma makanan, karya kreatif, dan musik. Di tengah ramainya Semasa Piknik 2026, ada satu sudut yang mengajak pengunjung menikmati pengalaman lebih dari sekadar berburu kuliner atau berbelanja produk lokal.
Rumah Indofood hadir sebagai ruang yang memadukan kreativitas, kebersamaan, hingga kepedulian terhadap lingkungan. Di tempat inilah menikmati Pop Mie, Indomilk, Chitato Lite, Sambal Indofood, hingga kreasi berbahan tepung Bogasari berpadu dengan aktivitas kreatif, dukungan bagi pelaku UMKM, sampai aksi nyata mengurangi sampah festival.
Tak heran jika area ini menjadi salah satu titik yang ramai disambangi keluarga muda, Gen Z, hingga komunitas kreatif yang selama ini menjadi wajah Semasa Piknik.
Ruang Piknik yang Menghidupkan Momen Kebersamaan
Menginjak tahun ke-10 penyelenggaraannya, Semasa Piknik dikenal sebagai creative market yang mempertemukan ratusan pelaku UMKM, kreator lokal, komunitas, dan masyarakat urban dalam satu ruang kolaborasi.
Indofood memanfaatkan momentum tersebut bukan sekadar untuk memperkenalkan produk, melainkan membangun pengalaman yang lebih dekat dengan pengunjung.
Area piknik yang nyaman, permainan interaktif, paket produk spesial, hingga merchandise eksklusif hasil kolaborasi Indofood x Semasa membuat pengunjung memiliki banyak alasan untuk singgah lebih lama.
Tak hanya itu, Indofood juga ikut mendukung Walking Tour Semasa Piknik yang mengajak peserta menyusuri sejarah Lapangan Banteng sambil menikmati berbagai produk dari Indofood.

Menurut Fierman Authar, Head of Consumer Engagement Marketing PT Indofood Sukses Makmur Tbk, Semasa Piknik menjadi ruang yang tepat untuk membangun hubungan lebih dekat dengan masyarakat.
“Semasa Piknik tidak sekadar menjadi ajang untuk memperkenalkan produk, tetapi juga kesempatan untuk membangun engagement yang lebih personal, seru, dan relevan. Kehadiran Indofood di Semasa Piknik 2026 menjadi wujud dukungan terhadap semangat kreativitas untuk keberlanjutan yang dekat dengan generasi muda dan keluarga muda masa kini.”
Ia menambahkan bahwa Rumah Indofood diharapkan menjadi ruang yang mampu menginspirasi kreativitas, mempererat koneksi antar komunitas, mendukung pelaku usaha lokal, sekaligus mengajak generasi muda menjadi bagian dari perubahan positif.
Festival yang Tak Hanya Ramai, tetapi Juga Lebih Bertanggung Jawab
Di balik kemeriahan festival berskala besar, persoalan sampah masih menjadi tantangan utama.
Karena itu, Indofood menggandeng Rekosistem untuk memastikan seluruh sampah yang dihasilkan selama tiga hari penyelenggaraan Semasa Piknik 2026 dikelola secara bertanggung jawab.
Sebanyak 13 titik tempat pengumpulan sampah disediakan di seluruh area acara. Seluruh sampah yang terkumpul kemudian dibawa ke Rekosistem Waste Hub untuk dipilah sebelum disalurkan kepada mitra daur ulang sesuai jenis materialnya.
Langkah ini menjadi bagian dari penerapan prinsip ekonomi sirkular yang semakin banyak diterapkan dalam berbagai penyelenggaraan festival.

