Home Entertainment Men in Black Kembali: Sony Resmi Garap Film Baru dengan Chris Bremner...

Men in Black Kembali: Sony Resmi Garap Film Baru dengan Chris Bremner sebagai Penulis

222
0
Men in Black Kembali: Sony Resmi Garap Film Baru dengan Chris Bremner sebagai Penulis
Foto: Columbia Picture

Halo, Urbies! Para pecinta film sains-fiksi—khususnya penggemar agen berjas hitam yang selalu siap menghapus ingatan dengan neuralyzer—punya kabar segar yang layak dirayakan. Sony Pictures tengah mengembangkan film terbaru untuk waralaba Men in Black, salah satu properti paling ikonik dari akhir 90-an hingga awal 2000-an. Informasi ini dikonfirmasi oleh The Hollywood Reporter, yang menyebutkan bahwa Chris Bremner telah resmi ditunjuk sebagai penulis naskah untuk proyek tersebut.

Kehadiran Bremner bukan tanpa alasan. Namanya kini tengah naik daun setelah menyumbangkan kesuksesan besar melalui Bad Boys for Life (2020) dan Bad Boys: Ride or Die (2024), dua film yang kembali mengangkat popularitas duo Will Smith dan Martin Lawrence. Kredibilitasnya dalam menghadirkan aksi berenergi tinggi, humor segar, serta karakter yang kuat membuatnya dipandang sebagai pilihan ideal untuk menyuntikkan napas baru ke semesta Men in Black.

Meski penulis naskah sudah dikonfirmasi, Sony belum mengumumkan siapa sutradara atau aktor yang akan mengisi film ini. Masih menjadi pertanyaan besar apakah film mendatang akan menghadirkan wajah-wajah lama seperti Will Smith dan Tommy Lee Jones, atau melanjutkan konsep baru dengan jajaran pemain yang sepenuhnya berbeda. Yang jelas, Sony berharap proyek ini dapat menjadi titik balik yang membawa Men in Black kembali ke puncak popularitas setelah percobaan Men in Black: International (2019)—yang dibintangi Chris Hemsworth dan Tessa Thompson—gagal memberikan performa box office yang memuaskan.

Waralaba Men in Black sendiri pertama kali hadir pada 1997 sebagai adaptasi dari serial komik karya Lowell Cunningham. Disutradarai Barry Sonnenfeld, film tersebut memperkenalkan duo Agent J (Will Smith) dan Agent K (Tommy Lee Jones), dua agen rahasia pemerintah yang bertugas mengawasi aktivitas alien dan mempertahankan perdamaian intergalaktik di Bumi. Dengan kombinasi humor cerdas, aksi seru, dan konsep dunia yang unik, film ini langsung meledak di pasaran, meraih lebih dari 580 juta dolar secara global. Kesuksesan itu kemudian melahirkan dua sekuel: Men in Black II (2002) dan Men in Black 3 (2012), keduanya tetap mempertahankan chemistry klasik antara Smith dan Jones.

Baca Juga:

Salah satu kekuatan besar waralaba ini adalah kemampuannya menyatukan elemen buddy cop comedy, fiksi ilmiah, dan teori konspirasi dalam kemasan yang ringan. Bahkan ulasan THR untuk film perdana menggambarkannya sebagai “kombinasi menghibur antara paranoia konspirasi alien yang dibungkus tawa dan sensasi ala French Connection bertemu Ghostbusters”. Kesan itu pula yang membuat banyak penggemar masih memandang film pertama sebagai standar emas franchise tersebut.

Kini, dengan Chris Bremner di belakang layar, Sony tampaknya ingin merebut kembali kejayaan tersebut. Ditambah lagi dengan fakta bahwa Bremner sudah beberapa kali bekerja bersama Will Smith, muncul spekulasi mengenai kemungkinan sang bintang kembali mengenakan setelan hitam legendaris itu—meski belum ada konfirmasi resmi.

Sementara kita menunggu pembaruan lanjutan mengenai sutradara, pemain, dan jalan cerita, satu hal yang jelas: Men in Black siap kembali hadir, dan dunia siap menyambut agen-agen galaktik favorit kita dengan antusias. Apakah akan menjadi lanjutan langsung? Reboot? Atau spin-off baru? Kita tunggu kabar resmi berikutnya.

Urbies. Stay tuned, keep your shades on!