Iklan
Home Highlight Cyberdeck Jadi Tren Baru Gen Z, Komputer Rakitan Futuristik yang Bikin Laptop...

Cyberdeck Jadi Tren Baru Gen Z, Komputer Rakitan Futuristik yang Bikin Laptop Mulai Tersaingi?

0
16
ilustrasi komputer personal Cyberdeck Jadi Tren Baru Gen Z - sumber foto istimewa
ilustrasi komputer personal Cyberdeck Jadi Tren Baru Gen Z - sumber foto istimewa
Iklan Urbanvibes Banner
Iklan

Hi Urbie’s! Alih-alih membeli perangkat Gen-Z mulai merakit komputer sendiri dengan desain unik yang terlihat seperti keluar langsung dari film fiksi ilmiah. Perangkat tersebut dikenal dengan nama cyberdeck.

Dalam beberapa bulan terakhir, istilah ini semakin sering muncul di TikTok, Reddit, hingga YouTube. Video-video yang menampilkan komputer rakitan bergaya cyberpunk berhasil menarik jutaan penonton, terutama dari kalangan Gen Z yang menyukai teknologi sekaligus kebebasan bereksperimen.

Cyberdeck bukan sekadar komputer portabel. Bagi banyak orang, perangkat ini menjadi simbol kreativitas, personalisasi, sekaligus bentuk perlawanan terhadap tren gadget modern yang serba seragam.

Apa Itu Cyberdeck?

Jika melihat sekilas, cyberdeck mungkin akan mengingatkan Urbie’s pada komputer yang muncul di film-film seperti Blade Runner, Ghost in the Shell, atau Cyberpunk 2077.

Namun sebenarnya, cyberdeck bukanlah produk resmi dari satu perusahaan teknologi tertentu.

Cyberdeck merupakan komputer rakitan yang dibuat sendiri oleh penggunanya menggunakan berbagai komponen yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Tidak ada desain baku. Setiap cyberdeck memiliki bentuk, ukuran, hingga fitur yang berbeda.

Sebagian dibuat menyerupai koper kecil, ada yang berbentuk tablet dengan keyboard mekanis, bahkan ada pula yang tampil seperti perangkat militer lengkap dengan antena dan sakelar mekanis.

Keunikan inilah yang membuat setiap cyberdeck terasa eksklusif karena tidak ada dua perangkat yang benar-benar sama.

Dirakit dari Berbagai Komponen yang Bisa Dikustomisasi

Berbeda dengan laptop pabrikan yang hadir dalam satu paket, cyberdeck dibangun dari berbagai komponen pilihan.

Perangkat ini umumnya menggunakan Raspberry Pi sebagai otaknya. Komputer mini tersebut kemudian dipadukan dengan layar berukuran kecil, keyboard mekanis, baterai portabel, sistem pendingin, hingga casing hasil cetak 3D printing.

Sebagian kreator bahkan menambahkan panel kontrol, tombol fisik, joystick, layar tambahan, hingga lampu LED agar tampil semakin futuristik.

Karena semuanya dirakit secara mandiri, pengguna bebas menentukan spesifikasi maupun desain yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Bagi sebagian orang, proses merakit justru menjadi bagian paling menyenangkan dibandingkan menggunakan perangkat yang sudah jadi.

Baca Juga:

Bukan Sekadar Gaya, Cyberdeck Punya Banyak Fungsi

Meski tampil seperti properti film sci-fi, cyberdeck ternyata bukan hanya untuk dipajang.

Banyak penggunanya memanfaatkan perangkat ini sebagai alat belajar maupun bekerja di bidang teknologi.

Cyberdeck sering digunakan untuk menjalankan sistem operasi Linux, belajar pemrograman, mengembangkan proyek Internet of Things (IoT), melakukan eksperimen jaringan komputer, hingga mendalami dunia cybersecurity.

Karena berbasis perangkat terbuka (open-source), pengguna dapat menginstal berbagai aplikasi sesuai kebutuhan tanpa harus terikat pada sistem operasi tertentu.

Inilah yang membuat cyberdeck semakin diminati oleh mahasiswa teknik, programmer, maker community, hingga para penggemar elektronika.

Viral di TikTok, Reddit, dan YouTube

Popularitas cyberdeck tidak lepas dari media sosial.

Di TikTok, video transformasi cyberdeck sering memperlihatkan proses perakitan dari nol hingga menjadi komputer futuristik yang siap digunakan. Konten semacam ini berhasil menarik jutaan penonton karena menggabungkan unsur DIY (Do It Yourself), teknologi, dan estetika.

Sementara itu, komunitas Reddit menjadi tempat berkumpulnya para perakit cyberdeck dari berbagai negara untuk berbagi desain, memberikan tutorial, hingga saling bertukar ide.

Di YouTube, banyak kreator teknologi mendokumentasikan proses pembuatan cyberdeck secara detail, mulai dari desain casing, instalasi perangkat lunak, hingga pengujian performa.

Fenomena ini menunjukkan bahwa teknologi kini bukan lagi sekadar barang konsumsi, tetapi juga media untuk mengekspresikan kreativitas.

Apakah Cyberdeck Bisa Menggantikan Laptop?

Jawabannya bergantung pada kebutuhan.

Untuk pekerjaan kantoran seperti mengolah dokumen, menghadiri rapat virtual, atau mengedit video profesional, laptop konvensional masih menjadi pilihan paling praktis.

Namun, cyberdeck menawarkan pengalaman yang berbeda.

Perangkat ini memberikan kebebasan penuh kepada pengguna untuk menentukan fungsi, bentuk, dan spesifikasi sesuai keinginan mereka.

Bagi mereka yang gemar bereksperimen, belajar teknologi, atau sekadar ingin memiliki perangkat yang benar-benar unik, cyberdeck menghadirkan sensasi yang sulit ditemukan pada laptop pabrikan.

Selain itu, merakit cyberdeck juga membantu pengguna memahami cara kerja perangkat keras dan perangkat lunak secara lebih mendalam.

Teknologi Kini Semakin Personal

Tren cyberdeck memperlihatkan perubahan cara pandang Gen Z terhadap teknologi.

Jika sebelumnya perangkat terbaik selalu identik dengan spesifikasi tinggi dan merek terkenal, kini semakin banyak anak muda yang menghargai proses menciptakan sesuatu sendiri.

Cyberdeck menjadi bukti bahwa inovasi tidak selalu datang dari perusahaan teknologi besar. Dengan kreativitas, akses terhadap komponen yang semakin mudah, serta komunitas global yang aktif berbagi pengetahuan, siapa pun kini bisa membangun komputer sesuai imajinasinya.

Jadi, Urbie’s, kalau diberi kesempatan, apakah kamu lebih memilih laptop tipis yang praktis dibawa ke mana-mana, atau justru tertarik merakit cyberdeck futuristik yang benar-benar mencerminkan gaya dan kreativitasmu sendiri?

Iklan