Home Highlight Bogor Uji Coba Trem Listrik, Langkah Baru Menuju Kota Hijau dan Bebas...

Bogor Uji Coba Trem Listrik, Langkah Baru Menuju Kota Hijau dan Bebas Macet

273
0
Trem Listrik PT INKA di Bogor - sumber foto PT INKA
Trem Listrik PT INKA di Bogor - sumber foto PT INKA

Hi Urbie’s! Kabar segar datang dari Kota Hujan. Bogor bersiap naik level dalam urusan transportasi publik dengan menghadirkan trem listrik sebagai moda angkutan baru yang modern dan ramah lingkungan. Pemerintah Kota Bogor bekerja sama dengan PT Industri Kereta Api (INKA) akan segera melakukan uji coba trem di kawasan pusat kota, tepatnya di sekitar Stasiun Bogor hingga Alun-alun Bogor.

Meski masih dalam tahap awal, langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Bogor serius bertransformasi menjadi kota dengan sistem transportasi publik yang lebih tertata, nyaman, dan berkelanjutan. Bagi warga Bogor maupun para komuter dari Jakarta, kehadiran trem ini membuka harapan baru untuk mobilitas yang lebih efisien tanpa harus bergantung pada kendaraan pribadi.

Uji Coba Awal, Visi Jangka Panjang

Pada tahap uji coba, lintasan trem listrik ini memiliki panjang sekitar 450 meter. Jalur pendek ini dipilih sebagai fase pengenalan teknologi sekaligus evaluasi teknis sebelum pengembangan lebih luas. Ke depan, Pemerintah Kota Bogor menargetkan jalur trem dapat diperpanjang hingga 7–8 kilometer, menjangkau lebih banyak titik strategis di pusat kota.

Rencana jangka panjangnya, trem ini akan melintas di kawasan Sistem Satu Arah (SSA) hingga Kebun Raya Bogor, area yang selama ini dikenal padat kendaraan, terutama pada akhir pekan dan musim liburan. Jika terealisasi, trem berpotensi menjadi tulang punggung transportasi publik Bogor sekaligus solusi nyata untuk mengurai kemacetan.

Bangga Trem Listrik Produk Lokal, Lebih dari 60 Persen Komponen Dalam Negeri

Salah satu hal paling membanggakan dari proyek ini adalah tingkat kandungan lokalnya. Lebih dari 60 persen komponen trem merupakan buatan dalam negeri, hasil karya anak bangsa melalui PT INKA. Ini menjadikan proyek trem Bogor bukan hanya soal modernisasi transportasi, tetapi juga penguatan industri nasional.

Di tengah tren global menuju transportasi hijau, penggunaan teknologi lokal menjadi bukti bahwa Indonesia mampu bersaing dan berinovasi di sektor perkeretaapian. Trem ini diharapkan menjadi etalase kemampuan industri nasional sekaligus inspirasi bagi kota-kota lain di Indonesia.

Solusi Transportasi Nyaman dan Ramah Lingkungan

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan bahwa trem listrik ini diharapkan menjadi alternatif transportasi yang nyaman, terjangkau, dan ramah lingkungan. Dengan menggunakan tenaga listrik, trem tidak menghasilkan emisi gas buang, sehingga mendukung upaya pengurangan polusi udara di kawasan perkotaan.

Selain itu, kehadiran trem juga diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku masyarakat agar lebih terbiasa menggunakan transportasi publik. Selama ini, dominasi kendaraan pribadi menjadi salah satu penyebab utama kemacetan dan penurunan kualitas lingkungan di kota-kota besar, termasuk Bogor.

Baca Juga:

Trem Listrik Masih Uji Coba, Teknologi Terus Dipoles

Meski mendapat sambutan positif, proyek trem ini masih berada dalam tahap uji coba dan pengembangan teknologi. Berbagai aspek akan dievaluasi, mulai dari keamanan, kenyamanan penumpang, integrasi dengan moda transportasi lain, hingga kesiapan infrastruktur pendukung.

Pemerintah Kota Bogor menegaskan bahwa uji coba ini menjadi fase penting untuk memastikan trem benar-benar siap digunakan secara luas. Pendekatan bertahap ini dinilai lebih realistis agar pengembangan ke depan berjalan matang dan berkelanjutan.

Wajah Baru Wisata dan Mobilitas Bogor

Bagi Urbie’s yang gemar jalan-jalan ke Bogor, kehadiran trem listrik tentu menghadirkan pengalaman baru. Bayangkan bepergian dari stasiun ke pusat kota tanpa terjebak macet, menikmati suasana kota dengan lebih tenang, dan tetap berkontribusi pada lingkungan yang lebih bersih.

Lebih dari sekadar moda transportasi, trem ini berpotensi menjadi ikon baru Kota Bogor—simbol kota yang bergerak menuju masa depan tanpa meninggalkan identitasnya. Jika uji coba berjalan sukses, Bogor bisa menjadi salah satu pelopor kota menengah di Indonesia yang mengadopsi sistem transportasi publik modern berbasis listrik.

Langkah awal ini mungkin masih pendek, hanya ratusan meter lintasan. Namun visi yang dibawa jauh lebih panjang. Bogor sedang menata masa depan mobilitasnya, dan trem listrik bisa menjadi awal dari perubahan besar.