Chief Operating Officer Rekosistem, Joshua Valentino, mengatakan kolaborasi ini diharapkan mampu memperlihatkan bahwa sebuah acara besar tetap bisa dijalankan dengan memperhatikan dampaknya terhadap lingkungan.
“Kami sangat antusias bisa kembali berkolaborasi bersama Indofood. Kerja sama ini menjadi salah satu upaya bersama untuk memastikan pelaksanaan sebuah acara memiliki dampak seminim mungkin terhadap lingkungan dengan menerapkan praktik pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.”
Menurut Joshua, berbagai inisiatif tersebut diharapkan dapat menginspirasi aksi kolektif masyarakat sekaligus semakin mempopulerkan budaya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.
Baca Juga:
- Geser Jepang, Wisatawan Cina Makin Kepincut Liburan ke Indonesia: Daerah Ini Alami Lonjakan Drastis!
- 3 Tempat Kuliner Gading Serpong Terbaru yang Unik & Wajib Dicoba
- Rumah Bersih Belum Tentu Pikiran Ringan, Psikolog Ungkap Beban Mental Pekerjaan Rumah Tangga
Dari Kemasan Bekas Menjadi Produk Bernilai
Bagi pengunjung yang ingin terlibat langsung, Rumah Indofood juga menghadirkan Recycling Creative Workshop.
Dalam kegiatan ini, kemasan bekas seperti botol Club maupun kemasan Indomie dan Chitato disulap menjadi berbagai produk upcycle yang memiliki nilai guna baru.
Pengunjung juga dapat berdiskusi langsung dengan delapan Rekomentor yang bertugas memberikan edukasi sederhana mengenai praktik reduce, reuse, dan recycle dalam kehidupan sehari-hari.
Berdasarkan pengalaman penyelenggaraan sebelumnya, selama tiga hari festival diperkirakan lebih dari 700 kilogram sampah akan dikelola dengan potensi edukasi kepada lebih dari 45.000 pengunjung.
Seluruh proses pengumpulan dan pengelolaan sampah juga dipantau melalui dashboard digital sehingga pelaporan dilakukan secara transparan.

Membuka Jalan Lebih Luas bagi UMKM Kuliner
Semangat kolaborasi Rumah Indofood juga diwujudkan melalui dukungan terhadap pelaku usaha kuliner.
Bogasari menghadirkan tiga UMKM binaannya, yakni Loafjkt, Mie Bebek by Cha Kitchen, dan Pukis Kota Baru, untuk memperkenalkan produk mereka kepada puluhan ribu pengunjung Semasa Piknik.
Tak hanya memberikan ruang promosi, Bogasari selama ini juga secara konsisten menjalankan berbagai program pelatihan, pendampingan usaha, hingga pengembangan produk agar UMKM mampu mengikuti dinamika pasar.
Di sisi lain, Sambal Indofood turut menghadirkan Bakso Ajo sebagai mitra food service yang memperkaya pilihan kuliner selama festival.
Bagi Indofood, kolaborasi bersama UMKM bukan sekadar aktivitas selama acara berlangsung, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang dalam membangun ekosistem kuliner kreatif Indonesia.
Head of Corporate Public Relations PT Indofood Sukses Makmur Tbk, Andrew Hallatu, menegaskan bahwa keberlanjutan hanya dapat tercipta melalui kolaborasi berbagai pihak.
“Keberlanjutan adalah perjalanan yang dibangun bersama. Melalui kolaborasi ini, kami berharap semakin banyak masyarakat terinspirasi untuk memulai langkah sederhana dalam mengelola sampah secara bertanggung jawab demi lingkungan yang lebih baik.”
Andrew menambahkan, dukungan terhadap UMKM di Semasa Piknik 2026 merupakan bagian dari upaya Indofood memperkuat ekosistem kuliner kreatif Indonesia sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal.
“Dukungan kami terhadap UMKM dalam ajang Semasa Piknik 2026 merupakan bentuk upaya membangun ekosistem kuliner kreatif Indonesia yang lebih kuat dan berkelanjutan, sekaligus menjadi bagian dari komitmen jangka panjang Indofood untuk terus membuka ruang kolaborasi dan memperluas akses pasar bagi pertumbuhan UMKM kuliner Tanah Air.”
Selama 26–28 Juni 2026, Rumah Indofood menjadi salah satu contoh bagaimana sebuah festival tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga ruang belajar, kolaborasi, dan inspirasi.
Di tengah riuhnya tenant kreatif dan kuliner, pengunjung pulang bukan hanya membawa belanjaan atau foto-foto menarik, tetapi juga pengalaman bahwa langkah kecil—mulai dari mendukung UMKM hingga memilah sampah—dapat menjadi bagian dari perubahan yang lebih besar.
















































