Hi Urbie’s! Dunia manga dan trading card kembali dibuat heboh. Bukan karena alur cerita terbaru Monkey D. Luffy atau pertarungan epik di semesta ONE PIECE, melainkan karena sebuah kartu bonus yang justru memicu aksi borong massal oleh reseller. Akibatnya, ribuan penggemar yang ingin membeli Weekly Shonen Jump edisi 33 harus pulang dengan tangan kosong.
Situasi ini akhirnya membuat penerbit manga terbesar Jepang, Shueisha, mengambil langkah yang cukup drastis. Mereka tak hanya meminta maaf kepada para pembaca, tetapi juga memutuskan untuk menghentikan sementara penyertaan kartu ONE PIECE Card Game sebagai bonus di beberapa majalah mereka.
Kartu Bonus Jadi Rebutan, Weekly Shonen Jump Langsung Sold Out
Weekly Shonen Jump edisi ke-33 yang dirilis pada 13 Juli sebenarnya telah dipersiapkan dengan sangat matang. Shueisha bahkan mencetak 500.000 eksemplar lebih banyak dibandingkan jumlah cetakan normal karena mengantisipasi tingginya minat terhadap bonus eksklusif berupa kartu ONE PIECE Card Game.
Namun, prediksi tersebut ternyata masih belum cukup.
Banyak reseller diketahui membeli majalah dalam jumlah besar hanya untuk mendapatkan kartu bonus yang kemudian dijual kembali dengan harga lebih tinggi di marketplace maupun platform lelang. Fenomena ini membuat stok majalah cepat habis di berbagai toko buku dan minimarket di Jepang.
Ironisnya, banyak pembaca setia Weekly Shonen Jump justru gagal memperoleh majalah yang selama ini mereka nantikan.
Pembaca Kecewa, Shueisha Sampaikan Permintaan Maaf Resmi
Melihat besarnya kekecewaan dari komunitas manga dan penggemar ONE PIECE, Departemen Editorial Weekly Shonen Jump akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi.
Mereka menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pembaca yang tidak berhasil membeli edisi tersebut.
Dalam pernyataannya, Shueisha mengakui bahwa situasi tersebut telah menyebabkan kebingungan di berbagai toko buku dan minimarket, sekaligus mengecewakan banyak penggemar yang memang membeli majalah untuk menikmati isi ceritanya, bukan sekadar mengejar bonus koleksi.
Penerbit juga mengucapkan terima kasih kepada para pembaca yang selama ini terus mendukung Weekly Shonen Jump.
Shueisha Buka Pre-Order Edisi Tanpa Kartu Bonus
Sebagai solusi, Shueisha mengumumkan bahwa mereka akan membuka pre-order versi cetak Weekly Shonen Jump edisi 33 tanpa kartu bonus melalui Jump Characters Store.
Langkah ini diambil agar para penggemar tetap bisa menikmati isi majalah tanpa harus bersaing dengan reseller yang hanya mengincar kartu koleksi.
Detail mengenai jadwal pemesanan akan diumumkan melalui akun media sosial resmi Weekly Shonen Jump dalam waktu dekat.
Keputusan ini disambut positif oleh banyak penggemar karena dianggap memberikan kesempatan yang lebih adil bagi pembaca yang benar-benar ingin mengoleksi majalah tersebut.
Baca Juga:
- Viral! Ibu Mengaku Dipaksa Turunkan Stroller Lewat Eskalator di Hotel Bintang Lima Jakarta, Warganet Pertanyakan Standar Keselamatan
- Kupang ke Timor Leste Jalur Darat? Ini Tips Ampuh Anti-Mual Biar Perjalanan 12 Jam Tetap Seru!
- Menemukan “Surga” Tersembunyi di Telaga Nirwana Rote, NTT (Plus Tips Biar Gak Gosong!)
Bonus Kartu ONE PIECE di V Jump Resmi Dibatalkan
Dampak insiden ini ternyata tidak berhenti pada Weekly Shonen Jump.
Shueisha juga mengumumkan pembatalan bonus kartu ONE PIECE Card Game yang sebelumnya dijadwalkan hadir pada V Jump edisi Oktober, yang akan terbit pada 21 Agustus.
Kartu tersebut menampilkan karakter populer Charlotte Pudding, sehingga diprediksi akan kembali memicu tingginya permintaan.
Meski bonus fisik dibatalkan, Shueisha memastikan bahwa program “Layanan Utama untuk Semua Pelamar untuk Mendapatkan Kartu Set Terkuat dari Tiga Bajak Laut Topi Jerami” tetap akan berlangsung sesuai rencana.
Untuk pengguna versi digital, proses pendaftaran hanya dapat dilakukan melalui pembelian menggunakan Kindle maupun Zebrack.
Shueisha juga menjelaskan bahwa informasi mengenai bonus tersebut sudah telanjur dicetak pada V Jump edisi September karena proses produksi berlangsung lebih awal, sehingga mereka tidak sempat melakukan perubahan sebelum majalah masuk tahap distribusi.
Reseller Jadi Sorotan
Fenomena reseller sebenarnya bukan hal baru di industri hiburan Jepang.
Mulai dari tiket konser, merchandise anime, action figure edisi terbatas, hingga trading card sering kali menjadi sasaran pembelian dalam jumlah besar untuk dijual kembali dengan harga berkali-kali lipat.
Namun, kasus kali ini dinilai cukup serius karena berdampak langsung terhadap akses pembaca terhadap majalah mingguan yang selama puluhan tahun menjadi bagian penting dari budaya manga Jepang.
Banyak penggemar menilai bahwa tujuan utama majalah seharusnya adalah menyajikan cerita terbaru, bukan menjadi alat spekulasi pasar koleksi.
Distribusi Kartu ONE PIECE Akan Dihentikan Sementara
Sebagai langkah evaluasi, Shueisha memutuskan untuk menangguhkan sementara penyertaan kartu ONE PIECE Card Game sebagai bonus di seluruh lini majalah mereka, termasuk:
- Weekly Shonen Jump
- V Jump
- Saikyo Jump
Perusahaan juga menyatakan akan mengevaluasi secara menyeluruh metode distribusi bonus, jumlah produksi, hingga sistem penjualan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Selain itu, mereka kembali mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan demi kepentingan penjualan kembali karena tindakan tersebut menghambat kesempatan pembelian yang adil bagi pembaca lain.
Bagi para penggemar ONE PIECE, keputusan ini memang terasa mengecewakan karena harus menunggu lebih lama untuk mendapatkan kartu koleksi terbaru. Namun di sisi lain, langkah Shueisha dianggap sebagai bentuk komitmen untuk menjaga keadilan distribusi dan memastikan bahwa majalah tetap dapat dinikmati oleh mereka yang benar-benar mencintai manga.






