Aston Cibinong Resort & Convention Center dan Harper Cibinong Bogor dalam jaringan hotel milik Archipelago ditargetkan akan beroperasi tahun 2027. (Foto: Dok. Archipelago)
Hi Urbie’s! Cibinong sepertinya sedang bersolek. Dalam beberapa tahun ke depan, kawasan yang dulu identik sebagai penyangga Bogor dan Jakarta ini bersiap naik kelas menjadi destinasi bisnis sekaligus leisure. Salah satu “pancingan” barunya adalah kehadiran dua hotel yang dibangun berdampingan, combo hotel: Aston Cibinong dan Harper Cibinong, yang akan hadir dekat danau, Situ Cibinong.
Dikembangkan oleh PT Grand Wahid Pratama, kedua hotel ini bakal menjadi combo hotel pertama di Cibinong sekaligus menandai kehadiran jaringan hotel terkemuka, Archipelago di Cibinong, Bogor, dengan lokasi strategis.
Denny Putra Husodo, Direktur PT Grand Wahid Pratama, mengungkapkan bahwa proyek ini bukan sekadar investasi properti, tetapi juga bentuk dukungan terhadap pembangunan Kabupaten Bogor.
“Pak Bupati Rudy Susmanto sedang gencar membangun Bogor–Cibinong untuk naik kelas menjadi kota. Lokasinya strategis, dekat Jakarta, dan selama ini Bogorâ€â€terutama Sentulâ€â€jadi tuan rumah banyak event. Cibinong bisa menjadi alternatif baru,” ujarnya usai groundbreaking (peletakan batu pertama) untuk Aston Cibinong Resort & Convention Center dan Harper Cibinong, Jawa Barat, Rabu (26/11/2025).
Menurut Denny, jarak yang lebih dekat dari Jakarta membuat Cibinong punya keunggulan tersendiri. “Daripada macet-macet ke Puncak, Cibinong bisa jadi destinasi bisnis dan liburan yang lebih praktis,” tambahnya.
Dua Hotel dalam Satu Kawasan
Lebih lanjut Denny menuturkan bahwa berdirinya Aston Cibinong Resort & Convention Center dan Harper Cibinong Bogor juga menandai kehadiran jaringan hotel terkemuka di Cibinong, Bogor, dengan lokasi strategis, total 450kamar, dan fasilitas lengkap yang siap menghadirkan standar baru bagi industri perhotelan di kawasan tersebut.
Ballroom. (Foto: Dok. Archipelago)
Aston Cibinong Resort & Convention Center Hotel berbintang empat ini akan menghadirkan suasana resor dengan pemandangan danau yang menenangkan serta pusat konvensi berskala besar. Menyediakan 232 kamar dan fasilitas utama mencakup grand ballroom berkapasitas hingga 2000 tamu, 23ruang pertemuan multifungsi, serta restoran khas dengan cita rasa istimewa, serta kolam renang, gym, dan juga fasilitas spa.
Harper Cibinong Bogor Sebagai hotel berbintang ketiga di dalam kompleks yang sama, Harper Cibinong Bogor melengkapi konsep kawasan ini dengan 218 kamar, dan fasilitas ruang pertemuan fokus dan fasilitas lainnya yang berfokus untuk pengalaman menginap modern.
Kehadiran dua hotel yang berdiri di atas lahan 1,5 hektare ini akan menjadi destinasi utama untuk konferensi perusahaan berskala besar, pernikahan, dan berbagai acara sosial di kawasan Bogor sekitar 7 menit dari pintu tol Citeureup – Jagorawi. Para tamu dapat menikmati desain modern, kamar yang dirancang secara nyaman serta pengalaman kuliner istimewa dari kedua brand, Aston dan Harper.
“Dari total area tersebut, sekitar 8.000 meter digunakan untuk bangunan hotel, sementara 40 persen sisanya disiapkan sebagai ruang terbuka hijau,” imbuhnya.
Denny juga menyebut konsep combo hotel dipilih agar bisa menjangkau pasar yang lebih luas.
“Kami sengaja membangun dua tipe hotelâ€â€Aston bintang empat plus dan Harper bintang tigaâ€â€agar semua segmen bisa terakomodasi,” jelasnya.
Suite room. (Foto: Dok. Archipelago)
Pemandangan Danau Alami dan Gunung
Salah satu daya tarik terbesar kompleks ini adalah pemandangan danau alami, Situ Cibinong dan gunung yang bisa dinikmati dari area kolam renang maupun restorannya. “Ini yang membedakan dari hotel lain di sekitar Cibinong,” kata Denny.
Pembangunan ditargetkan rampung dalam waktu dua tahun. Jika semuanya berjalan lancar, Aston dan Harper Cibinong bisa mulai beroperasi pada pertengahan hingga akhir 2027, dengan total investasi mencapai sekitar Rp500 miliar.
