Hi Urbie’s! Panggung musik Asia kembali mencuri perhatian menjelang Grammy Awards 2027, kali ini lewat kategori baru yang langsung membuka percakapan di kalangan penggemar musik internasional. Nama SB19, BINI, YOASOBI, Kenshi Yonezu, hingga BABYMETAL ramai diperbincangkan setelah sebuah unggahan di X menyebut deretan artis yang telah mengajukan karya untuk kategori Best Asian Pop Music Performance.
Buat penggemar P-pop, K-pop, dan J-pop, kabar ini jelas menarik untuk diikuti karena persaingan musik Asia kini mendapatkan ruang pengakuan tersendiri di salah satu ajang penghargaan musik paling dikenal di dunia. Namun, ada satu hal penting yang perlu dicatat: daftar yang beredar tersebut merupakan informasi mengenai submission, bukan daftar nominasi resmi Grammy 2027.
SB19 dan BINI Bawa Nama P-pop ke Percakapan Grammy
Salah satu nama yang langsung menarik perhatian adalah SB19, grup asal Filipina yang dikenal sebagai salah satu representasi penting perkembangan P-pop di kancah internasional. Dalam unggahan yang beredar, SB19 tercatat mengajukan lagu “VISA” untuk dipertimbangkan dalam kategori Best Asian Pop Music Performance.
Nama BINI juga tercantum dalam daftar tersebut, meskipun unggahan yang beredar tidak menyebutkan judul lagu yang diajukan grup beranggotakan delapan orang itu. Kehadiran kedua nama ini menjadi sorotan bagi penggemar P-pop yang mengikuti perkembangan musik Filipina di luar pasar domestik.
Bagi Urbie’s yang belum terlalu familiar, P-pop merupakan istilah untuk musik pop Filipina yang berkembang dengan identitas dan karakter produksinya sendiri. Popularitas grup seperti SB19 dan BINI juga memperlihatkan bagaimana musik pop dari Asia Tenggara semakin aktif membangun audiens lintas negara.
Meski begitu, masuknya nama artis dalam daftar submission tidak otomatis berarti mereka telah menjadi nominasi Grammy. Proses resmi masih melibatkan pemeriksaan kelayakan dan pemungutan suara sebelum Recording Academy mengumumkan daftar nominasi.

YOASOBI, Kenshi Yonezu, dan Deretan Musisi Jepang Ikut Disorot
Dari Jepang, daftar yang beredar menampilkan sejumlah nama besar dengan warna musik yang beragam. YOASOBI tercantum tanpa judul lagu spesifik, sementara Kenshi Yonezu dikaitkan dengan “IRIS OUT” dan duo f5ve dengan lagu “I Choose You”.
Nama lain yang muncul adalah PSYCHIC FEVER melalui “If You're Mine”, BE lewat “Bruce Wayne” bersama Flo Milli dan ATL Jacob, serta AKB48 yang juga disebut dalam unggahan tersebut. Ada pula Yuki Chiba dan Lil Moshpit dengan “Annyeonghaseyo, Kamsahamnida”, serta Yoshiki bersama Josh Groban melalui versi live “Forever Love”.
Kehadiran nama-nama tersebut memperlihatkan luasnya spektrum musik yang dikaitkan dengan kategori Asian Pop, mulai dari pop arus utama hingga musik dengan sentuhan rock dan kolaborasi lintas genre. Bagi penggemar J-pop, daftar ini menjadi salah satu perkembangan yang layak dipantau sambil menunggu informasi resmi dari Recording Academy.
Baca juga:
- CEO Recording Academy Respons Keputusan BTS Absen dari Grammy 2027, Ini Penjelasannya
- BTS Pertanyakan Label “Asian Pop” di Grammy, Forbes Soroti Perlakuan Berbeda Artis Eropa
BABYMETAL juga disebut melalui “Sunset Kiss”, sebuah kolaborasi dengan Polyphia. Sementara itu, Miist bersama Narada Michael Walden tercantum lewat “It's Too Late To Love You (Chinese & English Edition)”, dan Eric HZ melalui “Child”.
Perlu diingat, seluruh nama dan judul tersebut merupakan informasi sebagaimana tercantum dalam unggahan yang beredar, bukan konfirmasi bahwa setiap karya telah lolos pemeriksaan kelayakan Grammy.
Best Asian Pop Music Performance, Kategori Baru yang Bikin Penasaran
Perhatian terhadap daftar ini semakin besar karena Best Asian Pop Music Performance merupakan kategori baru dalam Grammy Awards 2027. Menurut penjelasan resmi Recording Academy, kategori ini dirancang untuk mengakui pencapaian artistik dalam pertunjukan musik pop Asia, termasuk K-pop, J-pop, dan C-pop.
Ada pula ketentuan penting terkait bahasa yang digunakan dalam rekaman. Karya yang diajukan harus menggunakan satu atau lebih bahasa Asia secara bermakna, sedangkan lagu yang sepenuhnya berbahasa Inggris tidak memenuhi syarat untuk kategori ini dan dapat dipertimbangkan dalam kategori lain yang sesuai.
Ketentuan tersebut membuat kategori ini bukan sekadar persoalan asal negara artis, melainkan juga karakter musik dan bahasa dalam rekaman yang diajukan. Artinya, proses penilaian kelayakan menjadi bagian penting sebelum sebuah karya dapat masuk ke tahap pemungutan suara.
Kapan Nominasi Grammy 2027 Diumumkan?
Menurut jadwal resmi Recording Academy, periode pengajuan karya untuk Grammy 2027 berlangsung pada 7 Juli hingga 21 Agustus 2026. Setelah proses pengajuan ditutup, karya akan melalui pemeriksaan kelayakan dan tahapan pemungutan suara sebelum nominasi diumumkan pada 16 November 2026.
Grammy Awards ke-69 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 7 Februari 2027 di Los Angeles. Dengan jadwal tersebut, penggemar masih perlu menunggu pengumuman resmi untuk mengetahui siapa saja artis yang benar-benar berhasil masuk daftar nominasi.
Untuk saat ini, daftar yang beredar di X dapat menjadi petunjuk awal mengenai nama-nama yang sedang dibicarakan, tetapi belum bisa dijadikan patokan final persaingan. Informasi resmi dari Recording Academy tetap menjadi acuan utama untuk memastikan status setiap karya.
Urbie’s, kalau daftar ini membuat kamu mulai membayangkan persaingan musik Asia di panggung Grammy, nama siapa yang paling ingin kamu lihat masuk nominasi? Apakah SB19 dan BINI yang membawa perhatian ke P-pop, YOASOBI dan Kenshi Yonezu dari Jepang, atau justru artis lain yang punya peluang mencuri perhatian lewat warna musiknya sendiri?



