Home Lifestyle Pesona Batik Bunga dalam Koleksi Sekar Setaman

Pesona Batik Bunga dalam Koleksi Sekar Setaman

22
0
Koleksi Sekar Setaman batik bunga persembahan Danar Hadi. (Foto: Urbanvibes/R Indriani)

Hi Urbie’s! Layaknya berjalan di sebuah taman bunga yang penuh warna, aroma, dan karakter berbeda, koleksi batik terbaru bertajuk “Sekar Setaman” mengajak kita merayakan keindahan yang lahir dari keberagaman. Setiap motif bunga tumbuh dengan caranya sendiri, namun saling melengkapi—sebuah metafora tentang kehidupan, perempuan, dan batik sebagai warisan budaya yang terus berevolusi.

Mengusung filosofi harmoni, “Sekar Setaman” tidak sekadar menampilkan batik sebagai kain, tetapi sebagai medium bercerita. Cerita tentang keanggunan, keteguhan, cinta, dan keluhuran budi yang diterjemahkan ke dalam desain busana modern untuk perempuan urban masa kini.

“Melalui tema Sekar Setaman, kami ingin menyampaikan pesan tentang harmoni dalam keberagaman. Seperti bunga-bunga di taman yang berbeda namun tumbuh berdampingan, batik menjadi simbol persatuan antara tradisi dan desain modern,” ujar Diana Santosa, Managing Director Batik Danar Hadi, saat peluncuran koleksi ini di Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Fashion show Sekar Setaman, koleksi terbaru Danar Hadi yang digelar di Jakarta, Kamis (5/6/2026). (Foto: Urbanvibes/R Indriani)

Empat Bunga, Empat Makna Kehidupan

Koleksi Sekar Setaman mengeksplorasi empat bunga utama yang sarat filosofi dan nilai kehidupan:

  • Bunga Seruni (Krisan)
    Melambangkan keteguhan, optimisme, dan kebahagiaan—sebuah simbol kekuatan perempuan dalam menghadapi dinamika hidup.
  • Anggrek Bulan
    Mewakili keanggunan abadi, kemurnian, dan cinta tulus yang lembut namun kuat.
  • Bunga Kenanga
    Mengandung makna keluhuran budi, kesetiaan, dan kedamaian batin.
  • Bunga Mawar
    Ikon keindahan, cinta, dan romansa yang klasik sekaligus universal.

Filosofi tersebut diterjemahkan melalui teknik batik cap, batik tulis, dan tulkom (tulis kombinasi), menghadirkan detail motif yang kaya dan bernuansa eksklusif.

Sekar Setaman tidak sekadar menampilkan batik sebagai kain, tetapi sebagai medium bercerita. (Foto: Urbanvibes/R Indriani)

Material Premium dan Palet Warna Lembut

Untuk memperkuat karakter koleksi, material pilihan seperti sutra crepe, Thai silk, organza, dan tenun ATBM digunakan demi menghasilkan siluet yang ringan, jatuh, dan nyaman dikenakan. Palet warna solid hingga pastel menciptakan kesan lembut, elegan, sekaligus modern—membuat setiap busana relevan dikenakan dari siang hingga malam.

Baca Juga:

Detail batik bunga Sekar Setaman. (Foto: Urbanvibes/R Indriani)

Enam Sequence, Enam Ekspresi Gaya

Pagelaran busana “Sekar Setaman” disajikan dalam enam sequence yang mengalir seperti perjalanan menyusuri taman bunga:

  1. Kain dan Selendang
    Reinterpretasi kebaya modern hasil kolaborasi dengan Svarna by IKAT Indonesia, diperkaya payet dan aplikasi bunga, dipadukan kain batik sutra serta selendang tenun mewah.
  2. Clasican
    Siluet klasik dengan cutting sederhana dan motif batik tradisional, merepresentasikan perempuan profesional yang elegan dan percaya diri.
  3. CNY
    Sentuhan Cheongsam modern dengan motif Bunga Seruni, dipadukan celana batik longgar yang feminin namun dinamis.
  4. Bunga Tanahan
    Long tunik, dress, dan outer dari sutra crepe dengan detail beads halus, terinspirasi keindahan bunga tanah Nusantara.
  5. Bunga Pastel
    Nuansa lembut hadir lewat blouse, dress, hingga abaya dengan detail renda dan lace yang romantis.
  6. Bunga Tulis
    Sebagai klimaks, batik tulis bermotif bunga besar tampil mewah melalui detail lace, aplikasi, dan payet untuk tampilan evening look yang eksklusif.

Keseluruhan tampilan dilengkapi aksesoris eksklusif dari Brianstones by Dewi Abdy, memberikan sentuhan akhir yang memperkuat kesan elegan.

Busana batik bunga modern. (Foto: Urbanvibes/R Indriani)

Batik yang Terus Bertumbuh Bersama Zaman

“Koleksi Sekar Setaman adalah bukti bahwa batik tidak pernah berhenti bertumbuh. Kami memadukan akar tradisi dengan ekspresi mode kontemporer, menciptakan busana yang bukan hanya indah dipandang, tetapi juga memiliki cerita dan makna,” tutup Diana Santosa.

Melalui “Sekar Setaman”, batik kembali ditegaskan sebagai bagian dari gaya hidup—hidup, relevan, dan dekat dengan perempuan Indonesia yang modern, tegar, dan anggun.