Menutup tahun 2025 dengan cara yang berbeda, denyut musik urban bertemu akar lokal dalam sebuah perayaan yang intim namun penuh energi. ARTOTEL Casa Kuningan, melalui rooftop bar andalannya BART Kuningan, kembali membuktikan komitmennya sebagai ruang temu generasi kreatif dengan menghadirkan SUNDAWAVE Vol. 1, hasil kolaborasi bersama Pulau Musik Media Network.
Digelar pada 27 Desember 2025 mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai, SUNDAWAVE Vol. 1 bukan sekadar acara musik, melainkan selebrasi identitas—bagaimana budaya lokal Sunda dapat berdialog dengan lanskap urban modern Jakarta. Bertempat di rooftop BART Kuningan, acara ini menawarkan pengalaman multisensori: musik, komunitas, gaya hidup, dan panorama skyline ibu kota dalam satu malam yang berkesan.

Salah satu sorotan utama malam itu adalah penampilan Westboi atau W3STBO1, musisi hip-hop dan R&B asal Garut yang dikenal lewat karya-karyanya yang jujur, reflektif, dan dekat dengan realitas keseharian generasi muda. Dengan lirik personal dan pendekatan musikal yang membumi, Westboi berhasil memadukan nuansa urban modern dengan cerita lokal, menciptakan identitas autentik yang kuat di skena musik independen Indonesia. Kehadirannya di SUNDAWAVE Vol. 1 menjadi representasi nyata bagaimana suara daerah mampu menembus batas kota besar.
Atmosfer malam semakin hidup berkat kehadiran Pleasure Noise, kolektif dan label musik independen yang dikenal lewat eksplorasi karya alternatif dan urban. Karakter eksperimental mereka berpadu dengan set dinamis dari DJ FFAR dan DJ Erlangga, menjaga energi tetap mengalir hingga larut malam. Perpaduan ini menciptakan ruang selebrasi yang inklusif—tempat musik menjadi bahasa bersama lintas genre dan latar belakang.
Sebagai kolaborator utama, Pulau Musik Media Network hadir bukan hanya sebagai media, tetapi sebagai ekosistem. Dengan jaringan lebih dari 5 juta pengikut, Pulau Musik telah menjadi penghubung antara musisi, produser, label, promotor, hingga penikmat musik. Filosofi ini tercermin kuat dalam SUNDAWAVE Vol. 1 yang mengedepankan kolaborasi lintas batas.
Baca Juga:
- Tempat Nongkrong Terbaru: Tersembunyi di Perumahan Jakarta Selatan, Tapi Isinya Bikin Takjub
- Sports Holiday Jadi Tren Liburan 2026, Wisata Aktif Kian Diminati Traveler Modern
- Inilah 5 Tips Aman dan Nyaman Naik Kapal Feri Buat Pemula Saat Musim Hujan
“Kami ingin terus menjadi bagian dari perjalanan musik tanah air dan global. Semangat ini sejalan dengan esensi acara yang mengusung kolaborasi dan kejujuran karya,” ujar Zar, Founder Pulau Musik Media Network. Ia menegaskan komitmen Pulau Musik untuk menghadirkan panggung yang layak bagi karya autentik, sekaligus mempertemukannya dengan apresiasi tulus dari komunitas.
Dari sisi pengalaman, acara ini dapat dinikmati dengan First Drink Charge (FDC) IDR 125.000 nett per orang, termasuk satu minuman. BART Kuningan juga menghadirkan promo eksklusif hasil kolaborasi dengan Tito’s Handmade Vodka, termasuk cocktail spesial FVCK THIS ECSTASY dan HULK, serta promo botol yang hanya berlaku pada malam acara.
Lebih dari hiburan, SUNDAWAVE Vol. 1 juga membawa misi sosial. Setiap pembelian minuman Tito’s akan didonasikan untuk Sumba Hospitality Foundation, dengan skema kontribusi yang akan dicocokkan hingga total USD 1.000. Artinya, setiap gelas yang dinikmati turut menjadi bagian dari upaya mendukung pengembangan komunitas dan pariwisata berkelanjutan di Indonesia.
Hassanudin, General Manager ARTOTEL Casa Kuningan, menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan wujud dukungan nyata terhadap ekosistem kreatif urban. “Ini bukan hanya tentang musik, tetapi tentang kolaborasi, kebersamaan, dan kepedulian sosial dalam satu ruang yang fun dan bermakna,” ungkapnya.
Dengan latar skyline Jakarta dan semangat kolaborasi yang kuat, SUNDAWAVE Vol. 1 hadir sebagai penutup tahun yang autentik—menghubungkan akar lokal, denyut urban, dan nilai sosial dalam satu malam yang tak terlupakan.






















































