
Hi Urbie’s, peta kekuatan box office Hollywood resmi berubah. Zoe Saldaña kembali mencatatkan namanya dalam sejarah perfilman dunia setelah pencapaiannya lewat Avatar: Fire and Ash. Aktris yang identik dengan film-film raksasa ini baru saja menembus tonggak penting dalam karier box office global, menjadikannya salah satu aktor paling berpengaruh dalam era sinema modern.
Menurut laporan yang dilansir USA Today, Saldaña kini melampaui Samuel L. Jackson dan menempati posisi aktor dengan pendapatan box office tertinggi kedua sepanjang masa di dunia, hanya berada di bawah Scarlett Johansson. Sebuah capaian yang menegaskan satu hal: Saldaña bukan sekadar bagian dari film besar—ia adalah fondasinya.
Melampaui Samuel L. Jackson, Tepat di Bawah Scarlett Johansson
Berdasarkan data industri film internasional, total pendapatan film-film yang dibintangi Zoe Saldaña kini mencapai USD 14,99 miliar secara global. Angka ini mengungguli pendapatan film Samuel L. Jackson yang berada di kisaran USD 14,61 miliar, dan menempatkan Saldaña tepat di belakang Scarlett Johansson dengan total sekitar USD 15,40 miliar.
Yang menarik, daftar ini menyoroti betapa dominannya Saldaña dalam waralaba berskala raksasa. Dari Avatar hingga Marvel Cinematic Universe, kehadirannya konsisten berada di pusat cerita film-film yang menembus pasar global.
Lima Film USD 2 Miliar, Rekor yang Belum Tertandingi
Salah satu fakta paling mencolok dari perjalanan karier Zoe Saldaña adalah statusnya sebagai satu-satunya aktor dalam sejarah yang membintangi lima film dengan pendapatan di atas USD 2 miliar. Film-film tersebut berasal dari dua semesta sinema terbesar sepanjang masa: Avatar dan Marvel.
Sebagai Neytiri, Saldaña menjadi jantung emosional dunia Pandora. Sementara sebagai Gamora, ia membentuk dinamika penting dalam Avengers: Infinity War, Avengers: Endgame, dan seluruh rangkaian Guardians of the Galaxy. Peran-peran ini menempatkannya bukan hanya sebagai pemeran utama, tetapi juga figur sentral yang mengikat narasi besar.
Avatar: Fire and Ash, Marathon Bukan Sprint
Perilisan Avatar: Fire and Ash menjadi faktor utama lonjakan terbaru ini. Film ketiga dari saga James Cameron tersebut mencatatkan USD 88 juta di box office Amerika Utara pada akhir pekan debutnya, angka yang mungkin terlihat moderat untuk skala Avatar, namun justru mencerminkan pola khas waralaba ini.
Seperti dua film sebelumnya, Avatar dikenal sebagai film dengan daya tahan panjang di bioskop. Hingga akhir Desember, Fire and Ash telah mengumpulkan sekitar USD 760 juta dari pasar internasional, menunjukkan potensi lonjakan signifikan dalam pekan-pekan berikutnya.
Sebagai perbandingan, Avatar (2009) menutup penayangannya dengan hampir USD 2,9 miliar secara global, sementara Avatar: The Way of Water (2022) meraih sekitar USD 2,3 miliar. Pola ini memperkuat prediksi bahwa Fire and Ash masih berada di fase awal perjalanannya.
Baca Juga:
- The Housemaid (2025): Saat Pelakor dan Istri Bersatu dalam Thriller Psikologis yang Bikin Merinding
- Harga Logam Mulia Dunia Terkoreksi Tajam: Emas, Perak, hingga Platinum Dihantam Aksi Ambil Untung
- ChatGPT Kena Pajak! OpenAI Resmi Dipungut PPN oleh DJP
Angka Box Office Bukan Cerminan Gaji Aktor
Menariknya, laporan USA Today juga menyoroti bahwa angka box office tidak mencerminkan langsung pendapatan pribadi aktor. Dalam daftar aktor dengan bayaran tertinggi versi Forbes 2024, nama-nama seperti Dwayne Johnson, Ryan Reynolds, dan Kevin Hart mendominasi. Scarlett Johansson pun masuk daftar tersebut, sementara Saldaña tidak berada di posisi teratas secara pendapatan individu.
Namun bagi Saldaña, nilai historis pencapaiannya justru terletak pada konsistensi keterlibatan dalam film-film paling sukses sepanjang masa, bukan pada sensasi pendapatan tahunan semata.
Ikon Sinema di Era Waralaba
Urbie’s, Zoe Saldaña adalah simbol sempurna dari aktor era waralaba global. Ia membangun reputasi lewat karakter digital, motion capture, dan dunia CGI—namun tetap mampu menghadirkan emosi yang terasa nyata dan membumi.
Dari Pirates of the Caribbean, Star Trek, hingga Marvel dan Avatar, jejaknya menyebar lintas genre dan generasi penonton. Ia bukan sekadar “aktor pendukung dalam film besar”, melainkan figur yang selalu hadir di momen-momen krusial sejarah box office.
Sebuah Warisan yang Terus Bertumbuh
Dengan Avatar: Fire and Ash yang masih terus melaju, rekor Zoe Saldaña kemungkinan belum berhenti di sini. Ia telah membuktikan bahwa kesuksesan terbesar tidak selalu datang dari satu film fenomenal, melainkan dari perjalanan panjang, pilihan peran yang tepat, dan kemampuan bertahan di puncak industri.
Di tengah gemerlap angka dan rekor, satu hal pasti: Zoe Saldaña kini berdiri sebagai salah satu ikon sinema terbesar sepanjang masa—dan dunia perfilman modern tak bisa dibicarakan tanpa menyebut namanya.





















































