Home Entertainment Baru Sehari Tayang, Film Adaptasi Jepang-Korea Even If This Love Disappears from...

Baru Sehari Tayang, Film Adaptasi Jepang-Korea Even If This Love Disappears from the World Tonight Langsung Puncaki Netflix Korea

101
0
Baru Sehari Tayang, Film Adaptasi Jepang-Korea Even If This Love Disappears from the World Tonight Langsung Puncaki Netflix Korea

Hi Urbie’s, gelombang popularitas film Korea kembali menunjukkan kekuatannya di ranah streaming. Film terbaru berjudul Even If This Love Disappears from the World Tonight sukses mencuri perhatian publik setelah langsung menempati posisi teratas Top 10 Film Terbaik Hari Ini di Netflix Korea, hanya satu hari setelah resmi dirilis pada 4 Februari. Capaian ini terasa semakin impresif karena film tersebut berhasil menyingkirkan sejumlah judul besar, termasuk karya dari sutradara ternama Park Chan Wook, yang dikenal memiliki basis penonton setia.

Keberhasilan ini seolah menegaskan bahwa kekuatan cerita emosional masih menjadi magnet utama bagi penonton Korea. Dalam waktu singkat, Even If This Love Disappears from the World Tonight menjelma menjadi perbincangan hangat, terutama di kalangan generasi muda yang mendominasi konsumsi konten Netflix saat ini.

Disutradarai oleh Kim Hye Young, film berdurasi 106 menit ini dibintangi oleh Choo Young Woo dan Shin Si Ah. Keduanya menghadirkan performa yang penuh perasaan, memperkuat nuansa melodrama yang menjadi inti cerita. Sebelum merajai platform streaming, film ini terlebih dahulu tayang di bioskop Korea pada 24 Desember. Sambutan penonton terbilang solid, dengan lebih dari 63.000 penonton tercatat di hari pertama penayangan. Hingga akhir masa tayang di layar lebar, total penonton film ini melampaui angka 860.000, sebuah capaian yang cukup signifikan untuk genre melodrama remaja.

Baca Juga:

Film ini merupakan adaptasi Korea dari karya Jepang yang diangkat dari novel terlaris Ichijo Misaki. Versi aslinya dikenal luas karena kisahnya yang menyayat emosi, mengangkat tema kehilangan, ingatan, dan perjuangan untuk memulai kembali setiap hari. Dalam adaptasi Koreanya, pendekatan emosional tersebut tidak sekadar diterjemahkan ulang, melainkan diperdalam dengan sentuhan khas melodrama Korea yang lebih intens dan membumi.

Kim Hye Young menyebut film ini sebagai “melodrama remaja bergaya Korea yang paling otentik”. Ia menyusun ulang alur cerita dengan penyesuaian ritme emosi agar lebih dekat dengan realitas dan sensitivitas penonton lokal. Fokusnya bukan hanya pada kisah cinta itu sendiri, tetapi juga pada rasa kehilangan yang sunyi, kesedihan yang perlahan mengendap, serta keberanian untuk tetap melangkah meski harus mengulang segalanya dari awal.

Keberhasilan Even If This Love Disappears from the World Tonight di Netflix Korea juga mempertegas tren adaptasi lintas negara antara Jepang dan Korea Selatan. Dalam beberapa tahun terakhir, kolaborasi semacam ini semakin sering dilakukan dan terbukti mampu menjangkau audiens yang lebih luas. Cerita dengan beban emosional kuat dan karakter yang rentan terasa lebih relevan, terutama ketika dikemas dalam visual sinematik yang intim dan akting yang jujur.

Dominasi film ini di platform streaming menunjukkan bahwa kisah sederhana dengan emosi yang tulus masih memiliki tempat istimewa di hati penonton. Netflix Korea pun kembali menjadi panggung penting bagi film-film lokal untuk menemukan kehidupan kedua setelah tayang di bioskop. Dengan pencapaian ini, Even If This Love Disappears from the World Tonight tidak hanya memperpanjang napas popularitasnya, tetapi juga menegaskan bahwa melodrama remaja masih menjadi genre yang sangat resonan di era digital.

Bagi Urbie’s yang menyukai film dengan cerita menyentuh dan reflektif, film ini jelas menjadi salah satu tontonan yang layak masuk daftar wajib tonton.