Di kesempatan yang sama John Flood,President & CEO Archipelago, selaku pengelola properti, menyampaikan rasa antusiasnya atasperesmian proyek pembangunan Aston Cibinong dan Harper Cibinong.
“Ini menandai tonggak penting yang dengan bangga kami rayakan. Usaha baru ini merupakan perwujudan langsung dari misi kami untuk menciptakan dan mengoperasikan properti kelas dunia yang dapat dibanggakan oleh pelanggan kami, sekaligus mengantisipasi pertumbuhan pariwisata yang menjanjikan di seluruh Cibinong – Bogor. Pengalaman resor sejati dan pusat konvensi ini segera menjadi aset yang luar biasa bagi portofolio kami di wilayah yang indah ini,” jelasnya.
Upacara groundbreaking (peletakan batu pertama) untuk Aston Cibinong Resort & Convention Center dan Harper Cibinong Bogor dalam jaringan hotel milik Archipelago melalui pembunyian sirine secara simbolis. Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting yang berperan besar dalam proyek ini, antara lain:
Sastra Winara (Ketua DRPD), Bambam Setia Aji (Kepala Bappeda Litbang), Sugiharto Husodo (Direktur Utama PT Grand Wahid Pratama), Denny Putra Husodo (Direktur PT Grand Wahid Pratama), Heru Purwono (Direktur Archipelago International), dan Winston Hanes (Senior Vice President Operations, Archipelago International) di Cibinong, Jawa Barat, Rabu (26/11/2025). (Foto: Urbanvibes/R Indriani)
Mengincar Market MICE hingga Keluarga
Zita Hanna Mariska, Vice President of Business Development Archipelago, menjelaskan bahwa kehadiran dua hotel ini ditujukan untuk menangkap potensi MICE (Meeting, Incentives, Conference, Exhibition) yang terus berkembang di Kabupaten Bogor.
“Market-nya besar dan demand-nya kuat. Kami hadirkan dua tipe hotel untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Aston bisa mengakomodasi kebutuhan leisure dan keluarga, sedangkan Harper lebih fleksibel untuk MICE,” paparnya.
Lebih jauh, Zita menyebut Aston Cibinong akan menjadi salah satu Aston terbesar di Jawa Baratâ€â€bahkan di Indonesiaâ€â€karena akan dilengkapi grand ballroom berkapasitas 2.000 orang, jauh di atas rata-rata ballroom Aston yang biasanya hanya 1.000–1.200 pax.
“Insya Allah kehadiran Aston di Cibinong akan menjadi ikon baru, melengkapi Sentul dan Bogor yang sudah lebih dulu berkembang. Ini juga jadi peluang kerja bagi masyarakat Cibinong dan sekitarnya,” imbuhnya.
Upacara groundbreaking (peletakan batu pertama) untuk Aston Cibinong Resort & Convention Center dan Harper Cibinong Bogor dalam jaringan hotel milik Archipelago di Cibinong, Jawa Barat, Rabu (26/11/2025). (Foto: Urbanvibes/R Indriani)
Brand Lokal, Standar Internasional
Untuk pengelolaannya, PT Grand Wahid Pratama menggandeng Archipelago International, jaringan hotel asal Indonesia yang kini berekspansi secara global. Menurut Denny, keputusan ini diambil karena Archipelago dinilai paling sesuai dengan karakter pasar Cibinong.
“Market Cibinong dominan lokal, tapi tetap membutuhkan kualitas standar internasional. Archipelago paling pas untuk itu,” jelasnya.
Sari Kusumaningrum, Senior Director of Corporate Communications & PR Archipelago International, menegaskan posisi Archipelago sebagai jaringan hotel terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara.
“Kami memiliki 157 properti di Indonesia. Aston Cibinong akan menjadi properti Aston ke-63, sementara Harper Cibinong menjadi Harper ke-13,” ungkapnya.
Ekspansi Archipelago kini bahkan menjangkau berbagai negara seperti Malaysia, Republik Dominika, Kuba (dengan Grand Aston Kuba), hingga Arab Saudi yang akan segera membuka hotel baru di Madinah. Kantor perwakilan mereka pun tersebar di Jakarta, Yogyakarta, Bali, dan Santo Domingo.
Cibinong, Destinasi Baru yang Menjanjikan
Dengan rencana pengembangan kawasan Pakansari dan beberapa proyek strategis lain dari pemerintah Kabupaten Bogor, kehadiran Aston dan Harper Cibinong tampaknya menjadi bagian penting dari transformasi besar wilayah ini.
Jika semua berjalan sesuai rencana, Cibinong bukan hanya menjadi titik lewat menuju Puncak atau Bogorâ€â€tetapi menjadi destinasi itu sendiri, lengkap dengan fasilitas bisnis, leisure, dan ruang bagi industri kreatif maupun event berskala besar.
Kita tunggu saja tahun 2027, saat wajah baru Cibinong resmi menyapa publik.