Home Entertainment Tom Holland Ungkap Rahasia di Balik Spider-Man: Brand New Day, New York...

Tom Holland Ungkap Rahasia di Balik Spider-Man: Brand New Day, New York Jadi Karakter Penting

40
0
Tom Holland Ungkap Rahasia di Balik Spider-Man: Brand New Day, New York Jadi Karakter Penting
Cuplikan Spider-Man: Brand New Day, foto: Marvel
Iklan Top Ad Urbanvibes Banner

Halo, urbie’s! Film Spider-Man: Brand New Day semakin membuat para penggemar penasaran menjelang penayangannya pada 31 Juli 2026. Dalam konferensi pers global yang digelar di New York pada 17 Juli, pemeran utama Tom Holland bersama sutradara Destin Daniel Cretton membagikan sejumlah cerita menarik mengenai proses produksi film terbaru sang manusia laba-laba. Salah satu hal yang paling mencuri perhatian adalah bagaimana kota New York diperlakukan layaknya salah satu karakter utama dalam film.

Tom Holland menjelaskan bahwa hubungan Spider-Man dengan New York memang tidak bisa dipisahkan. Menurutnya, pesona kota tersebut bukan hanya berasal dari gedung-gedung pencakar langit atau jalanannya yang ikonik, melainkan juga dari kehidupan masyarakat yang menjadi bagian dari identitas kota itu sendiri.

“New York sama pentingnya sebagai ‘karakter’ dalam film ini seperti kita yang duduk di sini hari ini.” – Tom Holland

Pernyataan tersebut sekaligus menggambarkan bagaimana tim produksi benar-benar berusaha menghadirkan nuansa New York secara autentik meskipun sebagian besar proses syuting dilakukan di Inggris.

Untuk mewujudkan hal tersebut, desainer produksi Charlie Wood membangun replika jalanan New York sepanjang empat blok di Pinewood Studios, London. Set raksasa tersebut dibuat dengan tingkat detail yang sangat tinggi sehingga para pemain merasa benar-benar sedang berada di kota New York.

Tom Holland mengaku bahwa ketika memasuki lokasi syuting, dirinya bahkan sempat lupa bahwa ia sedang berada di Inggris. Detail yang begitu realistis memberikan keleluasaan bagi sutradara untuk mengambil berbagai sudut gambar tanpa kehilangan nuansa khas New York.

Dedikasi terhadap keaslian juga terlihat dari langkah yang dilakukan sutradara Destin Daniel Cretton. Sebelum proses syuting dimulai, ia mengajak seluruh kepala departemen produksi, mulai dari tim artistik hingga sinematografi, untuk berjalan menyusuri berbagai sudut New York.

Mereka mengamati kehidupan kota secara langsung, memotret berbagai sudut jalan, hingga memperhatikan detail kecil yang sering kali luput dari perhatian. Salah satu momen yang paling diingat Cretton adalah ketika Charlie Wood tiba-tiba menghilang dari rombongan.

Setelah dicari, ternyata sang desainer produksi sedang berdiri di seberang jalan sambil menyentuh dinding bata sebuah bangunan. Ia benar-benar mempelajari tekstur batu bata tersebut demi menghasilkan replika yang semirip mungkin di lokasi syuting.

Menurut Cretton, perhatian terhadap detail seperti itulah yang membuat dunia Spider-Man dalam film terbaru ini terasa lebih hidup dan realistis.

Baca Juga:

Tak hanya itu, Tom Holland juga membagikan cerita unik mengenai keterlibatan adiknya, Paddy Holland, yang ikut bekerja di departemen seni selama proses produksi. Tugas Paddy bukanlah sesuatu yang biasa.

Ia sengaja mengunyah permen karet, kemudian menempelkannya di berbagai sudut jalan pada set syuting agar terlihat seperti jalanan kota yang telah lama digunakan. Bahkan, ia juga mengikis garis putih di jalan menggunakan pisau untuk memberikan kesan aspal yang sudah usang.

Langkah-langkah sederhana tersebut mungkin terlihat sepele, namun justru menjadi bagian penting dalam menciptakan atmosfer yang terasa alami di layar lebar.

Selain melakukan observasi langsung ke New York, Destin Daniel Cretton juga mempelajari berbagai film yang mengambil latar kota tersebut. Salah satu referensi utamanya adalah film independen Lucky Lu, yang diputar di Festival Film Cannes 2025. Film tersebut dianggap berhasil menampilkan sisi New York yang keras, realistis, dan penuh kehidupan melalui teknik pengambilan gambar bergaya gerilya.

Sementara itu, produser Amy Pascal mengungkapkan salah satu adegan favoritnya dalam film ini. Baginya, momen ketika Peter Parker duduk sendirian di apartemen kecilnya sambil memperhatikan kostum Spider-Man yang sedang berputar di mesin cuci menjadi adegan yang paling menggambarkan sosok Peter Parker.

Meski telah diakui sebagai pahlawan oleh warga New York, Peter tetap digambarkan sebagai seorang pemuda yang harus menghadapi rasa sepi, tekanan, dan konflik batin dalam kehidupannya. Adegan sederhana tersebut diyakini menjadi simbol utama dari tema besar yang ingin disampaikan dalam Spider-Man: Brand New Day.

Konferensi pers ini juga dihadiri oleh sejumlah nama besar seperti Zendaya, Sadie Sink, Jacob Batalon, Jon Bernthal, Kevin Feige, dan Amy Pascal. Kehadiran mereka semakin meningkatkan antusiasme penggemar yang sudah tidak sabar menyaksikan petualangan terbaru Spider-Man di layar lebar.

Dengan perhatian luar biasa terhadap detail visual, pembangunan set berskala besar, hingga eksplorasi mendalam terhadap atmosfer New York, Spider-Man: Brand New Day berupaya menghadirkan pengalaman sinematik yang lebih autentik sekaligus emosional. Film ini bukan hanya menawarkan aksi superhero, tetapi juga menggambarkan perjalanan Peter Parker yang tetap berusaha menemukan jati dirinya di tengah hiruk-pikuk kota yang telah menjadi rumah sekaligus bagian dari identitasnya.