Home Health Matcha vs Blue Matcha: Dua Minuman Tren Kekinian, Ini Yang Perlu Kamu...

Matcha vs Blue Matcha: Dua Minuman Tren Kekinian, Ini Yang Perlu Kamu Ketahui!

153
0
Matcha vs Blue Matcha - sumber foto MetaAi
Matcha vs Blue Matcha - sumber foto MetaAi
Urbanvibes

Hi Urbie’s!, dunia minuman sehat sedang ramai membicarakan dua warna yang kontras: hijau dan biru. Di satu sisi ada matcha, minuman ikonik asal Jepang yang sudah lama identik dengan gaya hidup sehat dan fokus. Di sisi lain muncul blue matcha, minuman berwarna biru terang yang viral di media sosial dan banyak ditemukan di menu kafe kekinian.

Sekilas tampilannya mirip. Sama-sama disajikan sebagai latte, sama-sama diklaim kaya antioksidan, dan sama-sama diposisikan sebagai minuman wellness. Tapi di balik kemiripan itu, matcha dan blue matcha datang dari latar yang sangat berbeda.

Asal Usul yang Berbeda Jauh

Matcha berasal dari daun teh hijau Camellia sinensis yang ditanam dengan teknik khusus, dipetik pada waktu tertentu, lalu digiling menjadi bubuk halus. Ia bukan sekadar minuman, tetapi bagian dari tradisi minum teh Jepang yang sudah berlangsung ratusan tahun dan sarat filosofi.

Blue matcha, meski namanya terdengar mirip, sama sekali tidak berasal dari tanaman teh. Minuman ini dibuat dari bunga telang atau Clitoria ternatea, tanaman tropis yang justru sudah lama tumbuh di Indonesia dan Asia Tenggara. Bunga ini sejak dulu digunakan sebagai pewarna alami makanan dan minuman tradisional.

Di sinilah perbedaan mendasarnya. Matcha lahir dari ritual dan tradisi, sementara blue matcha lahir dari reinterpretasi modern terhadap bahan lokal.

Visual: Tenang vs Mencolok

Salah satu alasan utama popularitas blue matcha adalah tampilannya. Warna biru pekat yang mencolok, bahkan bisa berubah menjadi ungu saat ditambahkan lemon, membuatnya sangat fotogenik. Di era media sosial, visual seperti ini menjadi nilai jual utama.

Matcha tampil lebih kalem. Warna hijau pekatnya tidak seatraktif biru terang, tetapi justru memberi kesan alami, serius, dan autentik. Matcha tidak mengejar sensasi visual, melainkan pengalaman rasa dan manfaat.

Kandungan dan Efek bagi Tubuh Matcha vs Blue Matcha

Urbie’s!, perbedaan paling penting antara matcha dan blue matcha terletak pada kandungannya. Matcha mengandung kafein alami karena seluruh daun teh dikonsumsi. Namun berkat kandungan L-theanine, energi yang dihasilkan cenderung stabil dan tidak membuat gelisah seperti kopi.

Sebaliknya, blue matcha sama sekali tidak mengandung kafein. Inilah alasan mengapa minuman ini sering dipromosikan sebagai pilihan untuk relaksasi, bahkan aman dikonsumsi di malam hari. Banyak orang memilih blue matcha sebagai alternatif bagi mereka yang sensitif terhadap kafein.

Manfaat Kesehatan yang Berbeda Fokus

Matcha dikenal kaya akan katekin, khususnya EGCG, yang telah banyak diteliti manfaatnya bagi metabolisme dan kesehatan jantung. Kandungan klorofilnya juga sering dikaitkan dengan proses detoksifikasi tubuh.

Blue matcha dari bunga telang mengandung antosianin, senyawa antioksidan yang memberi warna biru alami. Dalam pengobatan tradisional, bunga telang dipercaya membantu relaksasi, kesehatan mata, dan sistem saraf, meski secara ilmiah manfaatnya masih terus diteliti.

Keduanya sama-sama mengandung antioksidan, tetapi bekerja dengan cara dan tujuan yang berbeda.

Baca Juga:

Rasa dan Pengalaman Minum Matcha vs Blue Matcha

Dari sisi rasa, matcha memiliki karakter umami yang kuat, sedikit pahit, dan earthy. Tidak semua orang langsung menyukainya, sehingga sering dipadukan dengan susu atau pemanis.

Blue matcha memiliki rasa yang jauh lebih ringan dan netral. Karakter floralnya halus, sehingga mudah dikombinasikan dengan madu, lemon, atau susu nabati tanpa mengubah rasa secara drastis.

Soal Nama dan Strategi Branding

Urbie’s!, penting dicatat bahwa istilah “blue matcha” bukan istilah ilmiah. Ini adalah strategi branding. Nama “matcha” sudah identik dengan minuman sehat premium, sehingga penyematan kata tersebut membuat bunga telang lebih mudah diterima pasar urban global.

Ironisnya, bunga telang adalah bahan lokal yang sudah lama dikenal, tetapi baru terasa modern setelah diberi nama asing.

Jadi, Mana yang Lebih Baik Matcha vs Blue Matcha?

Pertanyaan ini sering muncul, tetapi jawabannya bergantung pada kebutuhan. Matcha cocok untuk mereka yang membutuhkan fokus, energi, dan rutinitas produktif. Blue matcha lebih pas untuk relaksasi, gaya hidup santai, dan pengalaman visual yang menyenangkan.

Keduanya tidak saling menggantikan. Mereka hanya hadir untuk fungsi yang berbeda.

Lokal, Global, dan Pilihan Sadar

Di balik tren ini, ada refleksi menarik. Matcha adalah contoh bagaimana tradisi bisa bertahan dan dihargai secara global. Blue matcha menunjukkan bahwa bahan lokal bisa naik kelas ketika dikemas dengan cara yang tepat.

Urbie’s!, hijau atau biru bukan soal mana yang lebih hebat. Yang penting adalah memahami apa yang kita minum dan mengapa kita memilihnya. Karena pada akhirnya, minuman terbaik bukan yang paling viral, tetapi yang paling sesuai dengan tubuh dan kesadaran kita sendiri.

Novotel Gajah Mada

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here