Home Highlight Gaji Rata-Rata Tertinggi di Dunia 2025! Swiss di Puncak, Indonesia di Posisi...

Gaji Rata-Rata Tertinggi di Dunia 2025! Swiss di Puncak, Indonesia di Posisi Berapa ya, Urbie’s?

483
0
ilustrasi negara dengan gaji tertinggi 2025 - sumber foto AI Meta Ai
ilustrasi negara dengan gaji tertinggi 2025 - sumber foto AI Meta Ai
Urbanvibes

Hi Urbie’s! Pernah nggak sih kamu bertanya-tanya, berapa sih sebenarnya gaji rata-rata orang di negara-negara maju itu? Atau seberapa jauh sih perbandingannya sama gaji rata-rata di Indonesia? Nah, data terbaru yang dirilis oleh Jakarta Keras dan disusun berdasarkan laporan ekonomi global tahun 2025 ini, mungkin bakal bikin kamu terdiam sejenak — atau malah termotivasi untuk kerja lebih keras.

Swiss, Negeri dengan Gaji Rata-Rata Tertinggi di Dunia

Di peringkat pertama, Swiss kembali menegaskan dominasinya sebagai negara dengan rata-rata gaji tertinggi di dunia. Warga Swiss rata-rata menerima penghasilan mencapai Rp137.561.923 per bulan!
Ya, kamu nggak salah baca, Urbie’s — angka itu setara dengan gaji tahunan pekerja menengah di beberapa negara berkembang.

Kesejahteraan tinggi di Swiss memang bukan hal baru. Negara ini terkenal dengan sistem ekonomi stabil, kualitas hidup tinggi, dan industri finansial yang kuat. Selain itu, keseimbangan kerja dan hidup (work-life balance) menjadi budaya penting di sana. Dengan lanskap pegunungan Alpen yang indah dan sistem sosial yang maju, bukan hal aneh kalau Swiss selalu berada di puncak daftar negara paling makmur.

Eropa Masih Mendominasi Daftar

Di bawah Swiss, ada Luxembourg di posisi kedua dengan rata-rata gaji Rp112.821.534, diikuti oleh Amerika Serikat (Rp109.841.974) dan Islandia (Rp109.607.627) di posisi ketiga dan keempat.
Menariknya, lima besar negara dengan gaji tertinggi semuanya adalah negara dengan industri teknologi dan finansial yang matang, serta biaya hidup yang tinggi.

Di posisi selanjutnya ada Norwegia (Rp96.618.085) dan Denmark (Rp96.233.085), dua negara Skandinavia yang terkenal dengan kebijakan sosial progresif dan lingkungan kerja yang seimbang.
Tak ketinggalan, Kanada (Rp86.842.450) dan Irlandia (Rp79.159.203) ikut meramaikan daftar. Sementara Belanda (Rp78.472.900) dan Singapura (Rp74.606.168) melengkapi posisi 10 besar dunia.

Kalau dilihat lebih dalam, kesepuluh negara ini punya satu kesamaan: tingkat pendidikan tinggi, investasi besar di sektor teknologi, dan perlindungan tenaga kerja yang kuat.

Indonesia Masih di Posisi 118 Dunia

Nah, sekarang kita bicara tentang rumah sendiri.
Dalam laporan yang sama, Indonesia menempati posisi ke-118 dunia dengan rata-rata gaji sebesar Rp7.549.334 per bulan.
Meski angka ini jauh di bawah rata-rata global, tetap ada sisi positif yang perlu kita lihat.

Pertama, pertumbuhan upah di Indonesia terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir, seiring dengan naiknya sektor industri kreatif, digital, dan pariwisata. Kedua, banyak perusahaan kini mulai menerapkan kebijakan hybrid working dan kesejahteraan karyawan yang lebih baik dibanding era sebelumnya.

Namun, gap pendapatan masih menjadi tantangan besar. Dengan inflasi yang cukup tinggi dan biaya hidup di kota besar seperti Jakarta yang terus meningkat, daya beli masyarakat belum seimbang dengan kenaikan pendapatan.

Baca Juga:

Gaji Tinggi = Biaya Hidup Tinggi?

Satu hal penting yang sering luput dari pandangan adalah: negara dengan gaji tinggi biasanya juga punya biaya hidup tinggi.
Misalnya, di Swiss, harga sewa apartemen di pusat kota bisa mencapai Rp50 juta per bulan, sementara secangkir kopi bisa dibanderol Rp100 ribu. Jadi, meskipun nominal gaji di sana fantastis, standar hidup juga menyesuaikan.

Di sisi lain, negara-negara Asia seperti Singapura dan Jepang memiliki sistem pajak tinggi, tapi diimbangi dengan fasilitas publik dan jaminan sosial yang kuat. Artinya, pendapatan tinggi di sana tidak hanya soal nominal, tapi juga kualitas hidup yang ikut meningkat.

Saatnya Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Hanya Lebih Keras

Bagi kamu, Urbie’s, data ini bukan sekadar angka — tapi pengingat bahwa dunia terus bergerak.
Teknologi, pendidikan, dan koneksi global kini jadi faktor utama dalam menentukan nilai seorang profesional. Negara-negara dengan gaji tertinggi bukan hanya kaya, tapi juga cepat beradaptasi dengan tren digital, mendukung inovasi, dan menghargai keseimbangan hidup.

Jadi, kalau kamu ingin mengejar karier global atau sekadar menaikkan value diri di dunia kerja lokal, mulai dari sekarang:

  • Upgrade skill digitalmu.
  • Pelajari bahasa baru.
  • Bangun personal branding di dunia profesional.
  • Dan yang terpenting, pilih karier yang sesuai passion tapi tetap punya prospek jangka panjang.

Dunia Bergerak Cepat — Sudah Siap, Urbie’s?

Perbandingan ini mungkin membuat kita sadar bahwa masih banyak yang harus dikejar, tapi juga menunjukkan potensi besar Indonesia di masa depan. Dengan jumlah penduduk produktif yang tinggi dan ekonomi digital yang terus tumbuh, bukan tidak mungkin suatu hari nanti Indonesia bisa naik ke peringkat lebih tinggi dalam daftar ini.

Karena di dunia yang terus berubah, bukan negara dengan sumber daya terbesar yang menang — tapi mereka yang paling cepat beradaptasi.

Novotel Gajah Mada

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here