Home Highlight Aroma Ramen Jadi Parfum? Museum Ramen Shin-Yokohama Rilis Produk Parfum dan Lip...

Aroma Ramen Jadi Parfum? Museum Ramen Shin-Yokohama Rilis Produk Parfum dan Lip Gloss Bertema Ramen

362
0
Aroma Ramen Jadi Parfum? Museum Ramen Shin-Yokohama Rilis Produk Parfum dan Lip Gloss Bertema Ramen
Parfum Ramen, Foto: WWDJapan
Urbanvibes

Hi Urbie’s!
Siapa bilang pengalaman makan ramen cuma berhenti di meja makan? Museum Ramen Shin-Yokohama di Jepang punya cara baru buat kamu yang ingin membawa kenangan semangkuk ramen ke dalam kehidupan sehari-hari—yaitu lewat parfum dan lip gloss!

Mulai 17 Juli, Museum Ramen Shin-Yokohama akan merenovasi total toko museumnya dan menghadirkan produk orisinal super unik yang belum pernah ada sebelumnya: parfum bertema ramen dan lip gloss yang terinspirasi dari minyak ayam! Produk ini merupakan hasil kolaborasi antara museum dan Luz Inc., perusahaan di balik brand parfum J-SCENT yang sudah punya nama besar di dunia wewangian Jepang dan mancanegara.

Parfum yang diluncurkan punya dua varian utama dan masing-masing dikemas dalam botol 30 ml dengan harga 4.100 yen, atau sekitar Rp420.000. Varian pertama, bernama “Ramen”, diciptakan untuk menangkap suasana bahagia sesaat sebelum kamu menyeruput ramen pertama. Aromanya nggak seperti makanan secara harfiah, tapi lebih ke suasana mangkuk ramen hangat: ada uap gandum, sentuhan minyak ayam yang ringan, dan aroma kecap yang lembut. Sementara itu, varian kedua, “1958”, membawa kamu ke era Showa dengan kombinasi aroma kayu tua, beton berdebu, dan sentuhan nostalgia pertumbuhan ekonomi Jepang. Kalau kamu suka parfum yang unik dan punya cerita, dua aroma ini bisa jadi koleksi wajib!

Tak cukup sampai di situ, Urbie’s. Ada juga produk kosmetik playful yaitu “Chicken Oil Lip”, lip gloss tanpa warna dengan harga 880 yen atau sekitar Rp90.000. Lip gloss ini didesain menyerupai kilau alami dari minyak ayam—iya, kamu nggak salah baca. Tapi tenang, baunya bukan seperti semangkuk ramen panas, melainkan aroma bersih yang terinspirasi dari bulu ayam putih. Karena transparan dan netral, produk ini cocok dipakai siapa saja, baik cowok maupun cewek.

Baca Juga:

Semua konsep ini lahir dari filosofi museum yang ingin menghadirkan “sisa-sisa pengalaman ramen” dalam bentuk baru. Dengan kata lain, bukan cuma rasa di lidah yang kamu bawa pulang, tapi juga aroma dan sensasinya—langsung ke kulit atau bibirmu!

Sebagai pelengkap, Museum Ramen Shin-Yokohama juga menjual boneka dan aksesori bertema ramen, seperti boneka “tebo” (alat jaring mi) seharga 3.490 yen (sekitar Rp360.000), mangkuk ramen “donburi” seharga 1.970 yen (sekitar Rp200.000), dan satu set bahan mi yang dikemas lucu seharga 1.750 yen (sekitar Rp180.000). Semua ini berasal dari ide iseng staf museum yang berkata, “Andai ada boneka ramen.” Hasilnya? Gemas, lembut, dan aman!

Museum ini berlokasi di 2-14-21 Shinyokohama, Kohoku-ku, Yokohama. Buka setiap hari dari pukul 11.00 sampai 21.00 di hari kerja, dan mulai pukul 10.30 saat akhir pekan dan hari libur. Tiket masuknya pun terjangkau: hanya 450 yen untuk dewasa (sekitar Rp46.000), dan 100 yen (sekitar Rp10.000) untuk siswa dan lansia. Anak-anak di bawah usia SD masuk gratis.

Kalau kamu pecinta ramen sejati atau penggemar barang-barang unik Jepang, destinasi satu ini wajib masuk wishlist. Karena sekarang, ramen bukan cuma buat disantap—tapi bisa jadi bagian dari gaya hidup kamu, literally!

Novotel Gajah Mada

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here