Home Lifestyle Zodiak yang Cenderung Jadi Avoidant: Kok Bisa Cinta Tapi Takut Terlalu Dekat?

Zodiak yang Cenderung Jadi Avoidant: Kok Bisa Cinta Tapi Takut Terlalu Dekat?

818
0
Ilustrasi Zodiak yang Cenderung Jadi Avoidant: Kok Bisa Cinta Tapi Takut Terlalu Dekat? - Foto: Freepik
Ilustrasi Zodiak yang Cenderung Jadi Avoidant: Kok Bisa Cinta Tapi Takut Terlalu Dekat? - Foto: Freepik

Hi Urbie’s! Pernah dekat sama seseorang tapi rasanya kayak kejar-kejaran? Ketika kamu maju, dia mundur. Saat kamu mundur, dia mulai nyariin. Fenomena ini dikenal sebagai avoidant attachment atau gaya keterikatan menghindar dan ternyata, beberapa zodiak punya kecenderungan alami jadi si ‘runner’ dalam hubungan.

Gaya keterikatan avoidant bukan berarti seseorang gak bisa mencintai, tapi mereka punya ketakutan untuk terlalu dekat karena takut kehilangan identitas atau kemandiriannya. Nah, dari perspektif astrologi, karakteristik ini ternyata bisa dilacak dari sifat dasar zodiaknya.

Aquarius: Si Bebas yang Takut Dikekang

Aquarius dikenal sebagai zodiak paling independen dan logis. Mereka punya jiwa sosial yang kuat, tapi ketika bicara soal hubungan intim, mereka bisa tiba-tiba shut down. Aquarius cenderung menghindari kedekatan emosional yang terlalu intens. Bagi mereka, cinta itu penting, tapi kebebasan pribadi tetap nomor satu.

Baca Juga:

Mereka bisa sayang banget, tapi begitu kamu mulai menuntut waktu atau perhatian lebih, mereka akan mundur. Sikap ini sering bikin pasangannya bingung: “Dia sayang nggak sih sebenarnya?”

Capricorn: Terlalu Fokus Mengejar Tujuan

Capricorn dikenal ambisius dan disiplin. Mereka bukan tipe yang gampang bucin. Ketika hubungan mulai menuntut kerentanan emosional, Capricorn bisa memilih untuk menarik diri karena mereka nggak mau terlihat ‘lemah’.

Mereka lebih nyaman menunjukkan cinta lewat tindakan, bukan kata-kata atau pelukan panjang. Tapi jika pasangannya terus mendorong untuk “membuka hati”, Capricorn justru bisa menutup diri makin rapat. Ini jelas tanda avoidant attachment.

Gemini: Banyak Bicara, Tapi Menjaga Jarak Emosi

Gemini dikenal komunikatif, seru, dan supel. Tapi di balik semua itu, mereka punya kecenderungan untuk menghindari percakapan emosional yang terlalu dalam. Mereka bisa aja intens di awal, lalu tiba-tiba menjauh tanpa penjelasan.

Bukan karena nggak tertarik, tapi lebih kepada mereka takut kehilangan kebebasan berpikir dan berekspresi. Saat dituntut untuk serius, Gemini justru bisa panik dan kabur—tanda klasik dari avoidant.

Apa yang Bisa Kamu Lakukan?

Kalau kamu sedang dekat dengan seseorang yang memiliki gaya avoidant dan zodiaknya termasuk yang disebut di atas, penting buat gak buru-buru menuntut komitmen atau kedekatan emosional yang intens. Bangun kepercayaan perlahan, dan jangan ambil sikap mereka secara personal. Mereka butuh ruang untuk merasa aman dalam hubungan.

Sebaliknya, kalau kamu sendiri merasa punya kecenderungan avoidant, sadarilah bahwa membuka diri bukan berarti kehilangan kontrol. Justru itu bisa jadi pintu untuk hubungan yang lebih sehat dan jujur.

Kenapa Ini Relevan Buat Gen Z?

Menurut riset psikologi modern, gaya keterikatan terbentuk dari pengalaman masa kecil dan diperkuat oleh lingkungan sosial. Di era digital seperti sekarang, banyak Gen Z yang tumbuh dalam sistem sosial yang cepat, dinamis, dan kadang bikin orang susah percaya. Kombinasi antara karakter zodiak dan gaya hidup kekinian inilah yang bikin avoidant relationship makin banyak terjadi di kalangan muda.

Fenomena avoidant attachment bukan sekadar masalah komitmen, tapi cerminan dari ketakutan untuk terluka. Dengan memahami karakter zodiak, kita bisa punya insight lebih dalam tentang kenapa seseorang bersikap begitu dalam hubungan.

Jadi, kalau kamu ngerasa hubungan kamu kayak tarik-ulur gak jelas, coba cek dulu zodiaknya. Bisa jadi kamu sedang jatuh cinta sama si avoidant yang (diam-diam) butuh rasa aman sebelum berani membuka hati.