Hi Urbie’s!Ada satu kolaborasi yang seharusnya menjadi salah satu kejutan terbesar Global Citizen Festival 2026, tetapi akhirnya hanya tersisa dalam foto latihan dan sebuah janji untuk kembali rock bareng. YOSHIKI mengungkap bahwa Axl Rose dari Guns N’ Roses sebenarnya dipersiapkan sebagai salah satu tamu spesial rahasianya di Central Park, bahkan keduanya sudah bertemu dan berlatih untuk membawakan “Red Swan” versi bahasa Inggris.
Lewat unggahan Instagram pada 5 Oktober 2026, YOSHIKI membagikan foto dirinya bersama Axl Rose sekaligus membuka cerita yang sebelumnya belum diketahui publik. Kolaborasi tersebut batal terjadi setelah Global Citizen Festival 2026 dibatalkan karena kondisi cuaca ekstrem di New York, keputusan yang menjadi pembatalan pertama dalam 14 tahun sejarah festival tersebut.
Axl Rose Seharusnya Jadi Tamu Rahasia YOSHIKI
Nama Axl Rose sebenarnya tidak tercantum dalam pengumuman lineup utama Global Citizen ketika YOSHIKI diumumkan sebagai salah satu pengisi acara. Festival yang dijadwalkan berlangsung pada 26 September 2026 di Great Lawn, Central Park, memang sudah memiliki sederet nama besar seperti Lauryn Hill, Wyclef Jean, Lenny Kravitz, John Legend, Lainey Wilson, Shaboozey, Victoria Monét, YEONJUN, hingga TOMORROW X TOGETHER.
Namun, YOSHIKI ternyata menyiapkan kartu rahasia yang jauh lebih liar dari sekadar penampilan solo. Axl Rose, vokalis Guns N’ Roses, direncanakan muncul sebagai salah satuspecial surprise guestdan keduanya bahkan sudah melakukan latihan bersama di New York sebelum panggung Central Park akhirnya tidak pernah terjadi.
“Red Swan” Versi Inggris Sudah Dipersiapkan
Yang membuat kolaborasi ini terasa semakin sayang untuk dilewatkan adalah lagu yang dipilih bukan lagu sembarangan. YOSHIKI dan Axl Rose dijadwalkan membawakan “Red Swan” dalam versi bahasa Inggris, lagu yang memiliki hubungan kuat dengan karya YOSHIKI sekaligus menjadi jembatan menarik antara dunia rock Jepang dan rock Amerika.

YOSHIKI mengungkap bahwa dirinya dan Axl tidak sekadar membicarakan rencana tersebut di belakang panggung. Mereka sudah melakukan rehearsal bersama di New York, sehingga penampilan yang seharusnya menjadi kejutan bagi puluhan ribu penonton Central Park sebenarnya sudah masuk tahap persiapan serius.

Bayangkan saja, Urbie’s, ribuan orang berkumpul di Central Park, YOSHIKI berada di atas panggung, lalu Axl Rose muncul tanpa banyak peringatan. Setelah itu, dua ikon rock dari dua generasi dan latar musik berbeda memainkan “Red Swan” dalam bahasa Inggris—sebuah momen yang sekarang hanya bisa dibayangkan karena cuaca memaksa panggung tersebut berhenti sebelum dimulai.
Festival Batal, YOSHIKI Mengaku Patah Hati
Global Citizen Festival 2026 sedianya digelar pada 26 September di Great Lawn Central Park. Namun, prakiraan cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang membuat penyelenggara, bersama pemerintah New York City dan NYC Parks, memutuskan membatalkan acara demi keselamatan penonton, artis, kru, serta seluruh pihak yang terlibat.
Bagi YOSHIKI, pembatalan tersebut terasa jauh lebih berat karena dirinya telah mempersiapkan penampilan itu selama berbulan-bulan. Ia sebelumnya mengungkap kekecewaan karena kesempatan tampil di Central Park sebagai artis Jepang pertama sekaligus rencana membawakan “ENDLESS RAIN” dan “Red Swan” bersama sejumlah kejutan akhirnya harus hilang begitu saja.
Baca juga:
- YOSHIKI Main Rubik Bareng GACKT di BLACK TRICK, Cameo 26 Tahun Kemudian Bikin Fans Heboh
- YOSHIKI Gandeng Jonathan Davis Korn, Siap Guncang Walt Disney Concert Hall!
Axl Justru Jadi Sosok yang Menguatkan YOSHIKI
Di tengah rasa kecewa tersebut, YOSHIKI memberikan perhatian khusus kepada Axl Rose. Dalam unggahannya, musisi Jepang itu mengatakan dirinya sangat berterima kasih atas kebaikan, kehangatan, dan dukungan Axl selama situasi sulit tersebut.
Hal itu menjadi sisi lain dari cerita kolaborasi mereka yang mungkin tidak akan terlihat jika panggung Central Park benar-benar berjalan. Alih-alih hanya menjadi kisah tentang dua rocker yang gagal tampil bersama, momen tersebut justru memperlihatkan hubungan antarmusisi yang tetap terasa hangat ketika sebuah pertunjukan besar harus dibatalkan.
Fans Sudah Bersiap Datang dari Berbagai Negara
Yang juga membuat YOSHIKI merasa terpukul adalah para penggemarnya yang sudah membuat rencana untuk hadir langsung di New York. Dalam pesannya, ia mengaku memikirkan orang-orang yang bahkan sudah bersiap melakukan perjalanan dari berbagai penjuru dunia demi memberikan dukungan kepadanya.
Global Citizen sendiri mengakui bahwa banyak Global Citizens telah membuat rencana perjalanan dan datang dari berbagai wilayah untuk menghadiri festival tersebut. Penyelenggara memastikan keputusan pembatalan diambil karena keselamatan menjadi prioritas, sementara festival dijanjikan akan kembali ke Central Park pada 2027.
Apakah YOSHIKI dan Axl Rose Akan Rock Bareng Lagi?
Meski panggung Central Park gagal menjadi tempat pertemuan mereka di depan publik, cerita ini belum tentu selesai. YOSHIKI menutup unggahannya dengan harapan agar dirinya dan Axl Rose mendapat kesempatan lain untuk kembali bermain musik bersama dalam waktu dekat.
Kalimat itu membuat satu pertanyaan menggantung di kepala penggemar rock: kalau “Red Swan” gagal terdengar di Central Park, apakah suatu hari lagu tersebut justru akan muncul dalam panggung yang jauh lebih tidak terduga? Untuk sekarang jawabannya belum diketahui, tetapi satu hal sudah pasti, YOSHIKI dan Axl Rose pernah berada di satu ruang latihan dan bersiap melakukan sesuatu yang sangat spesial.
Urbie’s, mungkin Central Park kehilangan satu pertunjukan yang seharusnya menjadi sejarah, tetapi dunia musik mendapatkan cerita lain yang tidak kalah menarik. Dua nama besar sudah bertemu, satu lagu sudah dipersiapkan, latihan sudah dilakukan, dan sekarang tinggal menunggu apakah panggung berikutnya akhirnya akan memberikan kesempatan kepada YOSHIKI dan Axl Rose untuk benar-benar menyalakan “Red Swan” bersama-sama.



