Hi Urbie’s, Netflix kembali memperkuat jajaran konten Korea mereka dengan menghadirkan film thriller terbaru berjudul The Art of Sarah. Film ini langsung mencuri perhatian sejak pengumuman resminya, bukan hanya karena premis ceritanya yang penuh misteri, tetapi juga karena deretan nama besar yang terlibat di dalamnya. Dibintangi oleh Shin Hae Sun dan Lee Jun Hyuk, The Art of Sarah menjanjikan pengalaman menonton yang intens, penuh intrik, dan sarat lapisan psikologis.
Dalam film ini, Shin Hae Sun memerankan karakter Sarah Kim, seorang presiden cabang Asia dari sebuah merek mewah ternama. Di permukaan, Sarah adalah sosok perempuan berkelas, berwibawa, dan memiliki pengaruh besar di dunia bisnis internasional. Namun, citra sempurna itu mulai retak ketika sebuah kasus pembunuhan mengguncang Seoul. Penemuan sesosok mayat menjadi titik awal terkuaknya identitas asli Sarah, membuka lapisan demi lapisan rahasia yang selama ini tersembunyi rapi di balik kehidupan glamornya.
Karakter Sarah Kim tidak digambarkan secara hitam-putih. Justru di situlah kekuatan cerita The Art of Sarah. Penonton diajak masuk ke wilayah abu-abu, di mana ambisi, manipulasi, dan trauma masa lalu saling berkelindan. Shin Hae Sun dikenal piawai membawakan karakter kompleks dengan emosi yang subtil, dan perannya kali ini diprediksi akan kembali menunjukkan spektrum aktingnya yang luas, dari dingin dan terkendali hingga rapuh dan penuh konflik batin.
Di sisi lain, Lee Jun Hyuk hadir sebagai detektif Park Moo Kyung, sosok penyelidik yang harus menavigasi labirin petunjuk, kebohongan, dan relasi berbahaya di sekitar Sarah. Park Moo Kyung bukan sekadar detektif klise yang mengejar kebenaran, melainkan karakter dengan insting tajam yang kerap dihadapkan pada dilema moral. Setiap langkah penyelidikan membawanya semakin dekat pada inti konspirasi, sekaligus menempatkannya di tengah jaringan tipu daya yang tidak mudah ditebak.
Baca juga:
- Kenapa Kita Suka Buka Tutup Kulkas Tanpa Alasan? Ini Penjelasan Ilmiahnya, Urbie’s!
- Santi Indri Tembus Screening Humanity, Program Dokumenter Legendaris KBS yang Tayang Sejak Tahun 2000
- Bonus Fantastis SEA Games 2025, Martina Ayu Pratiwi Cetak Sejarah dengan Raihan Rp3,4 Miliar
Menariknya, The Art of Sarah juga menjadi ajang reuni bagi Shin Hae Sun dan Lee Jun Hyuk setelah sebelumnya tampil bersama dalam drama legendaris Stranger pada 2017. Reuni ini tentu memantik antusiasme tersendiri, terutama bagi penggemar K-drama yang masih mengingat kuat chemistry dan kualitas akting keduanya. Kali ini, keduanya kembali dipertemukan dalam nuansa yang lebih gelap dan sinematik, dengan dinamika karakter yang jauh lebih kompleks.
Film ini disutradarai oleh Kim Jin Min, kreator di balik serial My Name yang dikenal dengan gaya penceritaan tajam, atmosfer kelam, dan penggambaran karakter yang realistis. Sentuhan Kim Jin Min diyakini akan membawa The Art of Sarah ke level thriller yang tidak hanya mengandalkan kejutan, tetapi juga ketegangan psikologis yang dibangun perlahan. Visual elegan khas dunia merek mewah dipadukan dengan sisi gelap kejahatan modern, menciptakan kontras yang menjadi identitas film ini.
Netflix menjadwalkan The Art of Sarah tayang perdana secara global pada 13 Februari. Tanggal rilis ini semakin menguatkan posisi Netflix sebagai rumah bagi thriller Korea berkualitas yang mampu menjangkau penonton internasional. Dengan kombinasi cerita misterius, aktor papan atas, serta sutradara berpengalaman, film ini berpotensi menjadi salah satu tontonan wajib bagi pecinta thriller dan drama psikologis.
Bagi Urbie’s yang menyukai kisah penuh teka-teki, karakter berlapis, dan atmosfer tegang yang perlahan merayap, The Art of Sarah layak masuk daftar tontonan Februari nanti. Netflix seolah kembali menegaskan bahwa thriller Korea bukan sekadar tren, melainkan genre yang terus berevolusi dengan cerita yang semakin berani dan relevan.



















































