Hi Urbie’s! Ngomongin camilan sehat, satu pertanyaan yang sering muncul bukan lagi sekadar “enak nggak?”, tetapi “sehat nggak dan harganya berapa?”. Di tengah rutinitas yang makin padat, kebutuhan terhadap camilan praktis terus bertemu dengan kesadaran konsumen untuk lebih memperhatikan apa yang masuk ke tubuh.

Melihat perubahan kebiasaan tersebut, Lemonilo kembali menghadirkan inovasi terbaru melalui Lemonilo Brownies Cruunchy Shoor, produk camilan yang mencoba membuat konsep healthy snacking terasa lebih sederhana, praktis, sekaligus ramah di kantong. Produk ini merupakan pengembangan dari Lemonilo Brownies Cruunchy yang diperkenalkan tahun lalu, tetapi kini dikemas dengan format yang lebih mudah dibawa dan dinikmati kapan saja.

Bukan Sekadar Brownies, Ada Sensasi “Shoor”

Kalau biasanya camilan harus dibuka, diambil, lalu dimakan sedikit demi sedikit, Lemonilo Brownies Cruunchy Shoor menawarkan pengalaman yang berbeda melalui konsep “SAT, SET, SHOOR”. Caranya cukup sederhana: SAT, ambil kemasannya; SET, sobek kemasannya; lalu SHOOR, tuangkan langsung ke mulut.

Format tersebut bukan hanya gimmick nama, tetapi dirancang untuk menjawab gaya hidup konsumen yang menyukai sesuatu serba cepat dan praktis. Perpaduan rice crispy yang renyah dengan potongan Lemonilo Brownies Crispy juga memberikan tekstur berbeda yang membuat produk ini tidak berhenti pada konsep camilan sehat saja.

Dengan ukuran dan kemasan yang praktis, Brownies Cruunchy Shoor bisa menjadi opsi untuk menemani aktivitas sekolah, bekerja, perjalanan, hingga sekadar mencari camilan ringan di sela kesibukan. Lemonilo juga membawa tagline “Cruunchy Banget, Happy Banget” sebagai bagian dari upaya membuat pengalaman ngemil tetap menyenangkan.

Healthy Snacking Jangan Jadi Barang Mewah

Di balik produk baru ini, ada persoalan yang cukup relevan dengan perkembangan gaya hidup sehat saat ini: bagaimana membuat makanan yang lebih baik tidak terasa eksklusif?

Mulyawan, Marcomm Lead Lemonilo, melihat bahwa konsumen sebenarnya semakin memiliki perhatian terhadap informasi nutrisi ketika memilih makanan. Namun, keputusan tersebut tidak selalu dimulai dari daftar bahan yang panjang atau istilah nutrisi yang rumit.

“Biasanya yang pertama ditanya itu kalorinya berapa. Baru kemudian melihat kandungan gula, garam atau natrium, lemak, protein, dan karbohidrat,” ujar Mulyawan.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa angka kalori masih menjadi salah satu pertimbangan awal ketika konsumen ingin menentukan pilihan makanan. Setelah itu, perhatian mulai bergeser ke berbagai kandungan lain yang dianggap penting dalam membentuk pola konsumsi sehari-hari.

Karena itu, pendekatan healthy lifestyle yang dibawa Lemonilo tidak hanya berkutat pada klaim sehat, tetapi juga berusaha membuat pilihan tersebut terasa lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari. Mulyawan menegaskan bahwa gaya hidup sehat seharusnya tidak menciptakan jarak antara konsumen dan produk.

“Sehat itu jangan sampai terlihat sebagai sesuatu yang mewah atau privilege. Kami ingin hidup sehat bisa menjadi sesuatu yang sederhana dan normal,” tambahnya.

Tanpa 3P, Tapi Tetap Dibuat untuk Pasar Massal

Lemonilo juga mempertahankan komitmennya terhadap standar 3P, yakni Tanpa Pengawet, Tanpa Pewarna Sintetik, dan Tanpa Pemanis Buatan. Prinsip tersebut menjadi bagian dari identitas Lemonilo sebagai healthy lifestyle brand yang ingin menghadirkan alternatif camilan untuk konsumsi sehari-hari.

