Home Highlight Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Dimulai! Argentina Dijagokan, Jepang Berpeluang Kejutkan...

Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Dimulai! Argentina Dijagokan, Jepang Berpeluang Kejutkan Brasil

52
0
ilustrasi babak 32 besar Piala Dunia 2026 - sumber foto istimewa
ilustrasi babak 32 besar Piala Dunia 2026 - sumber foto istimewa
Iklan Top Ad Urbanvibes Banner

Hi Urbie’s! Setelah drama panjang di fase grup yang menghadirkan banyak kejutan, Piala Dunia FIFA 2026 akhirnya memasuki babak gugur. Mulai Minggu, sebanyak 32 tim terbaik akan bertarung dalam format knockout, di mana satu kekalahan berarti mimpi mengangkat trofi harus berakhir.

Babak eliminasi ini diprediksi bakal menyajikan duel-duel sengit. Tim-tim unggulan seperti Argentina, Brasil, hingga Mesir menjadi sorotan, sementara beberapa negara kejutan berusaha melanjutkan kisah dongeng mereka di turnamen terbesar dunia tersebut.

Selain menjadi panggung adu strategi para pelatih, fase knockout juga menjadi momen ketika para bintang dunia dituntut tampil maksimal demi membawa negaranya melaju ke babak berikutnya.

Argentina Difavoritkan Singkirkan Cape Verde

Salah satu pertandingan yang paling dinantikan adalah pertemuan Argentina melawan Cape Verde.

Tim berjuluk La Albiceleste datang dengan modal impresif setelah tampil solid sepanjang fase grup. Hingga saat ini, Argentina hanya kebobolan sangat sedikit peluang berbahaya dan menunjukkan pertahanan yang menjadi salah satu yang terbaik di turnamen.

Sorotan tentu kembali mengarah kepada Lionel Messi, yang masih menjadi motor permainan Argentina meski usianya tak lagi muda. Pengalaman, visi bermain, dan kemampuan menciptakan peluang membuat Messi tetap menjadi pemain yang sulit dihentikan.

Di sisi lain, perjalanan Cape Verde menuju babak 32 besar menjadi salah satu cerita paling mengejutkan di Piala Dunia 2026. Negara kepulauan kecil di Afrika tersebut berhasil lolos berkat pertahanan disiplin dan penampilan gemilang sang kiper, Vozinha.

Meski demikian, banyak pengamat menilai kekuatan ofensif Cape Verde masih belum cukup tajam untuk mengimbangi kualitas Argentina. Dua gol yang mereka ciptakan selama fase grup juga dinilai lebih dipengaruhi oleh kesalahan lawan dibanding dominasi permainan.

Prediksi skor 1-0 atau 2-0 untuk kemenangan Argentina pun mulai banyak bermunculan menjelang laga tersebut.

Trézéguet Jadi Harapan Baru Mesir

Selain Argentina, perhatian juga tertuju kepada Timnas Mesir yang akan menghadapi Australia.

Nama yang sedang naik daun adalah Trézéguet. Setelah tidak dimainkan pada pertandingan pembuka melawan Belgia, winger berusia 31 tahun itu tampil luar biasa saat masuk sebagai pemain pengganti menghadapi Selandia Baru.

Ia mencetak gol melalui sundulan indah sebelum kembali tampil agresif ketika Mesir bermain imbang 1-1 melawan Iran. Dalam pertandingan tersebut, Trézéguet melepaskan lima tembakan, dua di antaranya tepat sasaran.

Performa apik tersebut menjadi angin segar bagi Mesir, terutama setelah muncul kekhawatiran mengenai kondisi kebugaran Mohamed Salah yang dikabarkan mengalami cedera hamstring.

Jika Salah benar-benar belum fit seratus persen, Trézéguet diprediksi akan menjadi tumpuan utama lini serang The Pharaohs dalam upaya menembus babak 16 besar.

Baca Juga:

Jepang Diyakini Bisa Merepotkan Brasil

Pertandingan lain yang tak kalah menarik adalah duel Brasil kontra Jepang.

Brasil memang tetap menjadi salah satu favorit juara. Di bawah arahan pelatih Carlo Ancelotti, Selecao berhasil bangkit setelah hasil imbang pada laga pembuka dengan meraih dua kemenangan meyakinkan 3-0 atas Skotlandia dan Haiti.

Namun lawan kali ini jelas berbeda.

Jepang datang sebagai salah satu wakil Asia dengan performa paling konsisten sepanjang turnamen. Banyak pengamat bahkan menyebut skuad Samurai Biru saat ini sebagai generasi terbaik yang pernah mereka miliki di ajang Piala Dunia.

Kepercayaan diri Jepang juga meningkat setelah sukses mengalahkan Brasil 3-2 dalam laga persahabatan pada Oktober tahun lalu. Walaupun saat itu Brasil tidak diperkuat dua bek tengah utamanya, kemenangan tersebut memberikan keyakinan bahwa mereka mampu bersaing dengan raksasa sepak bola dunia.

Dengan organisasi permainan yang rapi, disiplin bertahan, serta transisi cepat, Jepang diperkirakan mampu memberikan perlawanan sengit dan setidaknya memaksa Brasil bekerja keras selama 90 menit.

Babak Knockout Selalu Penuh Kejutan

Urbie’s, sejarah Piala Dunia telah berkali-kali membuktikan bahwa babak gugur selalu menghadirkan kejutan.

Tim unggulan bisa saja tersingkir hanya karena satu kesalahan kecil, sementara negara yang tidak diunggulkan mampu menciptakan sejarah baru. Tekanan mental yang tinggi membuat setiap peluang menjadi sangat berharga.

Tak heran jika banyak pelatih memilih pendekatan yang lebih hati-hati dibanding saat fase grup. Pertahanan solid, efektivitas serangan balik, hingga ketenangan dalam adu penalti bisa menjadi penentu nasib sebuah negara.

Selain itu, performa para pemain bintang seperti Lionel Messi, Mohamed Salah, hingga para talenta muda yang sedang bersinar juga akan menjadi faktor penting dalam menentukan siapa yang berhasil melangkah lebih jauh.

Dengan 16 pertandingan yang masih akan dimainkan pada fase ini, para pecinta sepak bola di seluruh dunia dipastikan akan disuguhkan pertandingan penuh drama, gol spektakuler, dan mungkin saja lahirnya kejutan-kejutan baru yang akan dikenang dalam sejarah Piala Dunia.

Kini pertanyaannya tinggal satu, Urbie’s: apakah para favorit mampu mempertahankan statusnya, atau justru akan ada tim kuda hitam yang kembali mencuri perhatian dunia?