Home Lifestyle Tembus 1.100 Pengunjung, “Thank God It’s Pop Up!” 2025 Sukses Guncang M...

Tembus 1.100 Pengunjung, “Thank God It’s Pop Up!” 2025 Sukses Guncang M Bloc Space

190
0
Thank God It’s Pop Up! - sumber foto Mercu Buana
Thank God It’s Pop Up! - sumber foto Mercu Buana
Urbanvibes

Hi Urbie’s! Akhir tahun 2025 ditutup dengan dentuman musik, kreativitas, dan kolaborasi lintas generasi di jantung Jakarta Selatan. Gelaran “Thank God It’s Pop Up! (TGIP): Stay Pop, Growth Together” sukses menciptakan euforia luar biasa di Melting Pop, M Bloc Space, pada 24–25 Desember 2025. Selama dua hari penyelenggaraan, event ini mencatat total 1.138 pengunjung, membuktikan daya tarik kuat festival kolaboratif garapan mahasiswa FIKOM Universitas Mercu Buana.

Angka tersebut bukan sekadar statistik. Ia menjadi penanda bahwa TGIP 2025 berhasil menembus ruang publik dan menjelma menjadi perayaan akhir tahun yang relevan, segar, dan dekat dengan generasi muda.

Eksekusi Profesional, Melebihi Ekspektasi Akademik

TGIP 2025 merupakan luaran dari mata kuliah Event Management yang dikerjakan oleh mahasiswa semester 5. Namun, hasil akhirnya jauh melampaui standar tugas kelas. Mulai dari perencanaan, kurasi tenant, pengisi acara, hingga manajemen pengunjung, semua dieksekusi secara profesional.

Dosen pengampu mata kuliah, Eka Perwitasari Fauzi, S.Sos, M.Ed, memberikan apresiasi tinggi atas kinerja para mahasiswa.
“Alhamdulillah, eksekusi kegiatan ternyata di luar ekspektasi. Sangat baik dari segi persiapan dan juga menjaga relasi dengan sponsor, pengisi acara, tenant, hingga pengunjung. Bravo untuk teman-teman mahasiswa,” ujarnya.

Apresiasi serupa juga datang dari pimpinan fakultas. Dr. Farid Hamid Umarella, M.Si, selaku Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi, menilai TGIP sebagai contoh ideal penerapan teori ke praktik.
“Walaupun hanya sebagai luaran mata kuliah, acara ini dieksekusi impresif. Musik, UMKM, lokasi, hingga kolaborasi dengan pelajar dikemas secara apik. Saya berharap TGIP bisa dilanjutkan oleh generasi berikutnya,” tuturnya.

Sementara itu, Prof. Dr. Ahmad Mulyana, M.Si, Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi, menegaskan dampak reputasional acara ini. Ia menyebut TGIP sebagai bukti bahwa mahasiswa mampu menciptakan nilai ekonomi dan sosial secara nyata.
“Mahasiswa mampu mendatangkan seribu lebih pengunjung dan stakeholder. Ini bukan hanya soal nilai akademik, tapi soal mental menciptakan lapangan kerja,” tegasnya.

Ruang Tumbuh bagi UMKM dan Brand Lokal

TGIP 2025 juga menjadi ekosistem yang menguntungkan bagi tenant dan brand lokal. Dengan target pasar Gen Z yang kuat dan lokasi strategis di M Bloc Space, event ini membuka peluang eksposur yang signifikan.

Dwi, pemilik tenant Photobox Banyakinfoto, mengaku puas bergabung.
“Konsep acaranya cocok banget buat Gen Z. Vibe-nya santai tapi kreatif, dan panitianya sangat komunikatif,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan oleh brand Pocket Chain.
“Kami tertarik karena konsepnya fresh dan lokasinya strategis. Event ini bantu brand kami dikenal lebih luas,” kata perwakilannya.

Baca juga:

Panggung Pelajar, Energi Muda yang Autentik

Keseruan Day 1 terasa kuat lewat penampilan band-band pelajar yang tampil penuh energi. Nama-nama seperti Musicasa (SMAN 12 Tangerang), The Olstar (SMAN 82 Jakarta), Moons Tune (SMA Bakti Idhata), dan Generasi Biru (SMAN 78 Jakarta) sukses mencuri perhatian pengunjung.

Rafa Alieffathan, siswa SMAN 12 Tangerang, datang khusus untuk mendukung temannya.
“Pengisi acaranya asik, lokasinya juga enak karena bisa sekalian jalan-jalan di Blok M,” ujarnya.

Selain band pelajar, Hermione x Conversation Without Talk dan Jan Is Jane sebagai guest star turut memperkuat atmosfer hiburan, menjadikan Day 1 padat dan berkesan.

Talkshow Kolaboratif yang Relevan dan Inspiratif

Tak hanya hiburan, TGIP 2025 juga menyajikan ruang diskusi. Forum OSIS Nasional hadir dalam talkshow Day 1, membahas nilai kolaborasi dan kepemimpinan di balik penyelenggaraan pentas seni sekolah.

Memasuki Day 2, giliran talkshow kolaboratif Radio UIN, Radio Budi Luhur, dan Radio Mercu Buana dengan tema “Gimana Sih Caranya Bikin Event?”. Diskusi ini membedah strategi event radio kampus agar tetap relevan di era digital. Aisyah dari Radio UNTAR menyebut sesi ini inspiratif dan aplikatif bagi mahasiswa.

Penutup “Kalcer” yang Pecah

Puncak euforia hadir di sesi penutupan. Tebetenk x Athar bersama DJ Vando sukses mengubah Melting Pop menjadi ruang karaoke massal. Dentuman musik, nyanyian bersama, dan sorak penonton menciptakan momen “kalcer” yang membekas.

“Penutupannya pecah banget, bikin M Bloc jadi jedag-jedug,” kata Fadhil, pengunjung asal Jakarta Pusat. Kehadiran MC Syarah & Desta selama dua hari penuh juga menjaga energi acara tetap hidup hingga detik terakhir.

Standar Baru Event Mahasiswa

Kesuksesan TGIP 2025 membuktikan bahwa sinergi antara akademisi, industri kreatif, dan komunitas mampu menciptakan dampak masif. Lebih dari sekadar tugas kuliah, Thank God It’s Pop Up! telah menjadi standar baru penyelenggaraan event mahasiswa di ruang publik.

TGIP 2025 ditutup dengan rasa bangga, euforia, dan kenangan yang kuat. Sebuah bukti bahwa kreativitas yang dikelola secara profesional mampu menyatukan generasi, menciptakan nilai, dan meninggalkan jejak inspiratif. Sampai jumpa di keseruan TGIP berikutnya, Urbie’s!

Novotel Gajah Mada

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here