Hi Urbie's! Kalau biasanya Tom Cruise menantang maut dengan bergelantungan di pesawat, melompat dari tebing, atau melakukan aksi berbahaya tanpa pemeran pengganti, kali ini bintang Mission: Impossible tersebut punya ambisi yang jauh lebih ekstrem. Cruise berencana membawa produksi film Hollywood keluar dari Bumi dan melakukan pengambilan gambar langsung di luar angkasa.
Proyek ambisius yang pertama kali diumumkan pada 2020 itu melibatkan sutradara Doug Liman, Universal Pictures, serta rencana kerja sama dengan NASA dan SpaceX. Namun, setelah bertahun-tahun menjadi perbincangan, film yang kabarnya membutuhkan anggaran sekitar US$200 juta atau setara Rp3 triliunan tersebut ternyata masih belum memiliki jadwal produksi resmi.
Tom Cruise Ingin Membawa Hollywood ke Luar Angkasa
Urbie's, bagi Tom Cruise, melakukan adegan berbahaya sepertinya sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan kariernya di Hollywood. Setelah berkali-kali melakukan aksi ekstrem dalam franchise Mission: Impossible, Cruise ingin membawa tantangan berikutnya ke lingkungan yang benar-benar berbeda, yakni luar angkasa.
Rencana film tersebut pertama kali mencuat pada 2020 ketika Cruise dikabarkan bekerja sama dengan Doug Liman untuk mengembangkan sebuah proyek petualangan yang melibatkan pengambilan gambar di orbit Bumi. Universal Pictures kemudian dikaitkan dengan proyek tersebut, sementara NASA dan SpaceX direncanakan berperan dalam mewujudkan proses produksi yang belum pernah dilakukan Hollywood dalam skala serupa.
Berbeda dari film fiksi ilmiah yang mengandalkan teknologi CGI atau studio dengan simulasi gravitasi nol, proyek ini dirancang untuk menghadirkan pengambilan gambar di luar angkasa yang sesungguhnya. Jika berhasil direalisasikan, Cruise berpotensi mencatatkan pencapaian baru dalam sejarah produksi film Hollywood.
NASA dan SpaceX Masuk dalam Rencana Produksi
Salah satu aspek paling menarik dari proyek ini adalah rencana keterlibatan NASA dan SpaceX yang memiliki pengalaman dalam penerbangan antariksa berawak. Pada 2020, NASA bahkan secara terbuka menyambut gagasan pembuatan film bersama Tom Cruise di Stasiun Luar Angkasa Internasional atau ISS.

Kehadiran SpaceX dalam rencana tersebut membuka kemungkinan penggunaan teknologi penerbangan antariksa untuk membawa kru produksi keluar dari atmosfer Bumi. Namun, pengambilan gambar di orbit tentu menghadirkan tantangan berbeda dibandingkan produksi film konvensional, mulai dari keselamatan kru hingga keterbatasan peralatan.
Selain itu, perjalanan menuju luar angkasa membutuhkan persiapan teknis, pelatihan khusus, serta koordinasi dengan berbagai pihak yang terlibat dalam misi penerbangan. Kompleksitas tersebut menjadikan proyek Cruise bukan sekadar produksi film beranggaran besar, melainkan juga sebuah eksperimen dalam industri perfilman.
Baca juga:
- Tom Cruise Kembali Jadi Cole Trickle, Days of Thunder Siapkan Sekuel dengan Anne Hathaway
- Nicole Kidman Curhat Alasan Menikah Dengan Tom Cruise
Doug Liman Ungkap Film Tom Cruise Belum Mulai Syuting
Meski pertama kali diumumkan enam tahun lalu, proyek yang belum memiliki judul resmi tersebut masih menghadapi ketidakpastian mengenai kapan proses produksinya akan dimulai. Pada September 2025, Doug Liman mengungkapkan bahwa belum ada rencana konkret untuk memulai pengambilan gambar, meskipun dirinya tetap antusias mewujudkan film tersebut.
Pernyataan tersebut sekaligus memperjelas bahwa berbagai kabar mengenai rencana Cruise melakukan syuting di luar angkasa belum berarti proyeknya sudah memasuki tahap produksi. Hingga informasi terakhir yang tersedia, belum ada jadwal resmi peluncuran misi maupun tanggal perilisan film yang diumumkan.
Benarkah Tom Cruise Bisa Jadi Aktor Pertama yang Syuting di Luar Angkasa?
Jika proyek tersebut akhirnya terwujud, Tom Cruise berpotensi menjadi salah satu aktor Hollywood pertama yang melakukan pengambilan gambar film naratif langsung di luar angkasa. Namun, klaim sebagai aktor pertama di dunia perlu diperhatikan karena sineas Rusia telah lebih dahulu melakukan produksi film di orbit Bumi.
Pada 2021, aktris Rusia Yulia Peresild dan sutradara Klim Shipenko melakukan perjalanan menuju ISS untuk mengambil gambar film The Challenge. Film tersebut kemudian dirilis pada 2023 dan dikenal sebagai film panjang pertama yang merekam sebagian adegannya di luar angkasa.
Artinya, pencapaian Cruise nantinya bukan menjadi manusia pertama yang membuat film di luar angkasa, melainkan berpotensi menghadirkan produksi Hollywood dengan skala dan pendekatan berbeda. Tantangan tersebut tetap menjadi sesuatu yang menarik, terutama mengingat reputasi Cruise dalam melakukan adegan berbahaya secara langsung.
Ambisi Besar Tom Cruise yang Masih Menunggu Waktu
Bagi penggemar film aksi dan eksplorasi antariksa, proyek ini menawarkan kemungkinan baru mengenai bagaimana film Hollywood dapat diproduksi di masa depan. Jika berhasil direalisasikan, pengambilan gambar di orbit Bumi dapat menghadirkan visual dan pengalaman sinematik yang sulit ditiru sepenuhnya menggunakan studio konvensional.
Namun, Urbie's masih harus bersabar karena antusiasme Cruise dan Liman belum disertai kepastian mengenai kapan proyek tersebut benar-benar akan dimulai. Untuk saat ini, film luar angkasa Tom Cruise masih berada dalam tahap pengembangan, dengan berbagai rencana ambisius yang menunggu untuk diwujudkan.
Setelah menaklukkan berbagai adegan ekstrem di Bumi, mampukah Tom Cruise membawa aksi berikutnya hingga ke orbit? Kita tunggu apakah proyek ini akhirnya benar-benar lepas landas atau justru terus tertahan di landasan peluncuran Hollywood.






