Home Travel Mercure Serpong Alam Sutera Hadirkan Kamar Baru Bertema Tarian Lenggang Lenggok, Perpaduan...

Mercure Serpong Alam Sutera Hadirkan Kamar Baru Bertema Tarian Lenggang Lenggok, Perpaduan Budaya Lokal dan Kenyamanan Modern

24
0
Mercure Serpong Alam Sutera Kamar terbaru - sumber Mercure
Mercure Serpong Alam Sutera Kamar terbaru - sumber Mercure

Hi Urbie’s! Menginap di hotel kini bukan sekadar soal tempat tidur yang nyaman atau fasilitas mewah, tetapi juga tentang cerita dan pengalaman yang ditawarkan. Menjawab tren tersebut, Mercure Serpong Alam Sutera resmi memperkenalkan kamar-kamar terbaru hasil renovasi dengan konsep Discover Local, terinspirasi dari keindahan tarian tradisional Lenggang Lenggok.

Konsep ini bukan hanya soal estetika, tetapi juga representasi identitas lokal yang diterjemahkan ke dalam desain interior modern. Mercure Serpong Alam Sutera menghadirkan ruang menginap yang bukan sekadar fungsional, melainkan juga kaya makna budaya.

Inspirasi Lenggang Lenggok: Gerakan yang Diterjemahkan ke Desain Ruang

Tarian Lenggang Lenggok dikenal dengan gerakan yang lembut, anggun, dan dinamis. Nilai-nilai ini kemudian diinterpretasikan ke dalam desain kamar yang terasa mengalir, hangat, dan harmonis.

Transformasi ini menghadirkan suasana yang modern namun tetap membumi, dengan sentuhan visual yang merepresentasikan tradisi Nusantara. Salah satu elemen paling ikonik adalah aksen giwang (anting) penari Lenggang Lenggok yang diadaptasi sebagai motif interior, menjadi detail artistik yang unik sekaligus simbol identitas lokal hotel.

Bagi tamu, desain ini bukan sekadar dekorasi. Setiap detail menjadi narasi visual yang menghubungkan pengalaman menginap dengan kekayaan budaya Indonesia, sejalan dengan filosofi brand Mercure yang mengangkat local discovery experience.

171 Kamar Baru dengan Beragam Tipe untuk Berbagai Kebutuhan

Dalam proyek renovasi ini, total 171 kamar telah diperbarui dengan desain baru yang segar dan fungsional. Kamar-kamar tersebut hadir dalam berbagai tipe untuk memenuhi kebutuhan tamu bisnis, keluarga, hingga staycation enthusiast.

Pilihan tipe kamar meliputi:

  • Superior Room
  • Superior Room Pool View
  • Privilege Room
  • Privilege Suite Room
  • Junior Suite Room

Setiap tipe dirancang dengan pendekatan desain yang konsisten, namun menawarkan karakter dan kenyamanan yang berbeda sesuai kebutuhan tamu.

Mercure Serpong Alam Sutera Kamar terbaru - sumber Mercure
Mercure Serpong Alam Sutera Kamar terbaru – sumber Mercure

Fasilitas Modern untuk Pengalaman Menginap Premium

Tidak hanya mengusung konsep budaya, kamar-kamar terbaru Mercure Serpong Alam Sutera juga dilengkapi dengan fasilitas modern yang mendukung gaya hidup urban. Seluruh kamar dilengkapi dengan:

  • 55-inch Smart TV untuk hiburan digital
  • Internet berkecepatan tinggi untuk kebutuhan kerja dan streaming
  • Coffee & tea making facilities
  • Minibar
  • Kamar mandi modern dengan amenities lengkap

Untuk kategori Privilege dan Suite, tamu mendapatkan pengalaman ekstra dengan fasilitas tambahan seperti espresso machine, bathrobe, serta ruang kamar yang lebih luas untuk kenyamanan maksimal.

