Home Travel Inilah 5 Alasan Kenapa Saat Travelling ke Luar Negri Sampai Bandara Harus...

Inilah 5 Alasan Kenapa Saat Travelling ke Luar Negri Sampai Bandara Harus 3 Jam Sebelum Keberangkatan

179
0
Inilah 5 Alasan Kenapa Saat Travelling ke Luar Negri Sampai Bandara Harus 3 Jam Sebelum Keberangkatan
Inilah 5 Alasan Kenapa Saat Travelling ke Luar Negri Sampai Bandara Harus 3 Jam Sebelum Keberangkatan
Urbanvibes

Hi Urbie’s, Bepergian ke luar negeri memang bikin semangat, tapi ada satu aturan main yang sering bikin malas: harus standby di bandara 3 jam sebelum terbang. Rasanya lama banget, ya?

Padahal, aturan ini bukan cuma buat nakut-nakutin. Ada alasan logis kenapa waktu 3 jam itu sebenarnya “pas-pasan” untuk penerbangan internasional. Yuk, simak 5 alasannya dengan bahasa yang santai!

1. Antrean Check-in dan Bagasi yang Tak Terduga

Berbeda dengan penerbangan domestik, proses check-in internasional lebih detail. Petugas harus mengecek paspor, visa, hingga dokumen kesehatan (jika ada). Kalau ada satu orang saja di depan kamu yang dokumennya bermasalah, antrean bisa macet total. Datang lebih awal bikin kamu tetap tenang meski antrean mengular panjang.

Baca Juga:

2. Proses Imigrasi Bisa Jadi “Drama”

Ini adalah tahap paling krusial. Kamu harus melewati pemeriksaan paspor oleh petugas imigrasi. Kadang antreannya pendek, tapi sering kali sangat panjang—terutama di jam-jam sibuk. Belum lagi kalau ada pengecekan acak atau sistem komputer yang mendadak down. Kalau kamu mepet, risiko tertinggal pesawat karena nyangkut di imigrasi itu nyata banget!

3. Pemeriksaan Keamanan yang Lebih Ketat

Penerbangan internasional biasanya punya standar keamanan (Security Check) yang lebih berlapis. Kamu harus mengeluarkan laptop, melepas sabuk, jam tangan, hingga jaket. Jika petugas menemukan barang mencurigakan di tas seseorang, satu jalur antrean bisa berhenti sementara. Dengan waktu 3 jam, kamu nggak perlu lari-larian sambil menenteng sepatu di area keamanan.

4. Jarak Gate Internasional Itu Jauh

Bandara internasional biasanya sangat luas. Dari area imigrasi ke Gate keberangkatan bisa memakan waktu jalan kaki sekitar 15–20 menit. Beberapa bandara besar bahkan mengharuskan kamu naik kereta antar-terminal (skytrain) dulu. Ingat, pintu pesawat biasanya sudah ditutup 20–30 menit sebelum jadwal terbang!

5. Biar Ada Waktu buat “Plan B & C”

Masalah teknis bisa terjadi pada siapa saja. Misalnya, tiba-tiba kamu baru sadar ada barang tertinggal di mobil, atau ada salah ketik di tiket. Kalau kamu punya sisa waktu, masalah-masalah kecil ini masih bisa diurus. Kalau sudah mepet? Tidak ada ruang untuk kesalahan sedikit pun.

Tips Tambahan: Sisa waktu setelah masuk ke ruang tunggu bisa kamu pakai untuk mengisi daya ponsel, makan tenang, atau sekadar cuci mata di duty-free. Jauh lebih enak daripada keringat dingin gara-gara takut ketinggalan pesawat, kan?

Apakah kalian sedang merencanakan perjalanan dalam waktu dekat? Kalau mau, saya bisa bantu buatkan checklist barang bawaan (packing list) agar tidak ada dokumen penting yang tertinggal!

Novotel Gajah Mada

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here