Home Entertainment Detective Prety Cure! Meitantei Pretty Cure! Misteri, Time Travel, Legend Shoujo Anime...

Detective Prety Cure! Meitantei Pretty Cure! Misteri, Time Travel, Legend Shoujo Anime Hadir Kembali!

97
0
Meitantei Pretty Cure! - sumber foto TOEI Animation
Meitantei Pretty Cure! - sumber foto TOEI Animation
Urbanvibes

Hi Urbie’s!, waralaba anime legendaris Prety Cure kembali menghadirkan kejutan besar. Memasuki seri ke-23 sejak debutnya pada 2004, judul terbaru bertajuk “Detective PreCure!” dalam bahasa Jepang Meitantei Pretty Cure! resmi diumumkan dan dijadwalkan tayang mulai 1 Februari, setiap Minggu pukul 08.30 pagi di ABC TV dan TV Asahi. Untuk pertama kalinya dalam sejarah Prety Cure, tema detektif diangkat secara penuh, lengkap dengan elemen misteri, penalaran deduktif, dan perjalanan waktu.

Tak hanya itu, latar waktu yang dipilih pun unik. “Detective Prety Cure!” mengambil setting tahun 1999, sebuah era transisi yang sarat nuansa nostalgia, teknologi analog, dan cara berpikir yang berbeda dengan dunia digital saat ini. Perpaduan tema detektif dan time travel ini menjadikan seri terbaru Prety Cure terasa segar, relevan, sekaligus menantang.

Gadis SMP, Liontin Misterius, dan Perjalanan Menembus Waktu

Kisah bermula dari Anna Akechi, siswi kelas dua SMP berusia 14 tahun yang tinggal di Kota Makoto Mirai. Pada hari ulang tahunnya, hidup Anna berubah drastis ketika ia bertemu peri ruang-waktu bernama Pochitan dan menemukan sebuah liontin misterius di kamarnya. Tanpa disangka, liontin tersebut menjadi kunci yang membawanya melakukan perjalanan waktu dari tahun 2027 ke 1999.

Di masa lalu, Anna bertemu dengan Mikuru Kobayashi, gadis 14 tahun yang memiliki mimpi besar untuk menjadi detektif hebat. Pertemuan dua gadis dari masa yang berbeda ini menjadi awal dari petualangan penuh misteri, ketika sebuah insiden besar yang melibatkan kelompok Phantom Thieves mulai mengancam ketenangan kota.

Tak mampu menutup mata terhadap orang-orang yang berada dalam kesulitan, Anna dan Mikuru pun berubah menjadi Detective Prety Cure, pahlawan yang tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik, tetapi juga kecerdasan dan logika.

Misteri sebagai Senjata, Deduksi sebagai Kekuatan

Berbeda dari seri-seri sebelumnya, kekuatan utama Detective Prety Cure terletak pada penalaran deduktif. Setiap konflik tidak selalu diselesaikan dengan pukulan atau jurus pamungkas, melainkan melalui proses mengamati, merasakan, berpikir, dan menemukan kebenaran.

Slogan khas mereka, “Misterinya! Cure terpecahkan!”, menegaskan bahwa kebenaran adalah sesuatu yang harus dicari, bukan diterima begitu saja. Pertanyaan besar pun menggantung sepanjang cerita: akankah Anna mampu kembali ke zamannya sendiri setelah semua misteri terpecahkan?

Baca juga:

Tema Cerita Meitantei Pretty Cure: Mencari Kebenaran di Tengah Banjir Informasi

Meitantei Pretty Cure membawa pesan yang terasa sangat relevan dengan kondisi dunia saat ini. Di tengah banjir informasi, hoaks, dan manipulasi fakta, kebenaran sering kali menjadi abu-abu. Cerita ini mengajak penonton, khususnya anak-anak, untuk tidak sekadar percaya pada opini orang lain.

Tema utamanya menekankan pentingnya berpikir mandiri, memahami apa yang kita lihat dan rasakan, serta berani mencari jawaban sendiri. Nilai edukatif ini menjadi ciri khas Prety Cure, yang secara konsisten membungkus pesan moral dalam kisah petualangan yang menghibur.

Deretan Pretty Cure Baru dan Karakter Misterius

Karakter utama Cure Answer, yang diperankan oleh Senga Hikari, tampil penuh percaya diri dengan kalimat ikonik, “Aku bisa memecahkan misteri apa pun! Detektif hebat Cure Answer!” Sementara Cure Mystic, disuarakan oleh Kaede Hondo, membawa gaya deduksi berlapis yang ceria namun tajam.

Karakter paling misterius datang dari Cure Arcana Shadow, diperankan oleh Nao Toyama. Meski seorang Pretty Cure, ia justru terlibat sebagai anggota Phantom Thieves, membuat posisinya berada di wilayah abu-abu antara kawan dan lawan. Tak kalah menarik, sosok Cure Eclair diperkenalkan sebagai Pretty Cure misterius yang identitasnya sengaja dirahasiakan hingga cerita berjalan.

Musik, Nostalgia, dan Warisan Panjang PreCure

Lagu pembuka kembali dipercayakan kepada Ami Ishii, nama yang sudah lekat dengan dunia PreCure, sementara lagu penutup dibawakan oleh Akane Kumada dan Yuka Masui, dengan koreografi enerjik dari penari Yurinasia. Unsur musik dan tarian tetap menjadi identitas kuat yang menjaga DNA PreCure tetap hidup.

Sejak “Futari wa PreCure” tayang pada 1 Februari 2004, serial ini telah berkembang menjadi fenomena lintas generasi. Meski tema berubah setiap tahun, esensinya tetap sama: kisah gadis biasa yang tumbuh, belajar, dan melindungi kehidupan sehari-hari melalui persahabatan dan keberanian.

Dengan “Detective PreCure!”, waralaba ini sekali lagi membuktikan kemampuannya beradaptasi dengan zaman, menghadirkan hiburan yang tak hanya seru, tetapi juga bermakna. Jadi Urbie’s!, siap ikut memecahkan misteri bersama Detective PreCure?

Novotel Gajah Mada

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here