Home Health Lima Pasien Pertama Sukses Dirawat dengan Teknologi LithiX, Harapan Baru untuk Jantung...

Lima Pasien Pertama Sukses Dirawat dengan Teknologi LithiX, Harapan Baru untuk Jantung Sehat

584
0
Dokter di Jakarta Heart Center melakukan salah satu prosedur litotripsi intravaskular LithiX pertama di Indonesia, menandai tonggak sejarah baru dalam perawatan jantung di seluruh Indonesia, dengan lima kasus debut yang sukses dilakukan di Jakarta Heart Center, Heartology, RS Medistra, dan RS Braveheart Brawijaya.
Dokter di Jakarta Heart Center melakukan salah satu prosedur litotripsi intravaskular LithiX pertama di Indonesia, menandai tonggak sejarah baru dalam perawatan jantung di seluruh Indonesia, dengan lima kasus debut yang sukses dilakukan di Jakarta Heart Center, Heartology, RS Medistra, dan RS Braveheart Brawijaya. Foto: istimewa
Urbanvibes

Hi Urbie’s!
Kabar baik datang dari dunia medis Tanah Air. Teknologi perawatan arteri jantung terbaru bernama LithiX HC-IVL resmi diluncurkan di Indonesia—dan hasilnya langsung mencuri perhatian! Lima pasien pertama di berbagai rumah sakit jantung terkemuka berhasil menjalani prosedur menggunakan alat inovatif ini dengan sukses.

Selama ini, penyakit jantung koroner menjadi momok yang menakutkan. Di Indonesia sendiri, sekitar 40 persen pasien jantung mengalami kalsifikasi arteri, yaitu kondisi di mana pembuluh darah mengeras akibat tumpukan kalsium. Arteri yang seharusnya lentur berubah menjadi kaku, membuat pemasangan stent menjadi berisiko tinggi. Nah, di sinilah LithiX hadir sebagai game changer dalam dunia kardiologi modern.

Solusi Inovatif untuk Masalah Klasik

LithiX HC-IVL dikembangkan oleh Elixir Medical Corporation asal Amerika Serikat. Teknologi ini menggunakan pendekatan minimal invasif—artinya, prosedurnya lebih ringan dan cepat dibanding metode konvensional. Alat ini memecah lapisan kalsium keras di arteri tanpa merusak jaringan sehat di sekitarnya, sehingga proses pemasangan stent menjadi jauh lebih aman dan efisien.

Lima pasien pertama yang menjalani prosedur ini di Indonesia tersebar di beberapa rumah sakit ternama: Jakarta Heart Center (dua pasien), Heartology, RS Medistra, dan RS Braveheart Brawijaya. Semua operasi berjalan sukses, menunjukkan bahwa teknologi ini bukan sekadar inovasi di atas kertas, tetapi benar-benar membawa hasil nyata.

“Sistem LithiX ini sederhana, presisi, dan aman—namun mampu memberikan hasil setara bahkan lebih baik dari alat lain,” jelas Dr. Wishnu Aditya, SpJP(K), Dokter Spesialis Jantung Intervensi di Jakarta Heart Center. Menurutnya, LithiX membantu dokter mempercepat proses tindakan tanpa perlu peralatan besar atau persiapan kompleks seperti alat konvensional lain.

Baca Juga:

Cara Kerja LithiX: Lembut pada Arteri, Kuat Lawan Kalsium

Bayangkan sebuah kateter kecil dengan ujung balon yang bisa masuk ke pembuluh darah menuju jantung. Saat balon mengembang, ia mengirimkan tekanan mikro yang lembut—mirip “ketukan halus”—untuk memecah lapisan kalsium tanpa melukai jaringan sehat. Dengan cara ini, arteri bisa kembali fleksibel, stent mengembang sempurna, dan aliran darah ke jantung pun kembali lancar. Efeknya? Risiko penyempitan ulang (restenosis) jadi jauh lebih rendah.

Sistem LithiX HC-IVL (Hertz Contact Intravascular Lithotripsy), yang dikembangkan oleh Elixir Medical Corporation.

Sambutan Hangat dari Para Kardiolog

Teknologi LithiX disambut antusias oleh para ahli jantung Indonesia.
“Pengerasan arteri adalah tantangan besar bagi kami. Dengan LithiX, kini kami bisa menangani kasus kompleks dengan aman tanpa merusak jaringan sekitar,” ujar Dr. Todung Donald Aposan Silalahi, Konsultan Kardiovaskular di Jakarta Heart Center. Sementara itu, Prof. Dr. dr. Teguh Santoso dari RS Medistra menambahkan bahwa kehadiran LithiX membawa harapan baru bagi pasien yang selama ini memiliki pilihan pengobatan terbatas.

Teknologi Global, Dampak Lokal

Menurut Ati Saraswati, Country Manager Elixir Medical Indonesia, kehadiran LithiX di Indonesia adalah tonggak penting dalam dunia kardiologi nasional. “Teknologi ini menyederhanakan prosedur yang kompleks dan meningkatkan keselamatan pasien,” ungkapnya.

Tak hanya itu, LithiX juga baru saja tampil di TCT 2025 (Transcatheter Cardiovascular Therapeutics)—simposium medis bergengsi yang diselenggarakan oleh Cardiovascular Research Foundation (CRF). Di sana, LithiX mendapat banyak sorotan berkat hasil klinisnya yang menjanjikan.

Kini, LithiX HC-IVL menjadi satu-satunya teknologi intravascular lithotripsy bersertifikasi CE Mark yang tersedia di Indonesia. Setelah sukses di Singapura dan Malaysia, teknologi ini kini memperluas jangkauannya di Asia Tenggara. Sejak awal 2025, LithiX telah digunakan di lebih dari 90 rumah sakit di 16 negara Eropa, dan berhasil membantu lebih dari 400 pasien di seluruh dunia.

Urbie’s, peluncuran LithiX bukan sekadar inovasi teknologi, tapi juga langkah maju menuju masa depan perawatan jantung yang lebih aman, cepat, dan efektif. Harapannya, semakin banyak pasien di Indonesia bisa mendapatkan manfaat dari terobosan medis ini—karena jantung sehat berarti hidup lebih berharga.

Novotel Gajah Mada

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here