
Hi Urbie’s! Ada kabar besar yang membuat komunitas manga dunia mendadak ramai dan penuh nostalgia. Setelah tujuh tahun hiatus dari karya serial baru, Hideaki Sorachi, sosok jenius di balik manga legendaris Gintama, akhirnya resmi kembali dengan judul terbaru bernama Class 2-B Hero Destroyers.
Pengumuman ini disampaikan pada 20 April 2026 melalui akun resmi Shonen Jump dan platform MANGA Plus. Yang membuat fans makin heboh, Sorachi tidak hanya mengumumkan proyek barunya, tetapi langsung merilis chapter perdana di hari yang sama.
Bagi banyak pembaca manga, ini bukan sekadar perilisan serial baru. Ini adalah kembalinya salah satu penulis paling unik yang pernah dimiliki industri manga Jepang.
Comeback yang Sudah Lama Dinanti
Nama Hideaki Sorachi tentu tidak asing bagi para pembaca manga generasi lama maupun baru. Lewat Gintama, Sorachi dikenal sebagai author yang mampu mencampur komedi absurd, parodi budaya pop, aksi epik, hingga drama emosional dalam satu karya yang terasa mustahil ditiru orang lain.
Karena itu, ketika Sorachi memilih hiatus cukup lama setelah menuntaskan Gintama, banyak penggemar selalu bertanya satu hal: kapan ia kembali?
Kini, pertanyaan itu akhirnya terjawab.
Setelah tujuh tahun tanpa serial baru, Sorachi muncul membawa manga segar yang tetap terasa “Sorachi banget”, yaitu liar, aneh, lucu, dan penuh kejutan.
Judul Baru yang Langsung Menarik Perhatian
Manga terbaru ini berjudul Class 2-B Hero Destroyers, nama yang sejak awal sudah terdengar nyeleneh dan mengundang rasa penasaran.
Judul tersebut langsung memicu teori di kalangan fans. Banyak yang menduga Sorachi kembali membawa gaya satir khasnya terhadap trope manga shonen klasik, dunia pahlawan super, dan setting sekolah yang selama ini sering dipakai dalam serial populer.
Kalau melihat rekam jejak Sorachi, kemungkinan besar dugaan itu tidak jauh dari kenyataan.
Cerita Raja Iblis yang Tersesat di Dunia Manusia
Secara garis besar, manga ini mengusung genre Comedy dan Fantasy, dua elemen yang memang menjadi spesialisasi Sorachi sejak lama.
Alur ceritanya berfokus pada seorang raja iblis yang diusir dari dunia asalnya lalu terdampar ke dunia manusia. Dalam kondisi kehilangan kekuasaan, ia berusaha membangun kembali kekuatan sambil menghadapi berbagai masalah yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.
Namun tentu saja, ini bukan manga fantasi biasa.
Latar cerita justru mengambil tempat di sekolah, di mana sang raja iblis harus berhadapan dengan kehidupan pelajar, kekacauan sosial, dan seorang siswa pindahan baru yang merupakan mantan berandal dengan kemampuan bertarung luar biasa.
Bayangkan kombinasi antara dunia iblis, sekolah Jepang, anak nakal overpower, dan humor tanpa rem. Ya, itu terdengar seperti resep khas Sorachi.
Baca Juga:
- Indonesia Tiga Besar Agoda Awards 2025, Bali Destinasi Favorit Wisatawan
- Harapan Baru Dunia Medis, Peneliti UNAIR Temukan Senyawa Antikanker dari Tanaman “Apa-apa”
- Bocah 9 Tahun Datangi Polisi untuk Mengaku Salah, Kisah Ini Jadi Pelajaran Soal Tanggung Jawab
Humor Sorachi yang Selalu Dirindukan
Urbie’s, alasan banyak orang mencintai karya Hideaki Sorachi bukan hanya karena ceritanya, tetapi karena kemampuannya membuat pembaca tertawa keras lalu menangis di chapter berikutnya.
Ia punya gaya komedi yang sulit ditebak. Kadang konyol, kadang cerdas, kadang absurd total, tetapi selalu berhasil terasa manusiawi.
Tak heran, kabar comeback ini disambut sangat emosional oleh para pembaca lama. Banyak yang mengaku sudah lama menunggu manga baru dari Sorachi karena karya-karyanya punya tempat khusus dalam hidup mereka.
Editor Shonen Jump Ikut Terharu
Antusiasme ternyata tidak hanya datang dari fans, tetapi juga dari internal Shonen Jump sendiri.
Seorang editor menyampaikan komentar yang sangat personal mengenai Sorachi:
“Sorachi alasan saya mulai membaca manga shonen dan seinen, atau Jump, atau apa pun yang sejenisnya. Dia juga membantuku melewati beberapa masa tergelap dalam hidupku dengan humornya.”
Pernyataan itu berlanjut dengan kalimat yang semakin menyentuh:
“Aku tertawa terbahak-bahak sampai menangis saat mengedit ini. Kuharap semua orang tertawa sebanyak yang kulakukan saat kalian berkesempatan membaca ini.”
Komentar tersebut menunjukkan satu hal penting: Sorachi bukan hanya author sukses, tetapi kreator yang benar-benar memengaruhi generasi pembaca dan insan industri manga.
Kenapa Comeback Ini Penting?
Di tengah persaingan manga modern yang dipenuhi tema aksi gelap, power system kompleks, dan drama intens, hadirnya Sorachi membawa warna berbeda.
Ia datang dengan kekuatan yang jarang dimiliki author lain: kemampuan membuat kekacauan terasa genius.
Ketika banyak manga berusaha terlihat keren, Sorachi justru berani terlihat bodoh, dan dari situlah kecerdasannya muncul.
Kembalinya sosok seperti ini penting karena industri manga selalu butuh karya yang berani berbeda.
Potensi Jadi Hit Baru?
Masih terlalu cepat menilai apakah Class 2-B Hero Destroyers akan menjadi fenomena sebesar Gintama. Namun satu hal jelas, perhatian publik sudah sangat besar sejak chapter pertama.
Nama Sorachi saja sudah cukup menjadi magnet. Ditambah premis aneh, setting sekolah, tokoh overpower, dan komedi khasnya, manga ini punya peluang kuat menjadi serial yang ramai dibicarakan dalam waktu dekat.
Jika chapter-chapter berikutnya konsisten, bukan tidak mungkin manga ini akan menjadi salah satu comeback terbaik dekade ini.
Urbie’s, ketika banyak author kehabisan ide, kemunculan manga baru dari Hideaki Sorachi terasa seperti jawaban bagi para pembaca yang rindu hiburan cerdas dan gila sekaligus.
Setelah tujuh tahun menunggu, akhirnya Sorachi kembali membawa tawa baru ke dunia manga.
Dan jika chapter pertama saja sudah bikin heboh, bayangkan kekacauan menyenangkan apa yang akan datang berikutnya.





