Hi Urbie’s, Siapa yang setiap akhir tahun auto “khilaf” gara-gara tulisan SALE 70% di kaca depan toko? Memasuki bulan Desember, mall-mall emang berubah jadi “medan perang” buat para pemburu barang murah. Tapi pernah nggak sih kalian mikir, kenapa mereka kompak banget kasih diskon gede-gedean secara barengan?
Bukan cuma karena mereka lagi baik hati, ternyata ini alasannya!
1. Tradisi “Habisin Stok” (Cuci Gudang)
Alasan paling utama adalah Clearance Sale. Di dunia retail, ganti tahun berarti ganti tren. Daripada barang-barang musim lalu (misalnya baju model 2025) numpuk di gudang dan nggak laku, lebih baik dijual murah biar cepat habis. Mall butuh ruang buat masukin koleksi terbaru tahun 2026 nanti!
2. Memanfaatkan “Mood” Liburan
Akhir tahun identik dengan holiday season. Di saat orang-orang lagi libur sekolah atau kerja, mood untuk belanja biasanya naik drastis. Mall tahu banget kalau kita lagi punya banyak waktu luang buat jalan-jalan, jadi mereka kasih “umpan” berupa diskon biar kita nggak cuma lewat, tapi juga mampir dan belanja.
Baca Juga:
- Trifill Pro: Solusi Terbaru untuk Atasi Bopeng dan Bekas Jerawat
- 4 Langkah Trading Forex untuk Pemula Agar Nggak “Kaget Market”
- Daftar Orang Terkaya Indonesia 2025 Versi Forbes, Hartono Bersaudara Masih Tak Tergoyahkan!
3. Godaan dari Bonus Akhir Tahun
Banyak orang dapet “dana segar” di akhir tahun, mulai dari sisa uang saku, bonus kerja, sampai THR buat yang merayakan hari raya. Mall paham kalau kantong kita lagi “tebal-tebalnya”, jadi mereka bersaing kasih promo paling menarik supaya uang kamu mampirnya ke toko mereka, bukan ke toko sebelah.
4. Strategi “Loss Leader”
Pernah denger istilah ini? Kadang mall kasih diskon gila-gilaan buat satu barang tertentu supaya kamu masuk ke toko. Begitu kamu sudah di dalam, kemungkinan besar kamu nggak cuma beli barang diskon itu, tapi juga melirik aksesori atau barang lain yang harganya normal. Teknik ini ampuh banget buat naikin jumlah pengunjung!
5. Ngejar Target Biar “Closing” Cantik
Setiap brand punya target penjualan tahunan. Kalau sampai Desember targetnya belum tercapai, cara paling cepat buat ngejar angka penjualan ya dengan diskon. Mereka lebih pilih untung tipis tapi barang laku banyak (volume tinggi) daripada harga mahal tapi nggak ada yang beli sama sekali.
Diskon akhir tahun itu sebenernya simbiosis mutualisme. Mall seneng gudangnya kosong dan target tercapai, kita juga seneng dapet barang impian dengan harga miring. Tapi tetep ya, belanja harus pakai logika, jangan sampai “lapar mata”!
Gimana, sudah siap berburu diskon di mall favorit kalian nanti? Kalau kamu mau, mimin bisa bantu buatkan tips belanja hemat pas midnight sale biar kantong nggak langsung kering!






















