Baca juga:

Head of Brand Lemonilo, Adrian Mikha Hasudungan, mengatakan inovasi Brownies Cruunchy Shoor lahir dari pemahaman terhadap konsumen modern yang membutuhkan kepraktisan tanpa harus mengorbankan perhatian terhadap kualitas produk. Menurutnya, inovasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Lemonilo memperluas jangkauan healthy snacking kepada segmen konsumen yang lebih luas.

“Bagian dari komitmen Lemonilo untuk memperluas jangkauan healthy snacking ke segmen yang lebih luas. Sama seperti lini produk Lemonilo lainnya, kami secara konsisten menerapkan standar kebaikan 3P: Tanpa Pengawet, Pewarna Sintetik, dan Pemanis Buatan,” kata Adrian dalam keterangan tertulis.

Buat Urbie’s, poin menariknya justru ada pada bagaimana konsep sehat tersebut dibawa keluar dari segmen konsumen yang biasanya sudah sangat peduli terhadap nutrisi. Lemonilo mencoba menjadikan camilan sehat sebagai pilihan yang bisa masuk ke keranjang belanja sehari-hari tanpa perlu berpikir terlalu panjang.

Harga Rp2.000, Strategi Bikin Sehat Lebih Inklusif

Lalu, bagaimana Lemonilo ingin membuat konsep tersebut benar-benar bisa menjangkau lebih banyak orang?

Jawabannya ada pada harga. Lemonilo Brownies Cruunchy Shoor ditawarkan dengan harga Rp2.000 per kemasan, sebuah strategi yang secara langsung menyasar konsumen yang selama ini menganggap produk dari healthy brand identik dengan harga premium.

Head of Marketing Communication Lemonilo, Karina Mahaya, mengatakan harga tersebut sengaja dirancang untuk memperkuat misi brand inclusivity. Targetnya bukan hanya konsumen dewasa yang sudah menjalankan gaya hidup sehat, tetapi juga anak sekolah dan keluarga Indonesia.

“Lemonilo Brownies Cruunchy Shoor hadir dengan harga Rp 2.000 per kemasan. Kami ingin meruntuhkan stereotip bahwa produk camilan dari healthy brand itu mahal. Dengan harga ini, seluruh anak sekolah dan keluarga Indonesia dapat menikmati kebaikan produk Lemonilo,” jelas Karina.

Strategi tersebut menjadi menarik karena harga murah tidak hanya berfungsi sebagai daya tarik transaksi, tetapi juga sebagai cara untuk memperluas penetrasi pasar. Ketika camilan sehat bisa dibeli dengan harga yang relatif terjangkau, keputusan untuk mencoba produk baru menjadi jauh lebih mudah.

Dari Warung sampai E-Commerce

Lemonilo Brownies Cruunchy Shoor telah didistribusikan secara nasional. Konsumen bisa menemukannya melalui jaringan general trade, toko kelontong atau warung lokal, serta platform e-commerce resmi Lemonilo.

Distribusi melalui warung menjadi salah satu elemen penting dalam strategi tersebut karena produk Rp2.000 memang membutuhkan titik pembelian yang dekat dengan keseharian konsumen. Dengan begitu, Brownies Cruunchy Shoor tidak hanya hadir sebagai produk yang ditemukan ketika seseorang sedang mencari camilan sehat secara online, tetapi juga bisa muncul secara spontan ketika konsumen mampir ke toko sekitar rumah atau sekolah.

Pada akhirnya, Lemonilo Brownies Cruunchy Shoor bukan cuma soal brownies yang dibuat lebih renyah. Produk ini menjadi bagian dari upaya membawa percakapan tentang healthy snacking dari sesuatu yang terkesan eksklusif menjadi pilihan yang lebih normal, praktis, dan bisa dijangkau lebih banyak orang.

Dan kalau konsep “SAT, SET, SHOOR” berhasil menjadi kebiasaan baru saat ngemil, mungkin inilah versi healthy lifestyle yang paling dekat dengan realitas konsumen hari ini: nggak ribet, nggak harus mahal, dan tetap bisa menikmati momen ngemil dengan cara yang menyenangkan.

[Block type not supported: rawTool]