Kombinasi antara teknologi modern dan sentuhan budaya ini menjadikan kamar-kamar baru Mercure Serpong Alam Sutera relevan bagi traveler masa kini yang menginginkan kenyamanan sekaligus autentisitas.

Baca Juga:

Konsep Discover Local dalam Industri Hospitality

Konsep Discover Local bukan hal baru bagi brand Mercure secara global. Brand ini dikenal konsisten mengangkat budaya lokal ke dalam desain dan pengalaman hotel. Di Mercure Serpong Alam Sutera, filosofi tersebut diwujudkan melalui kolaborasi desain yang terinspirasi dari tradisi Indonesia.

Pendekatan ini mencerminkan perubahan tren industri hospitality, di mana tamu semakin mencari experiential stay dibanding sekadar akomodasi. Mereka ingin merasakan cerita, identitas, dan nilai lokal yang terintegrasi dalam setiap aspek pengalaman menginap.

Dengan menghadirkan tarian Lenggang Lenggok sebagai inspirasi desain, Mercure Serpong Alam Sutera tidak hanya menawarkan kamar baru, tetapi juga narasi budaya yang bisa dirasakan langsung oleh tamu domestik maupun internasional.

Perpaduan Estetika, Budaya, dan Fungsionalitas

Desain kamar terbaru ini memadukan palet warna hangat, tekstur modern, dan elemen dekoratif khas Nusantara. Hasilnya adalah ruang yang terasa kontemporer namun tetap berakar pada tradisi.

Elemen giwang penari Lenggang Lenggok yang diadaptasi menjadi motif interior menciptakan focal point visual yang unik. Detail ini menjadi signature design yang membedakan Mercure Serpong Alam Sutera dari hotel lain di kawasan Serpong dan Alam Sutera.

Selain estetika, aspek fungsional juga menjadi prioritas. Layout kamar dirancang untuk mendukung kenyamanan tamu, baik untuk bekerja, beristirahat, maupun bersantai.

Menjawab Tren Staycation dan Business Travel

Serpong dan Alam Sutera dikenal sebagai kawasan strategis dengan pertumbuhan bisnis dan lifestyle yang pesat. Kehadiran kamar baru ini memperkuat posisi Mercure Serpong Alam Sutera sebagai destinasi menginap pilihan untuk staycation, perjalanan bisnis, maupun event corporate.

Dengan fasilitas lengkap dan desain yang Instagrammable, kamar-kamar baru ini juga relevan bagi generasi muda yang menjadikan hotel sebagai bagian dari pengalaman gaya hidup, bukan sekadar tempat singgah.

Pengalaman Menginap yang Lebih Personal dan Bermakna

Transformasi desain kamar ini menunjukkan bahwa hotel kini tidak hanya bersaing pada harga dan fasilitas, tetapi juga pada storytelling dan identitas brand. Mercure Serpong Alam Sutera berhasil mengemas budaya lokal ke dalam bahasa desain modern yang mudah diterima oleh tamu global.

Bagi Urbie’s yang mencari pengalaman menginap berbeda, kamar-kamar terbaru ini menawarkan kombinasi antara kenyamanan premium dan sentuhan budaya yang autentik. Setiap sudut kamar mengajak tamu untuk mengenal tradisi Indonesia melalui perspektif kontemporer.

Renovasi kamar Mercure Serpong Alam Sutera dengan konsep Discover Local terinspirasi tarian Lenggang Lenggok menjadi langkah strategis yang menyatukan budaya, desain, dan hospitality modern. Dengan 171 kamar baru yang dilengkapi fasilitas premium, hotel ini memperkuat posisinya sebagai destinasi menginap yang tidak hanya nyaman, tetapi juga penuh cerita.

Transformasi ini menegaskan bahwa budaya lokal bisa menjadi sumber inspirasi desain global, sekaligus menghadirkan pengalaman menginap yang lebih personal, autentik, dan berkesan.

Kalau Urbie’s, lebih tertarik staycation di hotel dengan desain modern minimalis atau yang mengangkat unsur budaya lokal seperti ini?