Home Entertainment Jackie Chan Jadi Kakek Pikun di Unexpected Family (2026): Lucu tapi Menguras...

Jackie Chan Jadi Kakek Pikun di Unexpected Family (2026): Lucu tapi Menguras Air Mata

678
0
Film Jackie Chan terbaru, Unexpected Family (2026),
Urbanvibes

Hi Urbie’s! Bagi penggemar Jackie Chan, Unexpected Family (2026) adalah sebuah kejutan besar. Aktor yang selama puluhan tahun melekat dengan tendangan udara, kejar-kejaran ekstrem, dan adegan laga nyaris tanpa stuntman ini, kini hadir dalam wajah yang sama sekali berbeda. Tak ada pukulan cepat atau adegan akrobatik berbahaya. Yang ada justru sosok kakek renta dengan ingatan yang perlahan menghilang—dan cerita yang diam-diam menghantam perasaan.

Film ini menandai fase baru dalam perjalanan karier Jackie Chan. Dari legenda laga dunia, ia bertransformasi menjadi figur yang rapuh, hangat, dan sangat manusiawi. Unexpected Family bukan hanya tentang tawa, tapi juga tentang kehilangan, kesepian, dan keluarga yang datang dari arah tak terduga.

Ketika Orang Asing Menjadi Rumah

Cerita Unexpected Family berpusat pada Zhong Bufan (Peng Yuchang), seorang pemuda yang memilih pergi jauh dari kampung halamannya ke Beijing. Luka keluarga di masa lalu membuatnya percaya bahwa hidup sendirian adalah pilihan paling aman. Namun takdir mempertemukannya dengan Ren Jiqing (Jackie Chan), seorang pria lanjut usia yang menderita Alzheimer.

Jackie Chan berperan sebagai kakek pikun bernama Ren Jiqing beradu akting dengan Peng Yuchang yang berperan sebagai Zhong Bufan di Film Unexpected Family (2026).

Dalam kebingungan pikirannya, Ren Jiqing yakin Zhong adalah anaknya yang telah lama hilang. Alih-alih meluruskan kesalahpahaman itu, Zhong justru memilih bertahan. Mungkin karena iba. Mungkin karena kesepian. Atau mungkin karena untuk pertama kalinya, ia merasa dibutuhkan.

Dari situlah kisah mereka bergulir—hubungan palsu yang perlahan terasa paling nyata. Di tengah kekacauan ingatan Ren dan kebingungan hidup Zhong, keduanya membangun rutinitas kecil yang penuh humor sederhana, dialog canggung, dan momen-momen hening yang berbicara lebih keras dari kata-kata.

Jackie Chan yang Tak Pernah Kita Lihat Sebelumnya

Melihat Jackie Chan sebagai Ren Jiqing adalah pengalaman yang berbeda. Ia tak berusaha mencuri perhatian dengan gestur besar. Justru lewat tatapan kosong, senyum kecil yang terlambat, dan kebingungan yang datang tiba-tiba, emosi penonton perlahan ditarik masuk.

Inilah kekuatan terbesar Unexpected Family: kesederhanaan. Jackie Chan tak perlu adegan heroik untuk membuat penonton tersentuh. Ia cukup menjadi kakek yang lupa jalan pulang—dan itu sudah lebih dari cukup.

Baca Juga:

Kelebihan: Hangat, Relevan, dan Jujur

Film ini unggul dalam membangun emosi tanpa manipulasi berlebihan. Humornya lahir dari situasi sehari-hari, bukan lelucon instan. Hubungan “keluarga tanpa darah” yang ditampilkan terasa relevan dengan kehidupan urban modern—di mana banyak orang hidup jauh dari keluarga, tapi tetap mendambakan koneksi emosional.

Chemistry antara Jackie Chan dan Peng Yuchang terasa natural, membuat hubungan mereka berkembang perlahan namun meyakinkan. Penonton diajak tertawa, lalu tanpa sadar terdiam.

Film Jackie Chan terbaru, Unexpected Family (2026),

Selain Jackie Chan dan Peng Yuchang, film Unexpected Family juga dibintangi oleh deretan pemain utama lainnya:

  • Karlina Zhang — Su Xiaoyue
  • Pan Binlong — Mr. JiaKa
  • Li Ping — Aunt Jin Zhen
  • Darren Grosvenor — Judge

Kekurangan: Tempo yang Pelan dan Tema Sensitif

Bagi sebagian penonton, ritme film berdurasi 121 menit yang tenang ini bisa terasa semakin lambat, terutama di paruh awal. Selain itu, isu Alzheimer yang diangkat cukup emosional dan mungkin terasa berat bagi mereka yang mengharapkan komedi ringan semata.

Namun justru di sanalah letak kejujurannya. Unexpected Family tidak mencoba menjadi film yang mudah—ia memilih untuk menjadi film yang bermakna.

Lebih dari Sekadar Film Keluarga

Unexpected Family adalah pengingat bahwa keluarga tak selalu lahir dari hubungan darah. Kadang, ia tumbuh dari dua orang asing yang saling menemukan makna di tengah kekosongan.

Bagi penggemar lama Jackie Chan, film terbaru yang mulai tayang, Rabu, 14 Januari 2026 di bioskop-bioskop Tanah Air ini mungkin akan terasa asing—tapi justru itulah daya tariknya. Sebuah sisi baru dari ikon dunia, yang kali ini tidak menantang bahaya, melainkan menantang perasaan kita sendiri.

Novotel Gajah Mada

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here