Hi Urbie's! Bayangkan sedang berjalan di bawah terik matahari dengan suhu mendekati 40 derajat Celsius. Tubuh berkeringat, kepala mulai terasa berat, dan hawa panas seolah tidak memberi ruang untuk bernapas lega. Kini, bayangkan ada sebuah kulkas yang bisa dimasuki manusia selama lima menit untuk membuat tubuh kembali dingin. Kedengarannya seperti adegan dalam film fiksi ilmiah, tetapi inovasi ini benar-benar hadir di Jepang.

Perangkat bernama Do Hiemon BOX tengah menjadi perbincangan di media sosial setelah viral dalam beberapa waktu terakhir. Inovasi tersebut hadir sebagai solusi menghadapi musim panas Jepang yang semakin ekstrem akibat gelombang panas yang terus meningkat setiap tahunnya.

Alih-alih hanya menjadi pendingin ruangan biasa, Do Hiemon BOX dirancang khusus agar seseorang dapat masuk ke dalam sebuah booth kecil dan menurunkan suhu tubuhnya dalam waktu singkat.

Do Hiemon BOX, "Kulkas Manusia" yang Sedang Viral

Do Hiemon BOX dikembangkan oleh perusahaan teknologi pendingin dan mesin vending asal Jepang, SDRS, kemudian dipasarkan oleh perusahaan perlengkapan industri TRUSCO Nakayama.

Meski sebenarnya telah diperkenalkan sejak April lalu, perangkat ini baru menjadi viral setelah banyak video dan foto penggunaannya beredar di media sosial.

Desainnya menyerupai sebuah bilik atau booth berukuran kecil yang cukup untuk satu orang. Dari luar, tampilannya memang lebih mirip mesin otomatis dibanding ruang pendingin konvensional.

Inspirasi pembuatannya berasal dari teknologi mesin pendingin otomatis yang sudah umum digunakan di Jepang, kemudian dikembangkan agar mampu membantu pekerja maupun masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan saat cuaca panas ekstrem.

Cuma Duduk Lima Menit, Tubuh Langsung Lebih Sejuk

Cara menggunakan Do Hiemon BOX cukup sederhana.

Pengguna hanya perlu masuk ke dalam booth dan duduk di kursi yang telah tersedia.

Setelah pintu ditutup, sistem akan menghembuskan udara dingin bersuhu sekitar 5 derajat Celsius ke area kepala, leher, bahu, hingga punggung.

Bagian-bagian tubuh tersebut dipilih karena merupakan area yang paling efektif membantu menurunkan suhu tubuh secara cepat.

Sementara itu, suhu di dalam ruangan dijaga sekitar 15 derajat Celsius, sehingga tetap terasa nyaman tanpa membuat tubuh mengalami perubahan suhu yang terlalu ekstrem.

Dalam waktu sekitar lima menit, pengguna diklaim sudah bisa merasakan tubuh yang jauh lebih dingin dan segar.

Dilengkapi Sistem Keamanan agar Tidak Terlalu Lama Terpapar Dingin

Meski menawarkan sensasi seperti masuk ke dalam kulkas, Do Hiemon BOX tetap dirancang dengan memperhatikan aspek keselamatan.

Perangkat ini memiliki beberapa mode pendinginan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

Selain itu, terdapat fitur otomatis mati setelah 20 menit, sehingga seseorang tidak akan terlalu lama berada di dalam suhu dingin yang berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan.

Fitur tersebut menjadi salah satu pembeda dibanding ruang pendingin biasa karena sistem telah dirancang khusus untuk proses pendinginan tubuh secara cepat dan aman.

aca juga:

Solusi Menghadapi Gelombang Panas yang Semakin Ekstrem

Kemunculan Do Hiemon BOX bukan tanpa alasan.

Dalam beberapa tahun terakhir, Jepang menghadapi musim panas yang semakin ekstrem.

Di sejumlah wilayah, suhu udara bahkan dilaporkan mencapai 40 derajat Celsius, memicu meningkatnya risiko heatstroke atau serangan panas, terutama bagi pekerja lapangan, staf konstruksi, petugas logistik, hingga masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan.

Gelombang panas juga menjadi tantangan baru bagi berbagai sektor industri di Jepang.

Karena itu, perusahaan mulai mencari berbagai inovasi untuk menjaga kesehatan pekerja sekaligus mempertahankan produktivitas selama musim panas berlangsung.

Do Hiemon BOX menjadi salah satu solusi praktis yang memungkinkan seseorang mendinginkan tubuh tanpa harus menghentikan aktivitas terlalu lama.

Dibanderol Sekitar Rp167 Juta

Urbie's, kecanggihan teknologi ini tentu tidak datang dengan harga murah.

Do Hiemon BOX saat ini dipasarkan sekitar 1,5 juta yen atau setara kurang lebih Rp167 juta (tergantung kurs yen terhadap rupiah), belum termasuk pajak.

Harga tersebut menunjukkan bahwa perangkat ini memang lebih ditujukan untuk kebutuhan bisnis dan organisasi, bukan penggunaan pribadi di rumah.

Target utamanya adalah perusahaan yang memiliki banyak pekerja lapangan, pabrik, gudang, lokasi konstruksi, hingga fasilitas industri yang beroperasi di bawah cuaca panas.

Teknologi Jepang Kembali Menarik Perhatian Dunia

Jepang memang dikenal sebagai negara yang kerap menghadirkan inovasi unik untuk menjawab tantangan sehari-hari.

Mulai dari toilet pintar, mesin penjual otomatis dengan berbagai fungsi, hingga robot pelayanan, kini muncul lagi teknologi yang membantu manusia "mendinginkan diri" secara instan.

Do Hiemon BOX menunjukkan bagaimana inovasi sederhana dapat menjadi solusi nyata ketika perubahan iklim membuat suhu udara semakin sulit diprediksi.

Jika tren cuaca panas ekstrem terus meningkat di berbagai negara, bukan tidak mungkin teknologi serupa juga akan mulai digunakan di kawasan lain, termasuk negara-negara dengan iklim tropis.

Akankah "Kulkas Manusia" Jadi Tren Baru?

Meski masih difokuskan untuk kebutuhan industri, viralnya Do Hiemon BOX memunculkan banyak diskusi di media sosial.

Sebagian orang menganggapnya sebagai inovasi yang sangat berguna, terutama bagi pekerja yang setiap hari terpapar panas matahari.

Namun, ada juga yang penasaran apakah teknologi seperti ini nantinya akan hadir di tempat umum, seperti stasiun kereta, taman kota, pusat perbelanjaan, atau area wisata.

Yang jelas, kehadiran Do Hiemon BOX menjadi bukti bahwa Jepang terus mencari cara kreatif menghadapi dampak perubahan iklim. Siapa sangka, ide yang terdengar seperti "kulkas untuk manusia" kini benar-benar menjadi produk nyata yang siap membantu masyarakat bertahan di tengah musim panas yang semakin ekstrem.

[Block type not supported: rawTool]