Hi Urbie’s! Di dunia internet yang bergerak super cepat, satu keputusan kecil dari figur besar bisa langsung berubah menjadi peristiwa budaya pop. Kali ini datang dari MrBeast, YouTuber terbesar di dunia dengan jutaan penonton setia, yang akhirnya resmi mulai menonton One Piece—anime legendaris dengan ribuan episode yang selama ini membuat banyak orang ragu untuk memulai.
Keputusan itu terdengar sederhana, tapi dampaknya viral. Dalam hitungan jam, lini masa media sosial dipenuhi reaksi, meme, dan satu kesimpulan kolektif: jika MrBeast saja akhirnya menyerah pada pesona One Piece, maka tak ada lagi alasan untuk menunda.
Dari Ragu Jadi Berlayar
Semuanya bermula dari sebuah cuitan jujur di Twitter (X).
MrBeast, dengan gaya santainya, menulis:
“Should I watch One Piece? I’m scared it’s so many episodes.”
Kekhawatiran itu sangat relatable, Urbie’s. One Piece dikenal sebagai salah satu anime terpanjang dalam sejarah, dengan jumlah episode yang sudah menembus angka seribu. Bagi banyak orang, niat menonton sering kandas bahkan sebelum episode pertama diputar.
Namun, internet punya caranya sendiri untuk mendorong seseorang melompat ke petualangan besar. IShowSpeed, streamer dan kreator kontroversial yang juga dikenal luas di kalangan Gen Z, langsung membalas dengan kalimat singkat namun penuh janji:
“Your life will change, Jimmy.”
Balasan itu seolah menjadi dorongan terakhir. Tak lama kemudian, MrBeast menjawab dengan kalimat yang langsung membuat komunitas anime meledak:
“Okay, starting now.”
Kurang dari 24 Jam, Luffy Mengambil Alih
Yang terjadi selanjutnya adalah bukti kekuatan fandom One Piece. Dalam waktu kurang dari 24 jam setelah mulai menonton, MrBeast mengganti foto profil media sosialnya menjadi Monkey D. Luffy, sang kapten Topi Jerami.
Perubahan foto profil ini mungkin terlihat sepele, tetapi bagi komunitas anime, itu adalah simbol: MrBeast resmi masuk dunia One Piece. Reaksi pun mengalir deras. Penggemar lama menyambutnya seperti kru baru di kapal Going Merry, sementara penonton awam mulai penasaran—apa yang membuat seorang kreator dengan jadwal super padat langsung “jatuh” begitu cepat?
Baca Juga:
- Aktor Keturunan Indonesia Gilli Jones Masuk Radar Disney Lewat Audisi Tangled
- Ternyata Ini 5 Alasan Mall Selalu Obral Diskon Gede-Gedean Pas Akhir Tahun!
- Inilah 5 Tips Aman dan Nyaman Naik Kapal Feri Buat Pemula Saat Musim Hujan
One Piece dan Efek Domino Budaya Pop
Urbie’s, keputusan MrBeast ini tidak bisa dilepaskan dari konteks yang lebih besar. One Piece bukan sekadar anime atau manga. Ia adalah fenomena global yang telah bertahan lebih dari dua dekade, membangun cerita tentang mimpi, persahabatan, kebebasan, dan perlawanan terhadap ketidakadilan.
Ketika figur sebesar MrBeast—yang dikenal dengan konten tantangan ekstrem, filantropi, dan proyek-proyek viral—mulai menonton One Piece, dampaknya bukan hanya personal. Ini menciptakan efek domino budaya pop. Jutaan penggemarnya, yang mungkin belum pernah menyentuh anime, kini ikut melirik serial ini.
Bagi industri anime, ini adalah validasi besar. One Piece kembali membuktikan bahwa cerita kuat akan selalu menemukan penontonnya, bahkan di era algoritma dan video pendek berdurasi 30 detik.
Ketakutan yang Sama, Pengalaman yang Berbeda
Menariknya, alasan MrBeast menunda menonton One Piece adalah alasan yang sama dengan jutaan orang lain: terlalu panjang. Namun, justru di situlah kekuatannya. Panjangnya perjalanan membuat penonton benar-benar terikat secara emosional.
Banyak penggemar One Piece sering mengatakan satu hal: “Begitu mulai, kamu berharap episodenya lebih banyak.” Dan sepertinya, MrBeast mulai memahami itu—bahkan sebelum sehari berlalu.
Kolaborasi Tak Terduga: YouTube, Streaming, dan Anime
Momen ini juga memperlihatkan bagaimana budaya internet lintas platform saling berkelindan. Sebuah percakapan singkat antara MrBeast dan IShowSpeed berubah menjadi berita global. Twitter memicu percakapan, anime menjadi topik, dan jutaan pasang mata ikut terlibat.
Ini bukan lagi soal siapa menonton apa, tapi tentang bagaimana rekomendasi budaya bekerja di era kreator. Satu kalimat “your life will change” ternyata cukup untuk menggerakkan salah satu kreator paling berpengaruh di dunia.
Awal Petualangan Baru
Urbie’s, apakah MrBeast akan menamatkan One Piece? Itu masih menjadi misteri. Tapi satu hal sudah pasti: keputusannya memulai telah membuka percakapan baru tentang anime, fandom, dan kekuatan cerita panjang di tengah dunia serba instan.
Jika Luffy bisa mengumpulkan kru dari berbagai latar belakang, mungkin One Piece juga sedang melakukan hal yang sama—kali ini, dengan MrBeast sebagai kru terbaru, dan jutaan penonton bersiap ikut berlayar.
Dan seperti kata banyak penggemar: petualangan sesungguhnya baru saja dimulai.






















































