Home Highlight Colmar, Kota Dongeng yang Menginspirasi Dunia Magis Howl’s Moving Castle

Colmar, Kota Dongeng yang Menginspirasi Dunia Magis Howl’s Moving Castle

322
0
Colmar menjadi inspirasi Howl’s Moving Castle - sumber foto Istimewa
Colmar menjadi inspirasi Howl’s Moving Castle - sumber foto Istimewa
Urbanvibes

Hi Urbie’s! Pernah membayangkan berjalan di tengah kota yang terasa seperti keluar langsung dari film animasi Studio Ghibli? Di Eropa, tepatnya di wilayah Alsace, Prancis, ada sebuah tempat yang mampu mewujudkan bayangan itu: Colmar. Kota kecil ini seolah menjadi potongan dunia dongeng yang hidup—lengkap dengan kanal, rumah berwarna pastel, dan suasana romantis yang tak lekang oleh waktu.

Banyak penggemar film Howl’s Moving Castle percaya bahwa Colmar adalah salah satu sumber inspirasi utama bagi Hayao Miyazaki dalam menciptakan dunia magis film tersebut. Dan memang, siapa pun yang datang ke sini akan langsung memahami alasannya.

Seperti Melangkah ke Dunia Ghibli

Bagi wisatawan, Colmar adalah tempat di mana kenyataan dan fantasi saling bertemu. Jalanan berbatu yang berkelok di antara rumah setengah kayu, kanal yang tenang, dan jendela yang dihiasi bunga warna-warni menciptakan pemandangan yang nyaris mustahil untuk tidak jatuh cinta.

Setiap sudut kota tua Colmar membawa nuansa yang akrab bagi para penggemar Ghibli—seolah sedang berada di dunia Howl dan Sophie. Warga lokal yang ramah, arsitektur klasik yang terawat, serta udara yang segar menambah pesona kota ini.

Rumah Setengah Kayu dan Warna-Warni yang Memikat

Salah satu daya tarik utama Colmar adalah half-timbered houses atau rumah setengah kayu khas Alsace. Bangunan-bangunan ini dicat dalam berbagai warna cerah—biru lembut, kuning hangat, hingga merah muda yang manis.
Berjalan di antara rumah-rumah ini seperti menjelajahi dunia yang terhenti di masa lalu. Tak heran jika banyak wisatawan menyebut Colmar sebagai “kota paling fotogenik di Prancis.”

Cita Rasa Tradisional yang Menggoda

Selain keindahan visualnya, Colmar juga memanjakan para pencinta kuliner. Kota ini menawarkan berbagai kafe dan restoran kecil yang menyajikan hidangan khas Alsace dengan cita rasa otentik.
Beberapa menu yang wajib dicoba antara lain Flammkuchen—pizza tipis renyah dengan bawang dan bacon, serta choucroute, campuran sauerkraut dan sosis yang gurih.
Semua itu semakin sempurna bila dinikmati dengan wine lokal, hasil kebun anggur yang membentang di sekitar kota.

Baca Juga:

Arsitektur Bersejarah yang Memesona

Colmar juga kaya akan bangunan bersejarah yang memancarkan pesona masa lalu.
Ada Maison Pfister, rumah bergaya Renaissance Jerman yang dibangun pada abad ke-16 dengan ukiran indah di fasadnya. Menariknya, bangunan ini terlihat jelas dalam beberapa adegan di film Howl’s Moving Castle, menjadikannya titik wajib kunjung bagi para penggemar Ghibli.

Lalu, Au Vieux Pignon yang terkenal dengan atap miringnya adalah representasi klasik arsitektur Alsace. Sementara Koifhus, bekas rumah bea cukai abad pertengahan, menjadi saksi sejarah Colmar sebagai pusat perdagangan penting di masa lalu.

Untuk pencinta seni, Museum Unterlinden menjadi destinasi yang tidak boleh dilewatkan. Berada di bekas biara, museum ini menyimpan mahakarya Isenheim Altarpiece karya Matthias Grünewald. Selain koleksinya yang menakjubkan, taman di dalam museum menghadirkan suasana tenang yang sering disamakan dengan taman Hogwarts.

Little Venice, Jantung Romantisme Colmar

Bagian paling terkenal dari kota ini adalah kawasan Little Venice—distrik dengan kanal yang berliku lembut di antara rumah berwarna pastel. Bunga-bunga bergelantungan di jendela, sementara perahu-perahu kecil melaju perlahan di air yang jernih.
Wisatawan bisa naik perahu kecil menyusuri kanal sambil menikmati pemandangan rumah dan jembatan batu yang tampak seperti lukisan hidup. Saat senja tiba, cahaya keemasan dari matahari menciptakan refleksi yang membuat Colmar terlihat semakin magis.

Tak jauh dari situ, Quai de la Poissonnerie menawarkan pengalaman berjalan santai di sepanjang sungai yang dihiasi bunga. Tempat ini menjadi favorit para fotografer dan pasangan yang ingin menikmati suasana romantis khas Eropa.

Pesona Natal di Colmar

Datang ke Colmar pada bulan Desember memberikan pengalaman berbeda. Kota ini berubah menjadi negeri ajaib musim dingin dengan Christmas Market yang terkenal di seluruh Prancis.
Lampu-lampu hangat berkilauan di sepanjang jalan, aroma cokelat panas dan mulled wine memenuhi udara, dan toko-toko kecil menjual kerajinan tangan serta kudapan khas musim dingin.
Suasananya begitu magis, seolah seluruh kota terselimuti semangat Natal yang hidup.

Colmar: Di Antara Realitas dan Dongeng

Lebih dari sekadar objek wisata di Colmar, kota ini adalah perjalanan ke masa lalu yang dipadukan dengan keajaiban visual.
Bagi pecinta film Ghibli, Colmar adalah “Howl’s Moving Castle” yang nyata—tempat di mana keindahan dan misteri berpadu menjadi satu.
Dan bagi siapa pun yang datang ke sini, Colmar bukan hanya kota, tapi pengalaman; bukan sekadar destinasi, tapi dongeng yang bisa disentuh.

Karena di setiap jendela berwarna, di setiap kanal yang berkilau, dan di setiap langkah di jalan berbatu, Colmar membisikkan satu hal sederhana namun abadi:
Keajaiban itu nyata, dan terkadang, kamu hanya perlu datang ke tempat yang tepat untuk menemukannya.

Novotel Gajah Mada

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here