Hi Urbie's! Siapa sangka, salah satu bintang terbesar Hollywood bisa dibuat terpukau oleh teror para Titan dari dunia anime? Tom Cruise dikabarkan mengunjungi pameran perayaan 15 tahun MAPPA di Jepang dan menunjukkan reaksi positif setelah melihat instalasi Rumbling dari Attack on Titan: The Final Season.

Pada 9 Oktober 2026, aktor yang dikenal lewat waralaba Mission: Impossible itu mengunjungi MAPPA EXPO 15th Anniversary bersama sutradara Alejandro G. Iñárritu. Keduanya menjelajahi berbagai instalasi yang menampilkan sejumlah anime populer, termasuk Jujutsu Kaisen, Chainsaw Man, dan Attack on Titan.

Namun, ada satu instalasi yang mencuri perhatian dalam kunjungan tersebut: Rumbling, peristiwa mengerikan ketika Eren Yeager mengerahkan para Titan Tembok untuk meluluhlantakkan wilayah di luar Pulau Paradis. Saat dimintai pendapat setelah melihat instalasi tersebut, Cruise memberikan jawaban singkat yang langsung menarik perhatian: “I love it!”

Buat Urbie’s!, dua kata itu mungkin terdengar sederhana. Namun, ketika sebuah adegan ikonis anime divisualisasikan menjadi instalasi pameran yang bisa dilihat langsung, pengalaman tersebut menawarkan cara berbeda untuk menikmati dunia yang selama ini hanya hadir melalui layar.

Tom Cruise dan Alejandro G. Iñárritu Menjelajahi Dunia Anime MAPPA

Kunjungan Tom Cruise ke MAPPA EXPO menjadi momen menarik karena mempertemukan dunia perfilman Hollywood dengan industri anime Jepang. Cruise dikenal lewat film aksi berskala besar, sementara Iñárritu merupakan sutradara yang memiliki reputasi melalui karya-karya sinematiknya.

Dalam kunjungan pada 9 Oktober 2026 tersebut, keduanya disebut melihat sejumlah instalasi yang menampilkan karya-karya dari MAPPA, studio animasi Jepang yang dikenal lewat produksi anime dengan visual intens dan adegan aksi yang memikat.

Urbanvibes article banner

Nama-nama seperti Jujutsu Kaisen dan Chainsaw Man ikut hadir dalam pameran tersebut. Keduanya memiliki karakter visual yang kuat, koreografi pertarungan dinamis, serta dunia cerita yang menawarkan pengalaman berbeda bagi penonton.

Namun, Attack on Titan punya daya tarik tersendiri. Serial ini tidak hanya mengandalkan pertarungan antara manusia dan Titan, tetapi juga membangun konflik moral, politik, kebebasan, dan konsekuensi dari keputusan yang diambil para karakternya.

Rumbling Eren Yeager, Adegan yang Mengubah Segalanya

Bagi penggemar Attack on Titan, Rumbling bukan sekadar adegan penuh kehancuran. Peristiwa tersebut menjadi salah satu titik paling menentukan dalam cerita, ketika Eren Yeager melepaskan kekuatan para Titan Tembok yang selama ini tersembunyi di balik dinding Pulau Paradis.

Dengan langkah masif dan kekuatan yang sulit dibendung, para Titan tersebut bergerak menghancurkan segala sesuatu di jalur mereka. Rumbling menjadi gambaran mengerikan tentang bagaimana keinginan untuk melindungi satu kelompok dapat berubah menjadi ancaman besar bagi kehidupan banyak orang.

Yang membuat adegan ini begitu membekas bukan hanya skala kehancurannya. Cerita juga memaksa penonton mempertanyakan batas antara perlindungan, balas dendam, kebebasan, dan kekerasan.

Eren yang pada awal cerita dikenal sebagai anak muda dengan tekad untuk melawan Titan mengalami perubahan besar sepanjang perjalanan kisahnya. Ketika Rumbling terjadi, penonton dihadapkan pada konsekuensi dari pilihan karakter yang sebelumnya mereka ikuti sejak awal serial.

Karena itulah, instalasi Rumbling memiliki potensi untuk menjadi salah satu daya tarik paling kuat dalam pameran tersebut. Adegan yang semula dinikmati melalui animasi kini dapat dihadirkan sebagai pengalaman visual dalam ruang nyata.

Baca juga:

Reaksi “I Love It!” Jadi Sorotan Penggemar

Setelah melihat instalasi Rumbling, Tom Cruise dilaporkan ditanya mengenai kesannya. Jawabannya singkat: “I love it!”

Reaksi tersebut menjadi bagian paling menarik dari kunjungan itu karena menunjukkan respons spontan terhadap instalasi yang menggambarkan salah satu momen paling ikonis dalam Attack on Titan. Meski tidak disertai penjelasan panjang, komentar itu cukup untuk memancing rasa penasaran penggemar mengenai apa yang menarik perhatiannya.

Tentu, ungkapan tersebut tidak otomatis berarti Cruise merupakan penggemar berat Attack on Titan atau telah mengikuti keseluruhan ceritanya. Tanpa pernyataan lebih lanjut, respons itu paling tepat dipahami sebagai ungkapan apresiasi terhadap instalasi yang dilihatnya.

Meski begitu, momen ini memperlihatkan bagaimana karya anime dapat menarik perhatian orang dari latar belakang industri hiburan yang berbeda. Batas antara budaya pop Jepang dan Hollywood semakin menarik untuk dibicarakan ketika keduanya bertemu dalam satu ruang pamer.

MAPPA EXPO dan Daya Tarik Anime sebagai Pengalaman Visual

Pameran ulang tahun ke-15 MAPPA menjadi kesempatan untuk melihat bagaimana karya animasi dapat dinikmati di luar format serial televisi atau layanan streaming. Instalasi fisik memungkinkan pengunjung melihat elemen visual sebuah cerita dari sudut pandang yang berbeda, sekaligus mengingat kembali adegan yang paling membekas.

Bagi anime seperti Attack on Titan, pendekatan ini terasa relevan karena kekuatan ceritanya sangat bergantung pada skala, atmosfer, dan dampak emosional. Rumbling, misalnya, bukan hanya tentang para Titan yang berjalan, tetapi juga tentang rasa takut yang dibangun melalui ukuran mereka dan kehancuran yang menyertai setiap langkah.

Kehadiran instalasi dari Jujutsu Kaisen dan Chainsaw Man juga memperlihatkan luasnya karya yang menjadi bagian dari identitas MAPPA. Studio ini telah menghasilkan berbagai judul yang memiliki karakter visual dan basis penggemar masing-masing.

Ketika Dunia Anime Berhasil Memikat Hollywood

Kunjungan Tom Cruise ke MAPPA EXPO memberikan momen pertemuan menarik antara dua ranah hiburan yang sama-sama memiliki pengaruh global. Responsnya terhadap instalasi Rumbling menjadi pengingat bahwa pengalaman visual yang kuat bisa menarik perhatian bahkan tanpa perlu penjelasan panjang.

Bagi penggemar Attack on Titan, melihat dunia Eren Yeager diwujudkan dalam instalasi nyata tentu menghadirkan daya tarik tersendiri. Apalagi, Rumbling bukan adegan biasa, melainkan simbol dari salah satu konflik paling kontroversial dan menentukan dalam cerita tersebut.

Nah, Urbie’s!, kalau kamu berkesempatan datang ke pameran seperti ini, instalasi anime mana yang paling ingin kamu lihat secara langsung: Rumbling dari Attack on Titan, pertarungan di Jujutsu Kaisen, atau dunia brutal Chainsaw Man?